Saat kau jatuh hanya aku yang tetap menetap di samping mu, namun saat kau berdiri dengan sinarmu kenapa aku yang terlupakan dengan hadirnya semua orang di hadapan mu, membuat ku tak kembali terlihat olehmu.
****
"Raa, kan ada guru baru raa." Rasyika dengan wajah yang seantusias mungkin sambil terus menceritkan sosok guru baru yang akan datang ya pasti sesuai dengan impian nya tapi apakah guru baru nya sesuai dengan apa yang di katakan Rasyika.
Aira hanya terus mengangguk dengan tangan yang masih asik bermaik game di handpone nya.
Dan tak lama menunggu guru itu pun datang dengan membawa berbagai macam buku buku dan ia letakan di meja guru. Guru baru itu pun bergegas ke depan papan tulis sambil muka menghadap anak anak murid sma bakti wisada dan tak lupa guru itu tersenyum dengan begitu manisnya.
"Oiii diem *ego, guru nya dateng."
"Sett dah tuh guru apa model."
"Gila gila mantul cuy."
"Ibu jangan senyum aku meleleh nih."
Seperti itu lah bisik bisik anak anak kelas XI ipa 1
"Baik anak anak perkenalkan nama ibu, bu alisa bisa di panggil bu lisa. Ibu baru pertama kali mengajar di sma setelah sebelum nya ibu mengajar di smp. Ibu akan menjadi wali kelas kalian yang akan menggantikan pak ali di kelas XI ipa 1 ini dan ibu di sini mengajar fisika . Ibu mohon ya bantuan kalian semua:)." Ucap bu lisa yang tengah memperkenalkan diri, ia memang sudah bersuami namun tak di ragukan kalau paras cantik guru satu ini memang sangat mempesona di tambah lagi wajah lokal nya dan pastinya senyum nya yang memukau.
Mata bu alisa terus berkeliling sepanjang ruangan kelas untuk melihat murid murid yang akan ia bimbing 1 semester ke depan rasanya ia sedikit gugup apalagi anak anak sma di aturnya sudah mulai susah tidak seperti di smp.
Seketika mata bu alisa tertuju pada satu ada yang duduk di pojok kelas yaa dia aira dia duduk sendiri di pojok kelas paling kiri dia senderan di tembok dan sepertinya ia memakai earphone di kedua telinga nya. Hal ini membuat bu alisa sedikit jengkel namun ya sudahlah.
Setelah beberapa saat bu alisa meminta absen kepada sekertaris kelas dan bu alisa meminta ketua kelas sebagai perwakilan kelas untuk memperkenalkan diri nya kepada bu alisa. Seketika seluruh murid kelas XI ipa 1 langsung menatap aira yang sedang asik mendengarkan lagu di handpone nya menggunakan earphone miliknya.
"Raa, sana tuh lu di suruh memperkenalkan diri sebagai perwakilan." Rasyika mulai menghadap ke belakang tempat aira dan melepaskan earphone milik aira agar aira bisa mendengarkan perkataan rasyika.
Mendapat perlakuan seperti itu aira hanya memutar bola mata nya dengan malas dan maju kedepan dengan kaki yang di hentakan ketika pertama berdiri.
"Dia ketua kelasnya?" Tanya bu alisa dengan wajah yang tampak kebingungan karena panampilan Aira tidak dapat di bilang seperti ketua kelas baju yang di keluarkan, tidak memakai dasi, lengan baju yang di ujung nya di lipat dan satu lagi rambut yang tampak di ikat asal asalan.
Mendengar pertanyaan itu semua murid hanya mengangguk."Perkenalkan nama gw Aira laksana." Aira memperkenalkan diri di depan para murid yang di saksiakan juga oleh bu alisa ia tampak tak niat memperkenalkan dirinya.
"Maaf nak aira ini namanya ada widjaja nya." Tanya bu alisa yang tampak kebingungan. Semua murid hanya terdiam sambil menunduk dan tak berani menatap bu alisa dan aira.
"Saya gk mau nama itu, bagi saya nama itu milik seseorang yang tak bertanggung jawab. " seru Aira dan langsung memakai kembali earphone nya dan berjalan ke arah tempat duduk nya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ay & Ar
Fiksi Penggemar"Kamu tau ga Walaupun aku udah gaada Cinta aku ke kamu masih terus tumbuh Lewat arga Dan mungkin arga orang yang kamu cinta Tapi aku orang yang selalu kamu dan arga kenang. Sampai jumpa." **** Kisah beberapa orang remaja yang terjebak di lingkup...