Alariq POV
" Daisy? " Panggil Alasca . bisa kulihat wajah Gadis itu terkejut
" Bisa tolong jelaskan Bella? " Pinta Bu Amna pada Bella atau Daisy itu
Aku benar benar tidak menyangka dia bisa menipulasi semua orang, apa motif dia berbuat seperti itu?
" Sebelumnya Saya minta Maaf kepada Teman teman dan juga para dosen, Saya tidak maksud menipu kalian, saya hanya ingin hidup berbeda dari diri saya yang sebenarnya . dan saya benar benar tidak ada niat jahat sedikit pun, saya hanya ingin hidup tenang, tapi ternyata saya salah, dengan rupa saya yang dekil malah membuat kalian jijik, jadi karena sudah terbongkar . jadi saya akan memperkenalkan diri saya .
Nama saya Daisy Carbella, Saya pindahan dari kalimantan dan pernah berkuliah di Universitas Bangsawan . saya harap kalian semua mengerti dan mau memaafkan kesalahan saya " jelas Daisy panjang . Universitas Bangsawan? Itukan Kampus elit ternama dan kualitasnya sangat tinggi . kenapa dia pindah kesini?
Pantas saja tawanya familiar, ternyata mereka orang yang sama
" Gila Cantik banget bro dia aslinya " Yudi benar, dia memang cantik, tapi aku jatuh cinta dengan Bella, bukan dengan Daisy, walau sebenarnya hatiku bergetar karna keduanya, tapi Bella yang utama kukenal
- - -
Queen dkk ternganga
" Sumpah dia cantik banget " puji Kate menatap takjub Daisy
" Sepertinya dia bukan orang biasa " kata Queen yang sedari tadi memperhatikan
" Maksud Lo dia siluman Queen? " Sahut Sisca yang agak rada rada
" Dasar bolot! . Queen gimana ni? " Magry merasa tersaingi
" Gue gatau Meg " dan keempatnya memilih pergi ketenda . mereka merasa malu dengan tindakan mereka terhadap Daisy
Sasky memeluk Sahabatnya erat
" Gue gapeduli Lo siapa Bella atau Daisy intinya Lo tetap sahabat Gue . Maafin gue gabisa tolong Lo tadi, gue khawatir banget sama Lo Bell " Daisy merasa tersentu dengan ucapan dan tindakan Sasky . ternyata dia tidak salah memilih sahabat
" Makasih ya Sas udah mau jadi sahabat Gue " balas Daisy memeluk Sasky tak kalah erat
Tapi keduanya tersadar kalau orang orang masih memperhatikan mereka
Pandangan Daisy jatuh pada Alariq yang menatapnya datar lalu membuang muka dan pergi
" Bang Ar itu paling benci kalau dibohongi kak, makanya Syakir gamau bohong bohong, nanti kak Ar gasuka Syakir " kata Syakira saat mereka bersembunyi dari Alariq
" Dia pasti marah " gumam Daisy menatap kepergian Alariq
" Daisy Carbella, Gue salut sama Lo " kata Alasca menyadarkan Daisy
" Al makasih udah tolong gue . dan gue juga minta maaf " ucap Daisy
" Gue ngerti . tapi aneh aja ada orang cantik yang pengen jadi jelek kaya Lo " Daisy merasa malu
" Yasudahlah Lo istirahat aja dulu " lanjut Alasca lalu pergi
Yang lain sudah bubar karena disuruh Bu amna, jadi hanya Sasky yang mendengar pencakapan Daisy dan Alasca yang tampak akrab itu
" Lo hutang cerita sama Gue " kata Sasky yang diangguki Daisy, lalu keduanya pun pergi ke tenda untuk berganti baju dan istirahat sebentar sebelum puncak acara nanti malam
***
Daisy POV
Mungkin memang sudah takdirku untuk jadi diriku sendiri huuuffff
Aku sudah menceritakan semuanya dengan Sasky, dari kebangkrutan Papa sampai aku berubah seperti ini, tapi aku tidak bercerita tentang Haris, aku pikir itu bukan hal penting bagi Sasky
Perihal Alariq, aku tidak tau perasaan apa ini, Cinta? Tidak mungkin, aku baru mengenalnya, dan juga aku masih mencintai Haris . tapi kenapa perasaan yang kurasakan dengannya itu sama seperti saat aku pertama kali jatuh cinta dengan Haris . ah sudahlah
" Hello Bella! " panggil Sasky keras sambil melambai lambai didepan wajahnya
" Apaan sih Lo, Gue belum budek kali " kataku
" Lo emang belum budek, tapi Lo melamun Daisy Carbella " huufffff
" Yauda yuk keluar, Yang lain udah tunggu dan acara BBQ segera dimulai " ajaknya . aku pun memakai Topi rajutku karna cuaca malam disini lumayan dingin
" Hai Bell, Lo cantik banget ya " puji Riska teman setendaku, ntah ini keberapa kalinya dia bilang aku cantik, bahkan ditenda mereka terus menatapku dan mengajakku Selfie . Ohya semua orang disini sudah tidak menjauhiku lagi, mereka malah memujiku
perihal Queen Dkk mereka sudah minta maaf dan menyesal karena sudah jahat denganku selama ini, sebenarnya aku tidak marah dengan mereka, dan aku sudah memaafkan mereka dari kemarin saat Sisca berpura pura menjadi temanku
" Lihatlah, Mereka terus memperhatikan Lo Bell " Kata Sasky berbisik
Ya aku tau ini akan terjadi, Para sepupuku pernah bilang kalau wajahku ini Cantiknya berbeda, membuat orang ingin melihat terus terusan, ada ada saja mereka itu
..
Alasca POV
Malam ini acara puncak, besok kami akan kembali ke Kota, bukan acara yang serius sih, hanya acara BBQ, bernyanyi, dan Bermain Game
" Cantiknya " gumam Vino diangguki yang lain, aku pun melihat arah pandang mereka . Daisy
" Dulu aja jijik sama dia, sekarang muji muji sampe sangak merhatiin . dasar! " sindirku yang membuat mereka cengir, Dasar mereka!
Bisa kulihat Alariq membuang pandangan disaat teman temannya memperhatikan Daisy . aku sangat kenal kembaranku itu, dia pasti kecewa dengan tindakan gadis itu, Alariq tipe orang yang benci dibohongi, memang semua orang tidak suka dibohongi, tapi Alariq beda, dia susah percaya terhadap orang
- - - - -
Tingkah Alariq Sukses buat Daisy merasa kehilangan, biasanya cowok itu selalu perhatian padanya walaupun dengan wajah datar, kesan hangat selalu menyelimuti Daisy walau kadang suka kesal dengan tingkah cowok itu yang disemaunya
" Aku harus jelasin ke dia alasan aku berbohong . ya harus " batin Daisy yakin walau sebenarnya ia tidak tau mengapa harus . ia hanya ingin mengikuti kata hatinya saja
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE UGLY
Teen FictionDaisy Carbella, Gadis 19 tahun yang dulunya hidup mewah kini jatuh miskin setelah perusahaan Papanya bangkrut habis akibat korupsi . Daisy yang malu dengan kelakuan Papanya pun kini merubah dirinya agar tidak ada yang mengenalinya kulit yang duluny...
