" Baik baik disini ya, Aku akan kembali secepatnya, aku janji "
Daisy tersenyum dan mengangguk, baru saja ia merasa lega karena hubungan mereka sudah resmi, dan sekarang ia harus menahan Rindu kembali, Alariq besok akan terbang ke Amerika dengan jangka waktu yang lumayan lama baginya
" Apa aku batalin aja ya ke Amerika? Aku capek LDR terus sama kamu nih " Kata Alariq menjawil ujung hidung Daisy
" Ya Jangan dong, Pekerjaan tetaplah pekerjaan Ar, Itu tanggung jawab kamu " Balas Daisy memegang Pipi Alariq yang berjongkok didepannya
" Seharusnya Ini tugas Alasca, Tapi karena 2 Minggu lagi Menikah, jadi Akulah yang pergi "
Daisy terkekeh " Biasanya juga Alasca yang kerjain pekerjaan kamu "
Alariq Tersenyum senang, Bahagianya ia bisa melihat Daisynya tertawa karenanya
" Apa? " Tanya Daisy salah tingkah karena ditatap Alariq
" Cantik banget sih " Bluusshh
" Apa lagi kalo lagi Malu gini, Jadi pengen cium " ' OMG '
" Gaboleh ya "
" Lah kenapa? "
" Belum Halal "
Sungguh Pipi Daisy sangat panas saat ini, Dan Alariq menikmati itu, Lelaki itu tersenyum penuh Arti
" Yauda Yuk " Daisy tidak mengerti
" Ke KUA, katanya mau dihalalin "
Daisy menutup wajahnya Malu
" Ar.. Apaan sih, Ada aja deh "
" Lah, Emangnya salah ya? Katanya tadi belum Halal, Yauda Ayuk dihalalin . Mau ga? "
Tarik nafas...buang huuuuffffff...
Daisy membuka tangannya dan menatap Alariq yang tersenyum menggoda menatapnya
" Udah Pinter Gombal ya kamu sekarang " Kata Daisy bersedekap
" Aku ga gombal Kok, Beneran Loh sayang " Kata Alariq dengan wajah serius
" Ar Udah deh, sekarang kamu balik, terus siap siap buat berangkat besok, jangan sampe ada yang ketinggalan "
" Kayanya aku gabisa pergi deh " Kata Alariq
" Kenapa? " Tanya Daisy bingung
" Ada yang ketinggalan "
" Ya tinggal dibawalah, kan ini belum berangkat "
" Kamunya mau ga? " Daisy yang bingung hanya melongo saja
Alariq mengangguk, lalu mencubit pelan pipi Daisy " Dasar payah, Yang ketinggalan itu Kamu, cintanya aku . Mau ikut ga? "
" Ar apaan sih, alay banget deh . Udah gih pulang sana, udah mau magrib ini loh " Jujur saja, saat ini Daisy benar benar malu, kata kata Alariq membuat hatinya berdebar
" Yaahhh diusir deh . Yauda iya iya aku pergi nih, jangan kangen ya "
Daisy terkekeh kecil dan memasang tampang jutek andalannya
" Yauda kalo gaboleh kangen, Peluk Harca kayanya boleh juga "
Alariq melotot " Eh eh engga boleh ya, aku ga izinin dia peluk peluk kamu . Enak aja, sebelum ini ok aku diem, mulai hari ini dan seterusnya gada tuh peluk peluk dia "
" Posesif nya Es Batu ini " goda Daisy menoel pipi Alariq
" Perjuangin kamu itu susahnya kaya ngalahin pasukan Belanda tau ga, dan aku gamau lagi kehilangan kamu untuk yang kesekian kalinya . Aku gamau lihat kamu dibahagiain cowok lain "
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE UGLY
Fiksi RemajaDaisy Carbella, Gadis 19 tahun yang dulunya hidup mewah kini jatuh miskin setelah perusahaan Papanya bangkrut habis akibat korupsi . Daisy yang malu dengan kelakuan Papanya pun kini merubah dirinya agar tidak ada yang mengenalinya kulit yang duluny...
