Keluarga Dewantara malam ini menghadiri acara jamuan makan malam diPaviliun Wilbert
Alasca dan Alariq sudah tampan dengan setelan formalnya, begitu juga dengan si Cantik Shakira yang sudah siap dengan Gaun cantiknya yang membuat Gadis kecil 5 tahun itu tampak imut menggemaskan
Setelah semuanya siap mereka langsung menuju Paviliun dengan limousine yang dikendarai supir pribadi keluarga Dewantara
Hampir setengah jam mereka diperjalanan, akhirnya mereka pun sampai
" Ariq senyumlah sedikit, jangan datar seperti itu " pinta Sinta yang hanya dibalas deheman Alariq
Sebenarnya Alariq sangat malas pergi pergi seperti ini, tapi kali ini Daddynya sangat bersikeras harus ikut semua . ya mau tidak mau mereka harus mau kalau sudah Adrian angkat bicara
" Selamat malam Semua " sapa Adrian pada keluarga Wilbert yang merupakan rekan bisnisnya
" Selamat Malam juga " sapa keluarga Wilbert kembali
Dari awal masuk seorang gadis tak lepas pandang menatap Alariq . Alariq yang sadar diperhatikan pun memasang wajah super dingin
" Perkenalkan Jeff, ini Istri Aku Sinta, ini Shakira Putri bungsuku dan yang kembar ini Putraku Alasca dan Alariq " ucap Adrian menunjuk anggota keluarganya satu persatu
" Salam kenal . dan Adrian, ini Istri aku Mola, dan ini Renata putri pertamaku, Serra yang kedua, dan si bungsu Bebby " balas Jeff Wilbert kembali
" Mereka cantik cantik ya Ar " bisik Alasca pada Alariq
" Biasa aja " balas Alariq datar
Setelah acara perkenalan mereka langsung menuju ruang makan untuk makan malam
Bebby dan Serra sedari tadi terus saja menatap Alariq yang sangat tampan dengan wajah datarnya yang terkesan cool itu
" Dia Tampan sekali " bisik Bebby greget pada Renata . Serra yang mendengar pun menyahut
" Dia tidak cocok dengan Kau yang masih bocah SMA " cibir Serra sinis
" Sudahlah Serra, Kau baru datang, jangan cari ribut " relai Renata
Acara makan malam sudah selesai, tidak ada obrolan yang penting, hanya silahturahmi saja sesama rekan Bisnis dan juga saling mengenal satu sama lain
" Alasca juga tak kalah tampan " ujar Renata sepelan mungkin
***
" Mangganya enak banget ya, beda sama yang biasa dijual jual itu " ucap Silva yang mencicipi buah Mangga dari Mama Daisy
" Ya bedalah Mi, inikan baru panen " sahut Raka mencomot tapi langsung ditepis Silva
" Potong sendiri sana " Raka melongo
" Hahahaaa muka Lo lucu banget Bang hahahaa " tawa Sasky
Raka menatap Maminya yang sangat lahap memakan buah Mangga itu dengan Tatapan tak percaya
" Mami punya adek lagi? " Uhuk! Silva tersedak mendengar lontaran putra sulungnya
" Nih Mi minum dulu . Lo mah Bang ngomong asal aja " Silva sempat berpikir, apa benar ia Hamil? Pasalnya sudah dua bulan dia telat
" Mi kok jadi melamun? " Kata Sasky menatap Maminya heran
" Besok temenin Mami kerumah sakit ya Sky " pinta Silva yang diangguki Sasky
Raka yang mendengar itu bersiul " Yeayy punya adek lagi! " seru Raka yang langsung dipelototi Sasky
+++
Seperti yang sudah dijanjikan, Daisy sudah rapi dengan tampilannya yang cantik, ini hari minggu, dan ia akan menepati janjinya untuk main dengan Shakira Gadis kecil yang cantik itu
" Tumben keluar . biasanya juga ngabisin waktu didanau " Kata Rose yang sedang menemani Adi sang suami ngopi
" Biarlah Ma, seharusnya Mama senang putri kita mau keluar selain kuliah " imbuh Adi tampak senang
" Iya Pa . cumakan tumben Dais keluar tanpa embel embel nyamarnya . itu yang Mama heran " Balas Rose
" Dais mau main sama Shakira Pa, Ma " ujar Daisy sambil mencomot kue kering buatan Mamanya
" Shakira itu Temen kuliah kamu? " tanya Rose lagi
" Bukanlah, bisa ketahuan kalo aku tampil gini . jadi Shakira ini Gadis kecil umur 5 tahun yang ga sengaja ketemu di Kedai Es krim waktu Dais baru pulang dari kalimantan . terus ya kita akrab deh, Dais seneng main sama Shakir, dia sangat lucu dan juga pintar " jelas Daisy ceria
Adi dan Rose menatap sendu putrinya . mereka sangat tau kalau Daisy ingin punya adik, tapi tuhan berkehendak lain, Rose tidak bisa hamil lagi karna rahimnya sudah diangkat setelah melahirkan Daisy
" Yasudah hati hati, jangan pulang larut ya, kamu belum tau jalan jakarta " ucap Adi yang diangguki Daisy
" Dais pergi dulu . Assalamualaikum " pamit Daisy menyalami kedua orang tuanya
" Walaikumsalam "
Daisy memakai jasa Go-jek online menuju ketaman, ya apalagi, tidak mungkin jalan kakikan
Disisi lain
Shakira dan Alariq sudah menunggu ditaman kota tempat janjian yang Daisy utarakan
" Kak Daisy kok belum datang sih " ujar Shakira sambil mengayun diayunan
" Mungkin tidak datang " imbuh Alariq yang sudah bosan menunggu serta jengah dengan tatapan memuja cewek cewek cantil yang terang terangan menggodanya
" Kakak sok tau . Shakir yakin kak Daisy pasti datang " keukeh Shakira yang membuat Alariq menghela nafas pasrah
Tak lama ..
" Hay! " seru Daisy dengan senyum khasnya yang membuat cowok cowok menatapnya jernih
Alariq memperhatikan gadis didepannya tanpa kedip . kaos putih ngepas dengan tulisan dada ME dipadukan dengan jacket jeans yang senada sama celana yang dipakainya, ditambah convers putih dan tas selempang kecil hitam . untuk wajah natural, serta rambut coklat panjang yang dicepol asal . Sederhana tapi Cantik
Tanpa sengaja Alariq memandang mata coklat Daisy dan .. Deg deg deg! Jantungnya berdetak kencang seperti saat ia bertatapan dengan Bella si Ugly
' Apa apaan ini! ' batinnya menepis
" Kak Alariq ayo kedufan! " seru Shakira yang membuat Alariq tersentak . dilihat dua Gadis itu terkikik geli menatapnya
" Malamun aja deh " kata Shakira langsung menggandeng Daisy ke tempat Parkir mobil . ya mereka akan ke dufan
Alariq menjadi sopir . ya sopir, karna keduanya memilih duduk dibelakang bercerita panjang lebar . sesekali Alariq melirik Daisy dari kaca kecil yang mengarah kebelakang, gadis itu benar benar sangat cantik, Alariq mengakuinya
Akhirnya mereka sampai didufan yang seperti biasa sangat ramai dan padat
" Yeay kita sampai! " Seru Shakira sangat senang
" Ayo kak " Shakira menggandeng Daisy, dan Alariq disamping Daisy
Alariq yang melihat padatnya pengunjung pun langsung menggendong Shakira
" Disini sangat padat " Daisy mengangguk
Mereka masuk dan benar, sangat ramai pengunjung . bahkan Daisy sampai merapat pada Alariq sanking padatnya
" Lewat sana saja, disini sangat padat " Kata Alariq sambil menggenggam tangan Daisy agar tidak mencar
Dan keduanya menyadari bahwa jantung keduanya berdetak kencang
' Perasaan ini ' batin Daisy dengan perut yang geli seperti ada kupu kupu
Shakira yang melihat keduanya hanya senyum senyum penuh arti
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE UGLY
Novela JuvenilDaisy Carbella, Gadis 19 tahun yang dulunya hidup mewah kini jatuh miskin setelah perusahaan Papanya bangkrut habis akibat korupsi . Daisy yang malu dengan kelakuan Papanya pun kini merubah dirinya agar tidak ada yang mengenalinya kulit yang duluny...
