11

33.5K 1.6K 12
                                        

Keluarga Dewantara malam ini menghadiri acara jamuan makan malam diPaviliun Wilbert

Alasca dan Alariq sudah tampan dengan setelan formalnya, begitu juga dengan si Cantik Shakira yang sudah siap dengan Gaun cantiknya yang membuat Gadis kecil 5 tahun itu tampak imut menggemaskan

Setelah semuanya siap mereka langsung menuju Paviliun dengan limousine yang dikendarai supir pribadi keluarga Dewantara

Hampir setengah jam mereka diperjalanan, akhirnya mereka pun sampai

" Ariq senyumlah sedikit, jangan datar seperti itu " pinta Sinta yang hanya dibalas deheman Alariq

Sebenarnya Alariq sangat malas pergi pergi seperti ini, tapi kali ini Daddynya sangat bersikeras harus ikut semua . ya mau tidak mau mereka harus mau kalau sudah Adrian angkat bicara

" Selamat malam Semua " sapa Adrian pada keluarga Wilbert yang merupakan rekan bisnisnya

" Selamat Malam juga " sapa keluarga Wilbert kembali

Dari awal masuk seorang gadis tak lepas pandang menatap Alariq . Alariq yang sadar diperhatikan pun memasang wajah super dingin

" Perkenalkan Jeff, ini Istri Aku Sinta, ini Shakira Putri bungsuku dan yang kembar ini Putraku Alasca dan Alariq " ucap Adrian menunjuk anggota keluarganya satu persatu

" Salam kenal . dan Adrian, ini Istri aku Mola, dan ini Renata putri pertamaku, Serra yang kedua, dan si bungsu Bebby " balas Jeff Wilbert kembali

" Mereka cantik cantik ya Ar " bisik Alasca pada Alariq

" Biasa aja " balas Alariq datar

Setelah acara perkenalan mereka langsung menuju ruang makan untuk makan malam

Bebby dan Serra sedari tadi terus saja menatap Alariq yang sangat tampan dengan wajah datarnya yang terkesan cool itu

" Dia Tampan sekali " bisik Bebby greget pada Renata . Serra yang mendengar pun menyahut

" Dia tidak cocok dengan Kau yang masih bocah SMA " cibir Serra sinis

" Sudahlah Serra, Kau baru datang, jangan cari ribut " relai Renata

Acara makan malam sudah selesai, tidak ada obrolan yang penting, hanya silahturahmi saja sesama rekan Bisnis dan juga saling mengenal satu sama lain

" Alasca juga tak kalah tampan " ujar Renata sepelan mungkin

    ***

" Mangganya enak banget ya, beda sama yang biasa dijual jual itu " ucap Silva yang mencicipi buah Mangga dari Mama Daisy

" Ya bedalah Mi, inikan baru panen " sahut Raka mencomot tapi langsung ditepis Silva

" Potong sendiri sana " Raka melongo

" Hahahaaa muka Lo lucu banget Bang hahahaa " tawa Sasky

Raka menatap Maminya yang sangat lahap memakan buah Mangga itu dengan Tatapan tak percaya

" Mami punya adek lagi? " Uhuk! Silva tersedak mendengar lontaran putra sulungnya

" Nih Mi minum dulu . Lo mah Bang ngomong asal aja " Silva sempat berpikir, apa benar ia Hamil? Pasalnya sudah dua bulan dia telat

" Mi kok jadi melamun? " Kata Sasky menatap Maminya heran

" Besok temenin Mami kerumah sakit ya Sky " pinta Silva yang diangguki Sasky

Raka yang mendengar itu bersiul " Yeayy punya adek lagi! " seru Raka yang langsung dipelototi Sasky

   +++

Seperti yang sudah dijanjikan, Daisy sudah rapi dengan tampilannya yang cantik, ini hari minggu, dan ia akan menepati janjinya untuk main dengan Shakira Gadis kecil yang cantik itu

" Tumben keluar . biasanya juga ngabisin waktu didanau " Kata Rose yang sedang menemani Adi sang suami ngopi

" Biarlah Ma, seharusnya Mama senang putri kita mau keluar selain kuliah " imbuh Adi tampak senang

" Iya Pa . cumakan tumben Dais keluar tanpa embel embel nyamarnya . itu yang Mama heran " Balas Rose

" Dais mau main sama Shakira Pa, Ma " ujar Daisy sambil mencomot kue kering buatan Mamanya

" Shakira itu Temen kuliah kamu? " tanya Rose lagi

" Bukanlah, bisa ketahuan kalo aku tampil gini . jadi Shakira ini Gadis kecil umur 5 tahun yang ga sengaja ketemu di Kedai Es krim waktu Dais baru pulang dari kalimantan . terus ya kita akrab deh, Dais seneng main sama Shakir, dia sangat lucu dan juga pintar " jelas Daisy ceria

Adi dan Rose menatap sendu putrinya . mereka sangat tau kalau Daisy ingin punya adik, tapi tuhan berkehendak lain, Rose tidak bisa hamil lagi karna rahimnya sudah diangkat setelah melahirkan Daisy

" Yasudah hati hati, jangan pulang larut ya, kamu belum tau jalan jakarta " ucap Adi yang diangguki Daisy

" Dais pergi dulu . Assalamualaikum " pamit Daisy menyalami kedua orang tuanya

" Walaikumsalam "

Daisy memakai jasa Go-jek online menuju ketaman, ya apalagi, tidak mungkin jalan kakikan

Disisi lain

Shakira dan Alariq sudah menunggu ditaman kota tempat janjian yang Daisy utarakan

" Kak Daisy kok belum datang sih " ujar Shakira sambil mengayun diayunan

" Mungkin tidak datang " imbuh Alariq yang sudah bosan menunggu serta jengah dengan tatapan memuja cewek cewek cantil yang terang terangan menggodanya

" Kakak sok tau . Shakir yakin kak Daisy pasti datang " keukeh Shakira yang membuat Alariq menghela nafas pasrah

Tak lama ..
" Hay! " seru Daisy dengan senyum khasnya yang membuat cowok cowok menatapnya jernih

Alariq memperhatikan gadis didepannya tanpa kedip . kaos putih ngepas dengan tulisan dada ME dipadukan dengan jacket jeans yang senada sama celana yang dipakainya, ditambah convers putih dan tas selempang kecil hitam . untuk wajah natural, serta rambut coklat panjang yang dicepol asal . Sederhana tapi Cantik

Tanpa sengaja Alariq memandang mata coklat Daisy dan .. Deg deg deg! Jantungnya berdetak kencang seperti saat ia bertatapan dengan Bella si Ugly
' Apa apaan ini! ' batinnya menepis

" Kak Alariq ayo kedufan! " seru Shakira yang membuat Alariq tersentak . dilihat dua Gadis itu terkikik geli menatapnya

" Malamun aja deh " kata Shakira langsung menggandeng Daisy ke tempat Parkir mobil . ya mereka akan ke dufan

Alariq menjadi sopir . ya sopir, karna keduanya memilih duduk dibelakang bercerita panjang lebar . sesekali Alariq melirik Daisy dari kaca kecil yang mengarah kebelakang, gadis itu benar benar sangat cantik, Alariq mengakuinya

Akhirnya mereka sampai didufan yang seperti biasa sangat ramai dan padat
" Yeay kita sampai! " Seru Shakira sangat senang

" Ayo kak " Shakira menggandeng Daisy, dan Alariq disamping Daisy

Alariq yang melihat padatnya pengunjung pun langsung menggendong Shakira
" Disini sangat padat " Daisy mengangguk

Mereka masuk dan benar, sangat ramai pengunjung . bahkan Daisy sampai merapat pada Alariq sanking padatnya

" Lewat sana saja, disini sangat padat " Kata Alariq sambil menggenggam tangan Daisy agar tidak mencar

Dan keduanya menyadari bahwa jantung keduanya berdetak kencang
' Perasaan ini ' batin Daisy dengan perut yang geli seperti ada kupu kupu

Shakira yang melihat keduanya hanya senyum senyum penuh arti

FAKE UGLYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang