Sepanjang pelajaran Alariq selalu tersenyum senyum sendiri, teman disampingnya pun terheran heran melihat tingkah cowok itu
" Woy Ar napa Lo senyum senyum gaje gitu? " tanya cowok yang duduk disamping meja cowok itu
" Engga " jawab Alariq dengan wajah kembali datar . temannya pun hanya mengangguk ngerti
Disisi lain
Alasca sibuk menggoyangkan hidung mancungnya . ucapan Daisy benar benar membuat tingkat kePDannya jatuh
" Napa hidung Lo? " tanya David menyenggol cowok itu
" Hidung gue miring ya? " Balas Alasca balik bertanya yang membuat David terbahak
" Iya miring " jawab David yang membuat Alasca makin menggoyangkan hidungnya
" Otak Lo yang miring hahahaa " lanjut David tidak bisa lagi menahan tawanya
" DAVID! " tegur Dosen yang mengajar dikelas mereka
" Apa yang kamu tertawakan?! " tanya Dosen itu lagi
David pun dengan santai menunjuk Alasca
" Dia pak " ujarnya
" Kalian berdua silahkan keluar dari kelas saya! " usir Dosen itu tegas
" Saya enggak Pak " tolak Alasca masih dengan tangan memegang hidung
" BERDUA! " bentak Dosen itu yang mau tidak mau Alasca pun ikut keluar
" Tai Lo! " maki Alasca pada Temannya David yang hanya cengir
" Alah Lo sok teladan, biasanya juga ngajakin gue bolos " balas David yang membuat Alasca mendengus
Keduanya pun jalan menuju kantin . sebenarnya ada tiga lagi teman mereka, tapi dikelas berbeda . hanya Alasca dan David yang sama
Ditengah perjalanan mereka berpapasan dengan Queen dan Magry . Queen pun dengan cepat kembali melihat penampilannya dari cermin yang selalu ia bawa
" Hai sayang " Sapa Queen dengan gaya centilnya pada Alasca
" Hai " Balas Alasca masih memegang hidungnya . Queen yang salah paham pun merasa tersinggung karena dipikir dirinya bau sampai Alasca menutup hidung
" Apa aku bau sampe kamu nutup hidung kaya gitu huh? " ujar Queen lalu pergi begitu saja
" Eeehh " Alasca pun tak bisa berkata kata
Magry yang melihat sahabatnya pergi pun meninggalkan David yang sedang asik bercerita
" Ck! Lo sih Al.. Lihat gara gara tingkah baru Lo tuh cewek jadi salah pahamkan " racau David menatap sahabatnya aneh
" Udah biarin aja " balas Alasca acuh
Bel tanda istirahat pun berbunyi . Para Mahasiswa/i pun berhamburan keluar untuk mengisi perut
Daisy dan Sasky pun keluar bersama menuju kantin . tapi diujung lorong tibatiba tangan Daisy ditarik, dan gadis itu dibawa entah kemana . Sasky yang melihat itu pun tak bisa berkata karena cowok yang menarik Daisy mengatakan ada perlu sebentar
" Apaan sih tarik tarik?! " marah Daisy pada cowok didepannya yang seenak jidat menariknya ketaman belakang
" Lo harus tanggung jawab atas omongan Lo tadi pagi " ujar Cowok itu dengan memegang hidungnya
" Tanggung jawab apasih? Perasaan saya tidak berbuat apa apa sama kau " balas Daisy tak mengerti
" Gara gara Lo bilang hidung gue miring, gue jadi gak PD kemana mana! " tukas Alasca yang membuat Daisy tertawa
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE UGLY
Dla nastolatkówDaisy Carbella, Gadis 19 tahun yang dulunya hidup mewah kini jatuh miskin setelah perusahaan Papanya bangkrut habis akibat korupsi . Daisy yang malu dengan kelakuan Papanya pun kini merubah dirinya agar tidak ada yang mengenalinya kulit yang duluny...
