5

37.6K 1.7K 34
                                        

Sepanjang pelajaran Alariq selalu tersenyum senyum sendiri, teman disampingnya pun terheran heran melihat tingkah cowok itu

" Woy Ar napa Lo senyum senyum gaje gitu? " tanya cowok yang duduk disamping meja cowok itu

" Engga " jawab Alariq dengan wajah kembali datar . temannya pun hanya mengangguk ngerti

Disisi lain
Alasca sibuk menggoyangkan hidung mancungnya . ucapan Daisy benar benar membuat tingkat kePDannya jatuh

" Napa hidung Lo? " tanya David menyenggol cowok itu

" Hidung gue miring ya? " Balas Alasca balik bertanya yang membuat David terbahak

" Iya miring " jawab David yang membuat Alasca makin menggoyangkan hidungnya

" Otak Lo yang miring hahahaa " lanjut David tidak bisa lagi menahan tawanya

" DAVID! " tegur Dosen yang mengajar dikelas mereka

" Apa yang kamu tertawakan?! " tanya Dosen itu lagi

David pun dengan santai menunjuk Alasca
" Dia pak " ujarnya

" Kalian berdua silahkan keluar dari kelas saya! " usir Dosen itu tegas

" Saya enggak Pak " tolak Alasca masih dengan tangan memegang hidung

" BERDUA! " bentak Dosen itu yang mau tidak mau Alasca pun ikut keluar

" Tai Lo! " maki Alasca pada Temannya David yang hanya cengir

" Alah Lo sok teladan, biasanya juga ngajakin gue bolos " balas David yang membuat Alasca mendengus

Keduanya pun jalan menuju kantin . sebenarnya ada tiga lagi teman mereka, tapi dikelas berbeda . hanya Alasca dan David yang sama

Ditengah perjalanan mereka berpapasan dengan Queen dan Magry . Queen pun dengan cepat kembali melihat penampilannya dari cermin yang selalu ia bawa

" Hai sayang " Sapa Queen dengan gaya centilnya pada Alasca

" Hai " Balas Alasca masih memegang hidungnya . Queen yang salah paham pun merasa tersinggung karena dipikir dirinya bau sampai Alasca menutup hidung

" Apa aku bau sampe kamu nutup hidung kaya gitu huh? " ujar Queen lalu pergi begitu saja

" Eeehh " Alasca pun tak bisa berkata kata

Magry yang melihat sahabatnya pergi pun meninggalkan David yang sedang asik bercerita

" Ck! Lo sih Al.. Lihat gara gara tingkah baru Lo tuh cewek jadi salah pahamkan " racau David menatap sahabatnya aneh

" Udah biarin aja " balas Alasca acuh

Bel tanda istirahat pun berbunyi . Para Mahasiswa/i pun berhamburan keluar untuk mengisi perut

Daisy dan Sasky pun keluar bersama menuju kantin . tapi diujung lorong tibatiba tangan Daisy ditarik, dan gadis itu dibawa entah kemana . Sasky yang melihat itu pun tak bisa berkata karena cowok yang menarik Daisy mengatakan ada perlu sebentar

" Apaan sih tarik tarik?! " marah Daisy pada cowok didepannya yang seenak jidat menariknya ketaman belakang

" Lo harus tanggung jawab atas omongan Lo tadi pagi " ujar Cowok itu dengan memegang hidungnya

" Tanggung jawab apasih? Perasaan saya tidak berbuat apa apa sama kau " balas Daisy tak mengerti

" Gara gara Lo bilang hidung gue miring, gue jadi gak PD kemana mana! " tukas Alasca yang membuat Daisy tertawa

FAKE UGLYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang