13# Skenario Allah

1.1K 95 16
                                        

Allah selalu punya cara ciamik untuk menjodohkan hamba-Nya, bahkan dengan cara yang tidak terduga sekalipun.

-MERINDU SURGA-

🍁🍁🍁

Setiap orang punya batas menunggu masing-masing, termasuk diriku. Terlebih menunggu sesuatu yang belum pasti, itu sangat melelahkan. Itulah sebabnya, seorang wanita tidak boleh menunggu janji lelaki yang belum pasti.

Sekalipun dia berjanji akan menikahimu dua tahun lagi, tapi percayalah itu hanya janji klise yang tidak ada jaminannya. Karena sesungguhnya, manusia hanya bisa berencana---tapi Allah yang menentukan.

Entah setan apa yang membuatku mampu menunggu sampai dua tahun ini, menunggu janji seorang laki-laki yang aku harap akan menjadikanku satu-satunya wanita dalam hidupnya---setelah ibunya. Tapi janji hanya tinggal janji, terkikis seiring berjalannya waktu.

Hingga menginjak dua tahun lebih setelah kepergiannya, tak kunjung aku mendapat kabar bahwa dia akan segera datang mengkhitbah.

Mas Elang apa kamu sudah melupakanku?

Aku tersenyum sumbang mengingat janji Mas Elang dulu. Menunggunya dua tahun? Bahkan ini sudah lebih dari dua tahun.

Getar ponsel menyadarkan ku dari lamunan tentang Mas Elang. Baru saja melihat pengirimnya, aku langsung dibuat kaget dengan isi pesannya. Masya Allah akhirnya doaku dijawab oleh Allah.

Ummu Aisyah : Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ukhti, ada ikhwan yang cocok dengan cv ta'aruf ukhti, bersediakah? Fulan seorang duda dengan satu anak.

Aku membaca penjelasan Ummu Aisyah berkali-kali. Kemudian aku terfokus pada kalimat terakhir, dia duda dengan satu anak.

Dalam hatiku bertanya-tanya, bagaimana bisa laki-laki itu memilihku? Dari mana ia bisa memiliki keyakinan untuk mengajakku ta'aruf?

Wafiq : Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Wafiq bingung Ummu.

Ummu Aisyah : Nggak usah bingung, Ummu kirim CV ta'arufnya ya 😊

Tiba-tiba jantungku berdebar tak karuan. Perutku melilit, mules seperti ingin buang air besar. Hampir saja aku hendak berlari ke kamar mandi, namun digagalkan oleh getar ponselku lagi.

Ummu Aisyah : [sent a doc]

Entah kenapa getaran ponselku kali ini malah semakin membuat hatiku berdebar hebat. Terlebih lagi ketika ku gerakkan jariku untuk membuka dokumen yang Ummu Aisyah kirimkan. Tanganku gemetar disertai rasa dingin yang muncul seketika.

Dengan hati yang masih berdebar, aku mengunduh dokumen yang dikirimkan Ummu Aisyah.

Nama Lengkap : Azril Rahandika Alfariq
Nama Panggilan : Azril
Tempat, Tanggal Lahir : Malang, 16 Februari 1993
Domisili : Malang
Tinggi dan Berat Badan : 175/65
Warna Kulit : Sawo Matang

Aku mengucek mataku berulang kali. Mencoba menelaah apa yang baru saja aku baca. Bolehkah aku berharap kalau itu adalah Mas Azril? Laki-laki yang sama dengan yang memberikanku kaos kaki waktu itu.

🍁🍁🍁

"Tunggu sebentar ya, Mbak periksa dulu," kata Mbak Runi, kakak sepupuku.

MERINDU SURGACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang