Happy reading!
Eyang ti menghampiri Siffa dan beliau langsung memeluk Siffa untuk menenangkannya.
" Kamu yang sabar ya nak. " ucap eyang ti sambil memeluk Siffa
Siffa menerima pelukan eyang ti,ia menangis sejadi-jadinya di pelukan eyang ti,perempuan yang sudah ia anggap seperti mamahnya.
" Apa ini hukuman untuk Siffa bu? " tanya nya tersedu dalam pelukan eyang ti
" Hus,ngomong apa sih kamu.Kamu yang sabar menghadapi Attama,kamu harus bisa merubah Attama untuk menjadi lebih baik lagi " sarannya sambil mengelus punggung Siffa
" Iya bu " ucap nya sambil melepaskan pelukannya
" Sekarang lebih baik kalian tidur,Fahmi kamu juga harus tidur "
" Baik eyang "
Siffa berbalik memunggungi Attama,ia masih memikirkan Attama,dengan siapa Attama telfonan malam-malam ini?mengapa terlihat seakan-akan Attama menyembunyikan hal ini?.
Siffa berfikir keras untuk mengetahui jawabannya.Siffa takut Attama melakukan dirinya seperti ia melakukan hal itu kepada Arum.
" Tidak usah berpikiran yang tidak-tidak,itu hanya rekan bisnisku saja " ucap Attama
Siffa pura-pura memejamkan matanya,ia tidak berbalik menghadap Attama.
Dihapus untuk kepentingan penerbitan
Hai,terima kasih yang udah mau nunggu cerita ini.Mohon maaf kalau agak lama update nya.Mohon saran dan kritikannya,karena itu sangat bermanfaat untuk saya ke depannya.
Oh ya,sebelumnya saya mau mengucapkan selamat hari raya idul adha.
Thank you and see you next chapter❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Assalamualaikum Mahromku
RomanceJika semua orang bisa berubah lebih baik,kenapa aku tidak?-Fahmi Adrian Attama . Tantangan terberat tentang hidup adalah ketika kita di tugaskan untuk merubah seseorang ke lebih baik,karena merubuah kehidupan seseorang tak semudah kita membalikkan...
