Umji menghentakkan kakinya kesal lantaran dia sudah menunggu hampir setengah jam. Dia melihat sekitarnya dan menghembuskan napas kasar tidak ada siapa siapa disana.
"Aish seokjin oppa benar benar keterlaluan". Kesal umji sambil memeluk ranselnya.
"Hei gadis manis belum pulang?" Tanya seorang pria yang sepertinya mabuk. Umji ketakutan bukankah sudah jelas tadi tidak ada orang kenapa tiba tiba ada.
"Hei gadis manis ayo bermain bersama Om" ucap pria itu sambil mengelus pipi umji. Umji memukul dada pria itu dan segera berlari. Untungnya pria itu sedang mabuk dan agak susah untuk mengejarnya.
"Aish seokjin oppa" lirih gadis itu. Rasanya dia ingin menangis ingin menelepon tapi baterai handphonenya mati.
"Hei kau umji bukan?" Tanya seorang pria yang tiba tiba ada di samping umji. Merasa trauma umji langsung lari begitu saja.
"Aish kenapa juga hari ini semua orang tampak aneh"
"Umji!!" Panggil seseorang. Umji menoleh kesana kemari dan melihat eunha menghampirinya.
"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya eunha sambil tersenyum.
"Ah, aku tadinya menunggu seokjin oppa, tadi ada pria pemabuk jadi aku lari."
"Kalau begitu ayo ikut aku saja, Untung saja aku lewat jalan sini" tawar eunha umji mengangguk dan segera menyusul eunha masuk ke mobil.
🐹💜🐨
"Mau masuk dulu?" Tawar umji setelah berterimakasih pada eunha.
"Ah, mungkin lain kali. Aku harus menemui Jungkook" tolak eunha. Umji mengangguk dan memperhatikan mobil eunha yang perlahan menjauh. Belum sempat dia masuk ke gerbang seokjin datang dengan mobilnya. Amarah umji sudah tidak terbendung lagi dan akhirnya dia memukul seokjin dengan brutal.
"Ya, kakak tidak tahu diri!. Asal kau tau gara gara kau aku hampir saja jadi korban pelecehan dasar tidak berguna!!"
"Ah, ya ampun maafkan aku"
"Ah sudahlah aku mau tidur saja"
"Dia adikmu?" Tanya seorang pria yang dari tadi melihat pertengkaran mereka berdua.
"Iya, sangat barbar bukan?" Ucap jin sambil mengelus kepalanya karena terasa perih. Pria itu terkekeh sambil menggelengkan kepalanya.
"Dia manis, jika aku meminta ijinmu untuk mendekatinya bolehkah?." Seokjin terdiam namun tak lama kemudian dia mengangguk.
"Tapi jika kau menyakitinya, kau akan mati Kim Nam Joon"
🐹💜🐨
"Aish, sudah kubilang aku tidak bersalah kenapa kalian memojokanku?"
"Hei, aku yang menjadi saksi kau mengambil uang milik sinb dan memasukkannya ke sakumu!"
"Umji, kenapa kau tega padaku?. Kau kan punya banyak uang, kenapa mencuri milikku" lirih sinb sambil memeluk dahyun.
"Ada apa ini?!" Semua orang menoleh pada asal suara.
"Umji mencuri uang milik sinb pak!" Lapor seorang siswa umji menunduk.
"Benar begitu umji?!"
"Tidak aku tidak mengambilnya" jawab umji kini mulai terisak.

KAMU SEDANG MEMBACA
our story |Hiatus|
Fanfictionsekumpulan cerita tentang kita Terinspirasi dari lirik lagu dan mv para idol💜💜 🐇💜🐇=Eunkook 🐥💜🐯= Taerin 🐶💜🐥=yumin 🐱💜🦄=sinhope 🐹💜🐱=sumji 🦊💜🐹=sowjin 🐹💜🐨=rapji