4. call me tonight ( 🐥💜🐶)

118 9 2
                                    

Keesokan paginya setelah selesai berjaga  sinb bangun dan segera bersiap untuk pergi menemui Jimin.

"Hah, semua sudah siap. Nah ayo pergi" gumam sinb lalu segera mencari eunha untuk meminta ijin.

"Permisi umji, apakah kamu melihat nona eunha?" Tanya sinb pada umji yang sedang membersihkan kaca.

" Saya tadi melihat sekilas, nona eunha menuju perpustakaan" balas umji. Sinb mengucapkan terimakasih dan berlari kecil menuju perpustakaan.

Dia mencari dimana keberadaan eunha. Namun nihil tidak ada siapa siapa disana.

"Anda mencari seseorang?" Tanya seorang perempuan sinb agak terkejut dan mengangguk.

" Siapa?, Mungkin saya bisa membantu Anda" lanjut perempuan tadi.

"Saya mencari nona eunha, apa anda melihatnya?" Tanya sinb. Perempuan itu diam sebentar sebelum akhirnya menjawab.

"Oh, nona eunha tadi pamit sebentar untuk mengambil sesuatu di kamarnya. Tapi sebentar lagi mungkin dia akan kembali" jawab perempuan itu sambil tersenyum manis.

" Jika saya boleh tahu Anda siapa?. Sepertinya Anda bukan pelayan" lanjut sinb. Perempuan itu tersenyum.

"Iya, saya bekerja disini. Tapi bukan sebagai pelayan. Bagaimana ya, saya adalah sepupu eunha dan saya bekerja disini hanya sementara"  jawab perempuan itu lagi.

" Namamu?. Dan bisakah kamu bicara biasa saja, anggap kita sudah akrab?. Aku agak aneh. Tapi aku harus memanggilmu nona kan?" Tanya sinb beruntun. Perempuan itu menghela napasnya.

"Namaku yuju, aku memang sepupu eunha tapi tolong jangan panggil aku nona" jawab perempuan itu.

"Oh baiklah.  kalau begitu yuju, berarti kau akrab dengan nona eunha?" Tanya sinb mereka kini duduk di bangku yang dekat dengan jendela.

"Iya tentu tapi itu dulu, sejak Jungkook meninggal waktu itu, Eunha berubah. Dia menjadi pendiam dan hanya menampilkan wajah datar. Syukurlah akhir akhir ini dia mulai bisa berekspresi lagi" jawab yuju sambil menatap jendela.

"Pasti sangat berat untuk nona eunha, tapi nona eunha berasal dari kerajaan cahaya apa kamu juga berasal dari sana?. Tapi aku belum pernah melihatmu di kerajaan cahaya" balas sinb. Yuju menggeleng.

" Aku berasal dari kerajaan blossom, tempat aku dan eunha tinggal dulu sebelum eunha dipanggil ke kerajaan cahaya"  jawab yuju. Sinb mengangguk.

"Lalu ada apa kamu kesini?, Biasanya tidak ada orang dari kerajaan blossom yang datang ke daerah ini jika hanya untuk bermain dan tidak untuk menetap" Tanya sinb karena yang dia tahu kerajaan blossom itu sangat jauh dari kerajaan bintang maupun cahaya.

"Ah, aku memiliki mimpi yang aneh dan kata ibu lebih baik aku pergi kesini karena dia bilang banyak buku yang mungkin saja bisa membantuku" jawab yuju dan tepat saat itu Eunha datang menghampiri mereka.

"Kalian sudah akrab sepertinya" ucap eunha sambil duduk di samping yuju.

"Kami hanya mengobrol nona" balas sinb.

" Kau bisa berhenti memanggilku nona, aku agak aneh mendengarnya" ucap eunha. Sinb mengangguk.

"Jadi, kau sudah menemukan bukunya yuju?" Tanya eunha sambil menatap yuju, Yuju menggeleng.

"Aku sudah mencari ke seluruh tempat di perpustakaan ini. Tapi tidak ada"  balas yuju

"Memangnya mimpimu itu seperti apa?" Tanya eunha penasaran.

"Mimpi ku itu, aku berada di sebuah pesta di sebuah kita bernama new york--"

"New York?. Aku baru mendengarnya" ucap eunha sinb juga setuju dengan ucapan eunha.

our story |Hiatus|Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang