unexpected (🐰💜🐰 / 🐯💜🐣)

78 9 6
                                    

" ah...Jungkook itu aku.. kemarin" Jungkook mendekat dan menutup mulut eunha yang hendak berbicara.

"Nanti saja, melihat apartemennu yang sangat rapi ini aku pikir bukan masalah sepele" eunha tersenyum tipis dan melepaskan tangan Jungkook yang masih menutup bibirnya.

"Sekarang kau duduk saja. Aku akan membereskan ini oke" eunha hendak berbicara lagi. Namun Jungkook sudah mengangkat tubuhnya dan mendudukan dirinya di ranjang.

"Jika kau bergerak aku tidak akan berbicara padamu lagi" ancam Jungkook. Dia kemudian dengan telaten memasukkan pecahan kaca dan kayu yang berserakan.

"Kupikir meja riasmu perlu diganti eunha. Apa aku harus memesankann ya?" Eunha menggeleng dia tidak terlalu suka membeli barang online.

"Antar saja aku ke ikea nanti sore. Sekalian membawa pesananmu di rumahku" Jungkook mengangguk dia mengambil sapu dan juga lap untuk memastikan tidak ada serbuk kaca di lantai.  Dia juga membereskan make up milik eunha yang tidak tersusun rapi dan membuang yang sudah rusak.

" Jangan protes aku akan memberikanmu yang baru" potong Jungkook saat eunha hendak membuka mulutnya karena make up-nya dibuang.

"Tidak usah, aku bisa membelinya dengan uangku" Jungkook menghentikan kegiatannya dan mendekat ke arah eunha.

"Anggap saja sebagai ganti makanan kemarin" balasnya. Dia duduk di ranjang eunha dan meletakkan plastik yang dia genggam ke bawah kasur eunha.

" Nanti sore aku akan membuangnya. Sekarang kau mau cerita atau nanti saja?" Eunha memilih untuk berbaring dan menatap lurus ke atap.

"Aku tidak tahu Jungkook. Aku takut kau marah saat mendengar cerita ku" Jungkook menaikkan alisnya bingung  dia ikut berbaring miring menghadap eunha.

" Aku akan lebih marah jika tahu dari orang lain eunha" eunha tertawa lalu mengubah posisi hingga berhadapan dengan jungkook.

" Ini tentang taehyung oppa" Jungkook mengangguk dan menatap mata eunha dengan serius.

" Berjanjilah kau tidak akan memberi tahu siapapun dan jangan marah kepada taehyung oppa"

Eunha menghela napas saat Jungkook mengangguk dia menutup matanya sebentar rasa sesak itu kembali lagi.

" Kemarin aku melihat taehyung oppa melakukan 'itu'" Jungkook menaikkan alisnya dia merasa bingung dengan itu yang dimaksud eunha.

" Taehyung oppa melakukan hubungan 'itu' dengan ya...ugh..entahlah" eunha merasa dadanya kembali sesak dia masuk ke pelukan Jungkook dan terisak disana. Ingatan malam itu kembali berputar entah untuk yang keberapa kalinya.

" Maksudmu Tae- hyung melakukan hubungan intim dengan seorang wanita?!" Jungkook mencoba untuk tetap tenang. Perasaannya mulai tidak tenang dia berharap jawaban eunha bukan lah iya.

"BADJINGAN" umpat Jungkook saat eunha mengangguk di pelukannya. Dia hendak bangkit namun eunha mengeratkan pelukannya.

"Kumohon.. jangan lakukan apapun. aku pikir taehyung oppa tidak tahu. Mungkin saja wanita itu pergi sebelum taehyung oppa bangun jadi ugh..kupikir untuk melupakannya saja" wajah jungkook merah padam dia benar benar tidak percaya dengan perkataan eunha. Bagaimana mungkin Hyung yang dianggap semua orang adalah pria yang paling setia namun ternyata melakukan itu dengan wanita lain.

"Siapa?. Siapa wanita itu?. Ah..tidak Lupakan, menangislah sepuasnya aku akan berada disini hingga kamu merasa tenang" bisik Jungkook ditelinga eunha. Isakan eunha berubah menjadi tangisan yang kencang.

🥀🥀🥀

Yerin menutupi tanda di lehernya menggunakan foundation dan beberapa make up lainnya. Dia juga berencana untuk menggunakan baju yang menutupi area leher dan punggungnya.

our story |Hiatus|Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang