RB 6

442K 13K 611
                                        

Hari ini kuliah hari pertama bagi Reynald dan Bella. Mereka datang pagi karna harus mengisi SKS atau Satuan Kredit Semester. Dimana para mahasiswa dimungkinkan untuk memilih sendiri mata kuliah yang akan ia ambil dalam satu semester.

Bella mengambil dua puluh dua SKS, sedangkan Reynald untuk semester satu hanya dua puluh SKS.

Merekan mendaftar online dan langsung tertera dengan jadwalnya.

Bella senang. Ia kuliah hanya empat hari, sedangkan Reynald full senin sampai jumat. Bella terkekeh meledek Reynald yang tengah melongo didepan komputer ruangan lab. Apa-apaan ini? Setahunya kuliah itu, bebas harinya tidak sampai satu minggu full seperti jamannya ia SMA.

Reynald mendelik sebal melihat Bella yang tengah meledeknya. Reynald lantas melihat jadwal kuliah Bella. Ia mendecak sebal saat mengetahui Bella kuliah hanya hari senin sampai kamis saja. Sedangkan jumat, sabtu dan minggunya libur. Sungguh tidak adil.

"Eh mau ngapain?" taya Bella menahan tangan Reynald.

Reynald bangun dari duduknya berniat ingin komplain sama Tata Usaha. Tapi urung karna Bella yang menahannya.

"Mau komplen lah" balasnya kesal.

"Komplen pala lo! Gak usah ngaco deh. Masih baru udah banyak maunya. Udah terima aja resikonya" ujar Bella.

"Curang lah ini namanya. Masa kamu sampe kamis doang aku senin sampe jumat. Padahal SKS nya banyakan kamu.  Kuliah rasa SMA ini namanya" Bella terkekeh. Ia gemas sekali dengan Reynaldnya ini.

"Heh! Terima aja udah nasib kamu. Lagian jadwalnya juga gak sepadat pas sekolah kan. Kalo aku wajar empat hari tapi bisa full sampe sore"  ujar Bella menenangkan.

"Tetep aja. Masa senin aku sampe sore. Gak bisa dibiarin nih"

"Apanya sih? Jelas-jelas kamu jadwal nya sehari cuma dua mata kuliah lah aku ada yang tiga, ada yang empat juga"

"Tetep aja. Kenapa gak dipadatin jadwalnya kaya kamu, biar bisa libur tiga hari dalam seminggu" Bella jengah dengan Reynald yang sulit dikasih tau ini.

"Yaudah sono kalo mau komplen. Tapi siap-siap aja ntar malem!" ujar Bella meninggalkan Reynald yang masih kesal ditempatnya.

Reynald lantas langsung mengejar Bella. Tangannya langsung merangkul pundak Bella saat sampai disampingnya.

"Ih apaan sih? Malu tau ini dikampus" ujar Bella menghempaskan tangan Reynald dari pundaknya.

"Yaudah, aku gak jadi komplen. Tapi ntar malem jangan diusir dong" pinta Reynald dengan memelas.

Ya, ancaman Bella tadi ialah Reynald yang akan ia usir dari kamarnya kalau sampai Reynald nekat komplen. Cuma dengan cara itu Reynald bisa jinak.

"Berarti besok kamu masuk siang yang?" tanya Reynald.

"Iya cuma selasa aku masuk siang"

"Sumpah ini gak adil banget! Aku kan maunya jadwalnya sama kaya kamu"

"Wajar aja sih kata aku, SKS aku banyak. Orang ada pelajaran agama, bahasa Indo, seni budaya, pancasil. Coba itu, pelajaran SMA semua"

"Lah masa sih?"

"Iya makanya SKS aku sampe dua dua"

"Aku malah emteka yang banyak"

"Gak papa. Kan kamu jago tuh itung-itungan"

"Udah kek gue jago ngitungin utang orang aja bahasa lo"

"Hehehe aku gak maksud ke sana ya"

"Ck! Tau ah kesel gue, lo libur gue ngampus"

Reynald Bella (After Marriage)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang