💐
Saat ini Rinjani telah pulang sekolah, dan ia sendiri menunggu angkutan umun di halte depan sekolahnya. Namun, selang beberapa saat dirinya melihat segerombolan laki-laki bak preman menghampirinya.
"Hay cantik, sendiri aja" ucap preman bertubuh jangkung itu.
"Plis, jangan deket-deket ya. Atau aku bakalan teriak" ucap Rinjani ketakutan.
"Ih kok galak amat, "ucapnya sembari duduk di samping Rinjani.
"Ih apaan sih. Tolong.....toloonnggg," teriak Rinjani meminta tolong. Namun sayang, hari telah sore sehingga jalanan di depannya pun tampak sepi.
"Teriak aja yang kenceng, gak bakalan ada yang nolongin, hahaha. Mending seneng-seneng bareng kita, ya nggak guys" ucap salah satu preman itu diikuti gelak tawa teman-temannya yang berjumlah kurang lebih lima orang.
"Jangan macem-macem!" tandas Rinjani
Namun, saat segrombol preman itu ingin menarik Rinjani datanglah seorang laki-laki bermotor ninja hitam dengan helm full face yang masih bertenger di kepalanya. Kemudian laki-laki itu menghampiri mereka. Dan tanpa babibu laki-laki itu langsung mendorong preman yang hendak menarik Rinjani dengan kasar.
"BANCI!" ucap laki-laki itu masih mengenakan helm full face nya. Tanpa pikir panjang ia langsung menghajar semua preman-preman itu.
Dan terjadilah pertengkaran yang sangat menegangkan di antara mereka. Ya bayangkan saja satu lawan lima. Para preman itu berbadan kekar-kekar dan menakutkan, sedangkan laki-laki yang menolong Rinjani hanya memiliki modal tubuh yang tinggi. Hingga Rinjanipun sangat takut, dan memilih berbalik badan karena tidak kuat melihat pertengkaran itu.
Dengan sangat mudah dan gerakan yang sangat lincah laki-laki berheml itu mampu mengalahkan semua preman. Akhirnya para preman itu memilih pergi, sebab wajahnya kini telah lebam-lebam karena mendapat pukulan yang bertubi-tubi.
Selesai berkelahi laki-laki berhelm itu bingung, sebab perempuan yang ditolongnya tidak ada. Kemudian dia mendengar suara isak tangis yang sangat familiar. Dan laki-laki itupun mencari ke sumber tangisan. Setelah mendeka perempuan itu ia sangat tidak tega. Sebab perempuan itu terlihat sangat ketakutan.
"Premannya udah pergi," ucap laki-laki ber-helm itu.
Mendengar suara laki-laki Rinjani menghentikan tangisannya dan berbalik badan melihat siapa laki-laki itu.
"Makasih" ucap Rinjani masih dengan isak tangis.
"Hm"
Suaranya familiar banget, kayak kenal. Ucap Rinjani dalam hati.
"Ikut gue" ajak laki-laki itu, tapi sayang tak ada balasan. Rinjani malah terdiam, sembari menatap laki-laki di depannya dengan tatapan intens.
"Nggak usah takut,"ucap laki-laki itu sembari membuka helmnya.
"Darr-een," ucapnya masih tak menyangka.
"Gue anterin pulang" ucap Darren sembari berbalik menuju motor ninja hitamnya.
Rinjani pun tak membalas, malah ia memeluk Daren dari belakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
CRIME LEADER [HIATUS]
Romance📌FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA. 📌INSYAALLAH UPDATE SETIAP SABTU. ❤❤❤ Ini tentang Darren. Darren Andreas. Laki-laki dingin yang terkenal sangat introvert. Kepribadiannya yang selalu menyendiri memb...
![CRIME LEADER [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/211472493-64-k205627.jpg)