5 Seconds of Summer - Old Me.
Eunha berlarian menyusuri jalanan di distrik yang dulunya menjadi tempat ia tinggal dengan keluarga barunya. Ia mencari sebuah bangunan yang dulu sempat di bilang Somi sebagai kedai kopi tempat dia bekerja.
Jung Eunbi berhasil menemukan kedai itu. Tanpa aba-aba dia masuk ke dalam dengan membuka pintu secara kasar, membuat lonceng diatas pintu berbunyi dengan keras.
Eunha terdiam melihat keadaan di dalam kedai ini. Disini gelap, tidak ada satu pun orang maupun pengunjung dan terlihat berantakan. Beberapa biji kopi dan pecahan kaca berserakan di lantai.
"Hello?"
Eunha berjalan pelan menelisik setiap sudut kedai ini. Hingga telinganya mendengar sebuah detak jantung yang terasa berdetak sangat cepat.
Gadis Jung itu pun melangkah mendekati sumber suara yang ia dengar. Sebuah pintu di belakang dapur kedai menarik perhatiannya. Ia memutuskan untuk memutar knop pintu dan membukanya.
Terlihat sebuah siluet seorang gadis yang tercekik dan disudutkan ke tembok oleh seorang pria dengan hoodie dan masker di wajahnya.
"T-tolong aku!"
"Hei! Lepaskan dia!" Teriak Eunha. Ia mengambil balok kayu yang tergeletak di lantai. Namun pria tadi lebih cepat, ia melepaskan cengkeraman tangannya dari leher gadis itu dan pergi keluar setelah ia mendorong Eunha.
Eunha bangun dari lantai, ini tidak terasa sakit untuknya. Hanya saja pria tadi berhasil kabur.
"Hei, kau tak apa?" Eunha berjalan menghampiri gadis tadi yang tergeletak di lantai. "Nde, gwaenchana."
Eunha membawa gadis itu keluar dengan memapahnya. "Kau terluka, Somi. Ikutlah denganku, Jisoo unnie akan mengobatimu." Tawar Eunha. Somi sempat menolak, tapi Eunha tetap memaksanya. Gadis Jung itu berfikir Sowon tahu sesuatu. Dan semua berhubungan dengan Somi.
-
"Unnie! Unnie!"
Brak!!
Semua orang di ruang laboratorium -yang kini berubah jadi ruang operasi- menengok ke arah pintu yang terbuka secara kasar.
"Ada apa Yerin-ah?" Tanya Jisoo. Mereka hendak memulai proses akhir cryonic pada jasad Umji.
"Lisa unnie, Sowonnie dan SinB terluka. Tolong mereka!" Pinta Yerin, ia sangat panik karena Sowon dan SinB belum juga sadar. Sementara Lisa sudah sadar namun masih terlihat tak berdaya.
"Rosie, kau urusi mereka." Titah Jisoo. Rose pun menurut dan keluar dari ruangan itu bersama Yerin.
"Baiklah, bisa kita mulai sekarang?" Tanya Jimin.
Semua orang disana sudah bersiap. Jisoo, Taeyeon, Jimin dan Yuju sudah memakai pakaian standard untuk operasi. Sungguh rumah ini terlihat sangat lengkap dengan semua fasilitas yang ada.
Jimin dan Taeyeon bersiap di depan peti Cryostat untuk mengambil Umji yang sejak kemarin di bekukan di dalam sana.
"Aku buka sekarang." Ucap Yuju. Ia membuka peti itu dan Jimin juga Taeyeon langsung mengambil tubuh Umji dengan cepat.
Proses ini harus dilakukan dengan cepat agar sistem tubuh tidak rusak setelah keluar dari peti.
Mereka membawa Umji ke atas ranjang khusus. Jisoo langsung memasang beberapa alat di tubuh Umji.
Taeyeon menyuntikkan equation itu ke beberapa titik vital di tubuh Umji.
"Let's do this! Jisoo! Defibrillator nya!" Teriak Taeyeon.
YOU ARE READING
Fingertip.
FanfictionYeojachingu in action. WONHA - SINRIN - YUMJI [COMPLETED] [ACTION] [GxG] [MATURE] @HeroesLegacy2020
