How To Make Sowon Turn On?

1.6K 152 11
                                        

Yuju mengajak Umji pulang setelah lepas jam 1 malam. Pesta kembang api juga sudah usai, mereka kebetulan datang ke street food saat ada festival tahunan di kota yang mereka tinggali saat ini.

"Mmhh emmhh.." Umji mendesah di sela-sela ciuman panasnya dengan Yuju.

Gadis Choi itu membawa tubuh Kim Yewon ke dinding di samping trotoar saat mereka berjalan menuju rumah.

Tangan Umji di kunci oleh Yuju diatas kepalanya. Keadaan jalanan sudah sepi karena tengah malam. Lampu jalan yang remang-remang menerangi kegiatan mereka bercumbu di samping bahu jalan.

"You're so beautiful, Umji-ya.." Ucap Yuju saat ia melepas cumbuannya pada bibir mungil sang kekasih.

"I know, hehe.."

Setelah mereka puas saling berciuman di pinggir jalan, Yuju dan Umji kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah.

"Aku punya hadiah untukmu sayang." Ucap Yuju saat mereka sudah sampai di gerbang rumah mereka.

"Hadiah? Hadiah apa?"

"Ya rahasia, kalau aku kasih tahu sekarang bukan hadiah namanya. Haha."

Umji memukul bahu Yuju pelan. Bukan karena kesal, tapi ia merasa gemas dengan pacarnya itu.

Yuju segera menarik Umji ke ruangan indoor bagian archery dan menyuruh Umji menunggu disana.

Sementara itu Yuju naik ke lantai atas menuju ruangan yang selama ini ia pinjam dari Jisoo. Ia mengambil beberapa barang yang sudah ia siapkan untuk Umji dan membawanya keluar.

"Tadaaaaa!!" Yuju memasuki ruangan dengan sedikit berteriak, takut membangunkan yang lain.
Umji seketika menoleh dan melihat Yuju yang membawa sebuah busur panah besertak satu tube penuh anak panah.

"W-wooww! Babe?! What the.. are you kidding me?!" Umji terlihat senang, bahkan sangat senang dan ia berlari mendekati Yuju.

Umji melihat sepaket busur panah berwarna hitam dope yang semakin terlihat keren itu.

"Ini.. ini sangat keren sayang! Terimakasih!" Umji memeluk kekasihnya itu dengan sangat erat.

"Ini bukan sekedar busur panah, babe. Coba yang ini." Yuju mengambil sebuah anak panah dengan ujung yang berbentuk bulat kecil. Umji menurut dan membidik anak panahnya.

Anak panah Umji melesat cepat menuju dinding diujung ruangan indoor ini.

Tak sampai empat detik, anak panah Umji menancap ke dinding dan sebuah ledakan tiba-tiba muncul dari sana.

"OMG, sayang awas!" Yuju tiba-tiba memeluk Umji dan melindungi Umji di dekapannya.

Sebuah lubang yang cukup besar tercipta di dinding itu setelah kepulan asap hilang. Dan bisa ditebak, seluruh seisi rumah juga ikut panik dan turun menuju sumber ledakan. Betapa terkejutnya mereka saat melihat Yuju dan Umji berada di lokasi. Dan bisa ditebak pula, Yuju dan Umji menjadi bulan-bulanan seluruh gadis penghuni rumah.

-

Tak terasa dua bulan berlalu. Sowon dan adik-adiknya sudah melewati pelatihan demi pelatihan untuk meninggikan kualitas fisik dan skill mereka.

Seperti SinB dan Yerin saat ini. Yerin tengah berada di samping kolam renang tengah memukuli samsak yang sengaja digantung disana. Sementara SinB tengah berada di dalam kolam renang sedalam hampir 5 meter, Jisoo sengaja memperdalam salah satu sisi kolam untuk SinB, ia sudah menyelam disana selama hampir satu jam.

Bahkan di dalam sana sengaja diberi fasilitas anti air untuk SinB, agar dia tidak bosan selama latihan.

"Ha! Yhaa!"

Bugh! Bugh!

Samsak itu terus dipukul dan ditendang oleh Yerin yang sudah berkeringat.

"Kalian lama sekali latihannya." Eunha memasuki area kolam renang dengan membawa sekantong besar snack dan tiga botol air mineral. Eunha melempar satu botol pada Yerin dan ia menangkapnya dengan lancar.

"Thanks Eunha-ya."

"Suruh SinB keluar unnie. Aku mau bicara dengannya."

Yerin menengguk air mineralnya, setelah ia merasa hilang haus, ia mendekati sisi kolam renang. Tangan kanannya masuk ke dalam air dan sedikit menepuk-nepuk permukaannya.

Tak berapa lama, kepala SinB terlihat muncul di salah satu sisi kolam.

"Yha! Ada apa sayang?" Teriak SinB.

Yerin mendengus, "Naiklah! Jangan sampai kau nyaman di dalam air. Susah di aku nanti kalau kangen kamu."

SinB naik ke atas setelah berenang mendekati tangga kolam renang. Ia langsung duduk di kursi samping Eunha dan menyomot snack yang baru saja ia buka.

"Kenapa kau bisa tahu kalau Yerin unnie memanggilmu huh? Padahal cuma menepuk-nepuk air." Tanya Eunha. Yerin mendekati SinB dan memberinya handuk.

"Karena dia dapat merasakan gelombang di dalam air Eunha." Yerin yang menjawab.

Ketiga gadis itu sedikit bersantai sambil mengobrol. Mereka juga sekalian istirahat karena Eunha juga baru saja latihan fight jarak dekat dengan Sowon.

"SinB-yaa.. boleh aku bertanya padamu?"

"Pada SinB saja? Padaku?"

Eunha memutar bola matanya, kenapa Yerin sensitif sekali sekarang ini?

"Siapa saja lah, hanya mau tanya, bagaimana cara membuat pacar eum.. turn on?"

Mata SinB dan Yerin membelalak. Tidak terbayangkan akan mendapat pertanyaan seperti ini dari seorang Jung Eunha.

"Sowon maksudmu?" Yerin mengambil snack dari dalam bungkus dan memakannya. Eunha mengangguk dan terlihat semburat merah di wajahnya.

"Gampang!" SinB tiba-tiba berteriak. Membuat Yerin dan Eunha terkejut. SinB menjumput snack dan memakannya. "Kau pakai saja hotpants dan tanktop. Duduk di dekat Sowon dan tatap lekat matanya. Done, Sowon will turn on."

Yerin mengangguk, "Tapi aku yakin dia akan turn on hanya karena melihatmu ber-aegyo."

"Tapi, apa kau yakin akan melakukannya sekarang, Eunha-ya?" Tanya Yerin tiba-tiba dengan nada ragu.

Eunha pun menunduk, ia juga belum yakin dengan apa yang akan ia lakukan. Ia masih terlalu takut untuk bercinta.

"Jangan terlalu terburu-buru Eunha, jika kau tak yakin." Nasihat Yerin pada Eunha, sementara SinB hanya mengangguk dan fokus dengan snacknya.

"Tapi Yennie, aku hanya merasa kasi-"

"Kau tidak perlu melakukannya Eunha-ya. Apalagi hanya karena kasihan padaku."

"Sowon?!"

[]

Note :

Busur panah Umji adalah busur panah yang sama dengan Hawkeye di Marvel Avengers.

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Fingertip.Where stories live. Discover now