We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Bonnie and Clyde : The Snipper Couple

1.3K 144 100
                                        

DJ Snake ft. Justin Bieber - Let Me Love You.

Yerin berlari terlebih dahulu sebelum Jisoo sempat memberikan briefing sedikit. Setelah Yuju memberitahu lokasi dimana Sowon dan SinB berada, ia langsung memasukkan twin glocknya ke saku pistol yang ia pasang di kedua sisi ikat pinggangnya.

"Haish anak itu.." Jisoo hanya bisa mendengus pelan ketika melihat Yerin yang sudah berlari keluar rumah.

"Okay, karena equation itu sudah ditemukan. Sekarang kita bagi tugas." Ucap Jisoo disela-sela kerepotannya melepaskan kalung Jung Eunbi dari lehernya.

"Lisa dan Jennie kalian bantu Sowon. Sisanya membantuku di laboratorium." Ucap Jisoo. Ia berhasil melepaskan kalung Eunha dan menelisiknya sebentar. Ia tidak habis pikir, kenapa Taehyung sampai seniat ini menyembunyikan 5 tetes cairan sepenting ini.

Ya.

Warna kebiruan dari liontin kalung Eunha adalah cairan equation yang selama ini mereka cari.

"Tapi unnie, bagaimana dengan Sowon?" Tanya Eunha khawatir. Dia tidak bisa meninggalkan kekasihnya itu dalam bahaya.

"Kau disini saja Eunha, percayalah dia akan baik-baik saja."

-

SinB dan Sowon tengah berlindung dibalik jeep mereka saat ini. Menghindari serangan bertubi-tubi dari Eunwoo yang muncul dengan baju zirah super seperti sebelumnya.

Ia hanya sendiri kali ini, tanpa robot-robot yang sangat mengganggu pemandangan itu. Namun ini cukup membuat Kim dan Hwang ini kewalahan.

SinB terluka di bagian lengan kirinya. Sowon sudah merobek sedikit kemeja bagian bawah yang tadi ia pakai untuk menghambat darah SinB semakin banyak terbuang sia-sia.

"Thanks unnie."

Nafas mereka berdua naik turun. Mereka dapat merasakan beberapa serangan dari alat super Eunwoo terus menyerang mereka. SinB semakin berkeringat ketika seperti ini. Ia menatap dalam pada riffle kesayangannya yang sedang ia dekap. Ini sedikit sulit saat Yuju tidak berada di sampingnya. Tidak ada koordinat membuatnya sedikit lama untuk menentukan arah tembak.

Dan lagi, kali ini ia menembak hanya dengan Sowon yang seharusnya memberi ia perintah. Biasanya dia akan menerima perintah dari sang unnie dan menembak target bersamaan dengan Yerin.

Ah iya, Yerin..

SinB kini beralih ke kalung yang ia pakai. Sebuah necklace biasa dengan liontin berbentuk glock dengan warna keemasan. Ini adalah kalung pemberian Jennie untuknya dan Yerin.

Yup, ini adalah kalung couple. Milik Yerin liontinnya ada dua, berbentuk glock sama seperti punya SinB dan yang satu lagi berbentuk riffle dengan warna senada. SinB merubah tatanan liontin itu yang seharusnya adalah riffle sendiri dan dua buah twin glock dalam satu kalung. Namun katanya agar lebih menyatukan ia dan juga Yerin.

Di tengah lamunannya, SinB merasakan Sowon menyenggol bahunya yang berdarah.

"Aww shh sakit unnie! Pabooyaa!" Geram SinB.

"Kau yang pabo! Lihatlah si bangsat itu sudah hampir merusak daerah ini."

Sowon benar, daerah ini sudah mulai hancur karena serangan demi serangan yang diluncurkan Eunwoo. Beruntung mereka saat ini sedang berada di ujung distrik yang masih jauh dari pemukiman.

Mata SinB menyipit ketika ia melihat bayang seseorang dari balik gedung bengkel yang tak terpakai.

Itu adalah Yerin.

"U-unnie itu..." SinB menyenggol Sowon dan mengarahkan dagunya pada arah dimana Yerin berada.

"Bagus. Bantuan datang. Kau bersiaplah untuk menembak. Pasanganmu sudah datang." Ucap Sowon saat ia membuat eyecontact dengan Yerin yang menatapnya dari jauh.

Fingertip.Stories to obsess over. Discover now