PART 4

10.3K 349 24
                                    

Sesampainya di perpus Disa kemudian membuka ponsel nya untuk mengetahui apakah ada pesan masuk atau tidak.

WhatsApp

BACOTERS SQUAD (57)
Chika (2)
Rapli (2)

[ BACOTER SQUAD ]

Chika :  Woi pada dimana?
Chika :  Gue ama Bayu nih, telat lagi
                nih gue
Farhan : sini.. gua ama Disa di perpus
Bayu : ada yg jaga gk ? PAP coba
Disa :

 gua ama Disa di perpus Bayu : ada yg jaga gk ? PAP cobaDisa :

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Disa : aman disini
Chika : Ok otewe..
Rapli : Ga ngajak
Farhan : tadi gua ajak bareng
                gamau sih
Rapli : yeh setan mana gua tau kalo
             mau cabs
Bayu : yaudah Sekarang lubelajar aja
             Dulu yg bener biar pinter..
            Oke?

Read.

• • •

Triingg~~

Bel istirahat kedua pun berbunyi Mereka berduapun mulai memasuki kelasnya dengan terlihat ngos-ngosan.

"Eh kenapa ni?"  Ucap Fika pada Farhan dan Chika.

"Eh Bukannya lu berempat ya?" Tanya Rizal dengan kebingungan.

"Lah iya dua kunyuk tuh kemana?" Tanya Rapli yang juga ikut bingung.

"Hosh.. hosh.. bentar ya.. hosh.. gua.. capee.." Ucap Chika

"Hosh.. Tu anak berdua.. gua gatau lari kemana.. tapi tadi kita ketauan bolos ama guru piket trs di hukum ama anak osis.. trs kita kabur.." Ucap Farhan yang masih mengatur nafas nya.

"Trs lu mencar gitu?"  Fika kembali bertanya pada keduanya.

"Iyalah oon"  Ucap chika

Flashback On~

Mereka berempat bolos diwaktu pelajaran pertama.

"Kesiangan lagi lu?"  Ucap Disa pada Chika.

"Iya.. padahal gue udah masang alarm tapi tetep aja ga bangun, nih liat nih" Ucap Chika sembari menunjukan Alarm yg sudah ia setel.

 padahal gue udah masang alarm tapi tetep aja ga bangun, nih liat nih" Ucap Chika sembari menunjukan Alarm yg sudah ia setel

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Buset kalo itu mah emg lu nya aja yang dasarnya kebo kalo tidur" Ujar Farhan sembari menoyor Chika.

"Jangan kenceng2 bego nanti ketaone" Ucap Bayu

"Ketaone ketaone amad" Ucap Farhan pada Bayu.

Dan mereka berempat pun terdiam sejenak, tiba tiba muncul seorang guru perempuan yang mungkin sedang mencari cari buku dan tidak sengaja mendapati mereka berempat di perpus dan di saat jam pelajaran berlangsung.

"Lagi ngapain kalian disini?" Ucap Bu Tina.

'Duh mampus nih' Ucap Disa dalam hati.
"Eh ibu.. anu bu kita lagi cari buku tadi disuruh" Ucap Chika kepada Bu Tina.

"Loh bukannya kalian pelajaran pa Anton ya skrg?" Tanya bu Tina kepada 4orang itu

"Eh.. iya bu ini makanya kita lagi baca baca bukunya hehe" Ujar Chika yg kemudian mulai mencari dan mengambil salah satu buku dari rak buku.

"Bukannya pa Anton itu ngajar Matematik ya?" Tanya bu Tina lagi
"Iyaa bu" Ucap Bayu dengan ragu.
"Tapi kok yang kalian baca buku Sejarah??" Tanya bu Tina dengan penuh selidik dan curiga.

Kami berempat pun memulai saling pandang pandangan satu sama lain.

"Oh hehe ini anu bu in.." belum sempat Chika berbicara namun bu Tina memotong kalimatnya,
"Kalian semua ikut saya ke ruangan"
Ucap bu Tina dan kami pun menurut.

Kami berempat pun mulai mengikuti langkah bu Tina, dan kamipun tau ini sudah kali keberapa kita akan berhadapan dengan BK.

setelah sampai di depan ruang BK kami pun segera disuruh masuk oleh Bu Tina.

"Ayo cepat kalian masuk" Ucap bu Tina dengan tegas. Sontak kami berempat pun menjawabnya "Baik Bu"

Setelah berhasil memasuki ruang BK itu kami dipersilahkan duduk.
"Kenapa lagi kalian ini?" Tanya pa Irvan kepada kami berempat

"Bolos pelajaran pa mereka di perpus." Adu bu Tina.

"Bener yang dibilang bu Tina??" Tanya pa Irvan lagi.

Entah ingin Pergi kemana bu Tina tiba tiba pergi keluar meninggalkan ruang BK beserta kami dan Pa Irvan.

"Apa bener yang dibilang bu Tina tdi?" Tanya pa Irvan lagi dengan Tegas.

Sekitar 2menitan tak ada yang berani membuka suaranya, dan Bayu lah yang mulai membuka suaranya sembari menatap pa Irvan.

"Itu pa tad..." Belum sempat Bayu berbicara tiba2 kalimatnya itu terpotong.

"Permisi pa" Ucap seseorang dari balik pintu, sontak kami berempat pun menoleh ke arah suara itu.

"Silahkan masuk" Ujar pa Irvan pada orang itu.

Tak lain org itu ialah Rendi dan Akbar.

Yaitu ketua Osis dan seseorang dari divisi keamanan.



◽️ ◾️ ◽️ ◾️ ◽️

Adakah yang pernah ketauan bolos di jam pelajaran? Kalo ada.. kita sama wkwk 🤣

Jangan lupa untuk selalu Vote+Comment 💕

14 MARET 2020

MARRIED WITH SENIORTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang