Aku pun berjalan ke hadapan rumah milik Fika itu.
"Jadi ini rumah Fika" Gumamku.
Aku pun sengaja menunggu Denis kembali keluar.
dan sekitaran 15 menit, Denis keluar yang juga di ikuti Disa dibelakang.
~RENDI POV OFF~
• • •
Ketika Aku dan Denis melangkahkan kaki akan keluar rumah Fika, tiba tiba didepan rumah Fika Disa mendapati Rendi tengah duduk diatas motornya dengan menatap tajam ke arah Disa.
"Eh bang.. ko lu bi.. bi.. bisa ada disini" Ucap Denis terbata bata.
Rendi pun tak menggubris tanya dari Denis dan langsung menarik lengan Disa.
"Eh ma.. ma.. mau ngapain?" Ucap Disa terbata bata ketika Rendi menarik tangannya.
"Naik cepet" Ucap Rendi sembari menyuruh Disa naik ke atas motornya.
"Lu mau ba.."
"Lu gausah ikut campur ini urusan gua sama Disa" Ujar Rendi datar sembari memotong ucapan Denis. Denis pun hanya mengangguk.
Kemudian Rendi pun melajukan motornya meninggali Denis di depan rumah Fika seorang diri.
• • •
Di tengah jalan Disa pun mulai mencoba membuka percakapan meski agak canggung.
"lu mau bawa gue kemana si?" Tanya Disa kepada Rendi.
"Kerumah gua" Jawab Rendi dengan ketus.
"Ngapain si kerumah lu kenapa ga langsung nganter gua pulang aja gitu ke rumah" Ucap Disa kesal.
"Suka suka gua dong, kan gua yang nyetir" Ujar Rendi Datar. Meskipun ia mengatakan itu tanpa ekspresi tetapi ia berhasil membuat siapapun geram akan ucapan nya dan juga wajah tampan nya itu.
'Cih.. kalo bisa milih ya mending gua di jodohin sama Bayu sekalian. Bego bego dah biarin dari pada sama ni ketOs nyebelin' umpat Disa dalam hati.
Tak lama pun mereka berdua sampai di rumah Rendi.
Mereka berdua kemudian turun dari motor. Rendi pun langsung memegang dan menarik tangan Disa untuk masuk ke dalam. Tapi belum sempat ia membawanya masuk Disa dengan cepat menarik paksa tangannya yang di pegang Rendi.
"Apa hak lo megang megang tangan gue?" Ucap Disa sembari memberi tatapan tajam pada Rendi.
Rendi pun tak menghiraukan dan langsung berjalan mendahului Disa.
'Gitu tu manusia ga ada Akhlak' umpat Disa dalam hati, dan kemudian ia kembali mengikuti langkah nya Rendi untuk masuk ke dalam.
"Assalamualaikum mah" Ucap Rendi kepada mama nya.
"Waalaikumsalam" Jawab mama nya.
"Eh ada nak Disa" Ucap tante Kirana sembari berjalan ke arah ku lalu memeluk ku.
"Iya tante." Ucap Disa dengan sopan.
"Nak Disa kemana aja semalam? Tante khawatir" Tanya tante Kirana sesudah melepaskan pelukan nya.
"Jawab coba jangan diem aja" Ucap Rendi yang masih dengan raut wajah datarnya. Dan sepertinya pun mau bagaimana pun kondisinya ia akan terlihat datar datar saja.
Disa pun melirik dengan malas kearah Rendi.
"Abisnya dia ngeselin tante, yaudah Disa pulang sendiri aja akhirnya" Adu Disa kepada tante Kirana.
"Ngeselin gimana coba gua?" Tanya Rendi yang mulai memajukan badannya sedikit sembari menatap dengan tatapan dingin ke arah Disa.
"Ya lo nyebelin" Ucap Disa kesal.
"Lu marah ama gua gara gara gu...."
Disa dengan cepat membekap mulut Rendi agar tak melanjutkan perkataannya itu dengan sembari memelototinya.
"Gara gara lu tuh gua di omelin ama mama" Ucap Rendi sesudah Disa melepaskan Bekapannya.
"Lah siapa suruh ngeselin."
"Ken..."
"Udah Rendi.. orang baru sampe ko udah di ajak ribut aja" Ucap Tante Kirana kepada Rendi. Dan Rendi pun hanya mendengus kesal sembari melangkahkan kaki menuju anak tangga.
◽️ ◾️ ◽️ ◾️ ◽️
Mon maap ya gaes kalo alur ceritanya rada gajelas/kurang nyambung wkwk😅
Jangan lupa Voment gaes💕✌🏼
Happy Reading😘
30 MARET 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
MARRIED WITH SENIOR
Tienerfictie‼️ PLEASE DON'T BE SILENT READERS‼️ 💠 REVISIONS WILL BE MADE WHEN THE STORY IS COMPLETE. *** Disa Sabiya dan Denis Satriya.. Sepasang saudara kembar yang bisa saling melengkapi satu sama lain. Mereka mempunyai beberapa orang sahabat yang begitu m...
