PART 38

6.3K 299 12
                                        

Hii.. aku update lebih cepat nihh dari biasanyaa.. ada yang senang? Ada yang senang? Senang dongg hehe..
-
jangan lupa memberi bintang sebelum membaca yaa teman teman🤗🧡
Enjooyy!!


Keesokan hari nya Disa dan Denis harus memasuki sekolah nya, jadi ia bangun pagi dan bersiap seperti biasa untuk berangkat pergi ke sekolah.

Denis dan Disa pagi ini tidak sarapan bersama bunda dan papa nya, di karnakan orang tua nya sudah pergi dari tadi subuh, mereka pergi dua hari untuk mendatangi meeting yang tidak bisa ditinggal di Surabaya, dan hal ini sudah sangat biasa untuk Disa dan Denis pastinya.

Disa dan Denis sedang berada di meja makan sekarang, namun hanya Denis saja yang memulai sarapannya, tidak dengan Disa.

"Kenapa?" Tanya Denis. Disa pun hanya menggelengkan kepala nya sembari tersenyum tipis.

Denis pun mengernyitkan alis nya. Kemudian mencoba menaruh pundak tangan nya ke dahi Disa untuk mengecek suhu tubuhnya. Namun Denis tidak merasakan panas, dan suhu tubuh Disa normal normal saja.

"Sakit?" Tanya Denis cemas.

"Engga" jawab Disa.

"Terus kenapa?" Tanya nya Lagi.

"Kenapa apanya?"

"Kenapa gak makan?"

"Gak nafsu"

"Makan.. atau.."

BUGH!

Disa mendamprat muka nya Denis menggunakan tas sekolah nya. Dan Denis pun meringis kesakitan memegangi pipi nya yang mulai terlihat merah.

"Ancaman lo gaada yang lain?" Ucap Disa dan kemudian pergi ke teras rumah.

Memang seperti ini, Jika Disa tidak sarapan pasti Denis akan sewot dan mengancam Disa dengan ancaman. 'Kalo lo ga sarapan gue bakal cabut dan biarin lo jalan sendirian ke sekolah.' Dan Disa pun sudah beberapa kali merasakan ancaman yang diberi Denis itu.

"Buset, kesetanan ni orang" ucap Denis sembari meringis memegangi pipi nya yang masih terasa panas itu dan kemudian melanjutkan sarapan roti nya.

Sekitaran 5 menitan Denis selesai sarapan, Denis pun keluar rumah untuk menghampiri Disa.

"lu kenapa megangin perut gitu?" Tanya Denis, Disa pun tidak menjawab pertanyaan dari saudara kembarnya itu dan ia malahan memberikan tatapan sinis nan tajam seperti singa yang siap menerkam mangsanya.

"Kenapa?" Tanya Denis sekali lagi.

"Berisik, cepetan deh siapin motor nya gausah banyak tanya" Ucap Disa yang kemudian berdiri dari duduk nya sembari masih memegangi perutnya..

"Oh PMS." Ucap Denis dengan santai.

Yaa, jika Denis melihat Disa seperti ini. Bisa Denis pastikan bahwa Kaka nya ini sedang mempunyai tamu bulanan yang setiap bulan nya bisa membuat Denis kesal sepanjang hari.

Tanpa banyak cakap lagi, Denis pun langsung menyiapkan motor yang ingin dipakai ke sekolah.

Hari ini Denis memilih menggunakan motor Vespa dari pada Motor Ninja'nya. Khusus jika Disa sedang datang bulan. Agar Disa nyaman, Karna kalau memaksakan naik motor ninja Disa tak henti hentinya mencibir Denis.

Mereka berdua pun segera bergegas untuk berangkat sekolah dengan Denis yang mulai mengendarai motor Vespa hijau army kesayangan nya itu.

Motor Vespa kesayangan, yang ditunggai oleh Disa dan Denis itupun mulai membelah jalan pada pagi hari.

Suasana pagi ini masih sangat sejuk, dikarnakan belum banyak motor dan mobil yang menghiasi jalan pada pagi ini. mungkin ada beberapa, namun tidak sampai memenuhi jalan seperti siang hari.

Sekitaran 10 menitan Mereka berdua pun sampai disekolah nya, sangat tepat waktu dikarenakan ketika mereka sampai, bel sekolah pun berbunyi.

Triingg..

Disa dan Denis pun serta para siswa siswi yang lain pun mulai memasuki kelas masing masing tatkala bel berbunyi.

Disa masuk kedalam kelas dengan masih memegangi perut nya terasa sakit dan kemudian duduk seperti biasa di sebelah Fika.

"Lu kenapa Sa?" Tanya Fika yang sedari tadi melihat Disa memasuki kelas dengan wajah yang sangat suntuk.

"Biasa Fik" Jawab Disa seadanya dan Fika pun hanya ber'oh'ria menjawab nya.

"Woi ini guru nya kaga masuk?" Tanya Farhan kepada seisi kelas, karna sudah sekitaran 3 menit Bel berbunyi dan gurupum belum ada yang masuk ke dalam kelas.

"Kayanya Free Class nih" Ucap Rizal.

"Yee.. itu sih mau lo" Celetuk salah satu murid perempuan di kelas kepada Rizal.

"Yee.. lo juga mau kan kalo free class" Saut Rizal lagi dengan sewot. Dan sudah sekitar hampir 6 menit benar benar tidak ada guru yang masuk ke dalam kelas.

"Ah tau gitu mending gua mampir kantin dulu" ucap Farhan sembari berdecak dan kemudian berdiri bergegas keluar kelas.

"Mau kemana?" Tany Chika.

"Kantin.. kuy lah.." Ajak Farhan kepada Chika dan yang lain.

Chika pun berdiri dengan Farhan yang tinggal satu langkah lagi keluar kelas.. dan ketika melangkahkan kaki lagi Untuk keluar kelas Farhan pun langsung di hadapkan oleh guru yang seperti nya ingin masuk ke dalam kelas.

"Mau kemana kamu?"

◽️ ◾️ ◽️ ◾️ ◽️

Siapa nih yang kalo lagi pms suka mendadak jadi galak bangett?
ibarat nya senggol bacok HAHAHA...
🤣🤣🤣

Jangan lupa tinggalkan jejak sehabis membaca

⚠️ INGET ⚠️
Don't be a silent readers ‼️

🎀 HAPPY READING 🎀

21 Mei 2020

MARRIED WITH SENIORTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang