Unit Investigasi GMM adalah sebuah unit investigasi ternama dalam negeri. Unit ini sudah terkenal akan pencapaiannya mengungkap kasus berat.
Cerita berawal dari New thitiphoom dan Gun atthaphan yang memulai hari pertama mereka kerja di unit ini. Di...
Siangnya, tim Tay berkumpul di ruangan mereka, minus Gunsmile karena hari ini adalah hari liburnya. Mereka berkumpul untuk membahas lebih lanjut informasi mengenai korban pagi yg ditemukan pagi ini.
Tay bicara untuk memulai diskusi mereka. "So, where are we?"
"Gue sama bang Thanat udah nanyain semua orang yg ada di memo, dan ada dua orang yg ga punya alibi." jawab Puimek.
Lee pun menambahkan informasi yg dia dan Puim dapatkan pada Tay. "Temen satu bimbingan Tian, namanya Arum. Dia bilang terakhir ketemu pas bimbingan bareng, dan itu sore. Beberapa jam sebelum Tian meninggal."
"Satunya lagi, dosen bimbingan Tian. Laki-laki, namanya Kevin, 26 tahun. Awalnya gue mikir ga mungkin orang kaya dia jadi tersangka, tapi pas denger cerita dari Arum, gue pikir bisa jadi motif" tambah Puimek.
"Biar gue tebak, pasti karena mereka ada hubungan sesuatu kan?" tebak Tay.
"Betul! Arum bilang kalo dia sempet curiga Tian sama Kevin terlibat suatu hubungan. Padahal Kevin udah punya tunangan. Arum juga pernah pergokin mereka keluar dari bioskop bareng." jawab Lee.
Tidak lama kemudian muncul Mike berjalan masuk ke dalam ruangan. "Gue udah dapet info dari Singto, katanya di handphone Tian banyak pesan whatsapp juga panggilan keluar ke nomor Kevin."
"Sayangnya kita ga nemuin satu sidik jari pun dari orang lain selain Tian di barang-barang nya." tambahnya lagi
"Jadi sekarang kita harus cari senjata pembunuhannya.. inget kan tadi Toptap bilang kepalanya dipukul sama benda tumpul?" ucap Tay.
"Kayanya gue tau deh bang. Gue liat sesuatu yg ganjil di atas meja nakas dekat sofa yg ada di ruang depan. Kaya ada bekas benda berbentuk lingkaran yg ga berdebu gitu."
"Seperti ada barang yg di letakin lama disitu. Tapi pas kita dateng udah ga ada barang apapun di atas nakas itu." Lee coba memberitahu opininya pada tim.
Tay tersenyum menyeringai. "Kebiasaan pelaku yg ga terlatih adalah; ngebawa senjata pembunuhan kemana dia pergi. Oke, bawa Arum sama Kevin ke ruang interogasi sekarang."
Puimek lu sama Mike interogasi Arum. Gue sama Thanat akan interogasi Kevin. Kabarin gue kalo mereka udah dateng, gue mau laporan dulu ke Off."
*
Setelah kembali dari ruangan Off, Tay melihat New berjalan keluar dari ruangannya. Tiba-tiba muncul ide untuk menahan New agar mau bicara dengannya.
Tay menyelinap masuk ke ruangan New dan melihat sekitarnya, beruntung tidak ada orang lain di ruangan itu. Ketika melihat New yg sudah berada di depan pintu, Tay segera menarik lengan New.
Tay pun menutup pintu ruangan lalu mendorong New ke dinding. Kedua tangannya disandarkan pada dinding memerangkap New di tengah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.