"A-apa?"
"Tidak jadi. Ayo kembali saja."
"Kau ini memang orang aneh!"
"Apa menurutmu berkata jujur itu aneh?"
.
.
.
Two Side
by varasunshine
.
.
.
chapter twenty three
annoying situation
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini diawali oleh sarapan bersama di ruang makan yang sengaja sekolah siapkan. Sekolah sudah mengaturnya, tempat ini hanya diisi oleh murid dan guru pembimbing yang saat ini tampak menikmati sarapannya dengan tenang.
Mengenai tempat duduk dan meja makan,sekolah memberikan kebebasan. Dikarenakan satu meja hanya dapat diisi oleh tiga orang, mereka tidak harus selalu bersama kelompoknya masing-masing. Lagipula, kalau dipikir-pikir kembali sekolah tidak memberikan banyak waktu untuk merasa bebas.
Begitu sarapan selesai, Chenle menghela napas lega. Ia mengawali harinya yang tidak cukup baik karena harus selalu bersikap ramah meskipun mejanya diisi oleh orang-orang yang banyak bicara seperti Daehwi dan Jeongin.
Sebenarnya ini harus dikatakan sudah biasa karena di manapun ia bertemu Daehwi, lelaki itu pasti akan banyak bicara. Bahkan jika dibandingkan Jeongin, Daehwi rasanya lebih cerewet.
Belum lagi kepalanya terasa pusing saat ini. Sebenarnya memang sejak kemarin malam kepalanya sudah pusing. Awalnya ia kira itu hanya pembawaan lelah, tetapi nyatanya ketika matahari terbit ia masih merasakan kepalanya pusing.
Saat ini, mereka telah sampai pada destinasi utama. Tempat di mana mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan makhluk laut.
Hal ini membuat murid merasa antusias di tengah teriknya cahaya matahari karena mereka tidak perlu menahan panas di tempat yang tertutup.
Benar, tempat yang saat ini tengah mereka kunjungi merupakan tempat tertutup. Di mana ada tempat khusus yang sengaja dibuat untuk berinteraksi langsung dengan beberapa makluk laut.
Selain itu juga, tempat ini memiliki serangkaian jalan dikelilingi kaca besar yang akan menampilan langsung bagaimana hewan laut itu dalam air. Jika diibaratkan, mereka tengah dikelilingi hewan-hewan itu.
"Wah-wah! Lihat ikan itu lucu sekali, warnanya indah! Ah, mereka berenang dengan cepat. Chenle, ayo lihat ke sini!" Jeongin dengan kebiasaan hebohnya mulai menyeretnya untuk hal yang tidak terlalu penting.
Chenle ingin protes, kepalanya yang sedang pusing kini malah terasa semakin pusing karena mereka berlari. Belum lagi, tubuhnya juga terasa kurang enak sekarang.
"Kau tahu ikan itu namanya apa? Bentuknya segitiga, tetapi itu seperti sayap. Aku lupa namanya, kalau tidak salah sari, ah bukan! Kari? Tetapi itu makanan—eh? Tunggu-tunggu! Kau sakit? Wajahmu pucat!"
"Kepalaku sebenarnya agak pusing. Tetapi tidak apa-apa, mungkin seiring berjalannya waktu akan hilang."
"Heh?! Mana bisa begitu! Ayo ke guru pembimbing, kau harus ambil waktu untuk beristirahat."
KAMU SEDANG MEMBACA
two side | chensung
Fanficchenle and jisung. different person but have a same situation. warn-! slow groove, some sensitive and triggering content as background and plot such as: bullying, toxic parents, violence, suicide thought and attempting to do it. ────────────────────...
