32 - Let Your Mind Tell The Answer

3.5K 495 101
                                        

.
.
.

Two Side

by varasunshine

.
.
.
.

chapter thirty two

let your mind tell the answer

.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Heh,"

Hyunjin yang hendak berbicara lagi seketika terkejut begitu mendengar suara tangis kekasihnya. Daritadi ia sudah lega tidak mendengar tangis dan teriakan adiknya Renjun, tetapi kenapa sekarang malah Jeongin yang mengikutinya.

"Sebenarnya apa yang sedang kalian bicarakan? Kenapa kekasihku ikut menangis juga?"

Tadi pagi, sebelum ini Hyunjin sempat melihat raut wajah Jeongin berubah menjadi masam selepas pembicaraannya dengan Jisung selesai. Terkadang, lelaki itu juga terdiam sembari mengetuk-ngetuk benda di hadapannya dengan raut yang berubah sedih.

Apa tangisan sekarang ada hubungannya dengan itu?

"Mereka sepertinya tengah membicarakan masalah sendiri."

Hyunjin dibuat semakin tidak mengerti. Memangnya sebelum ini mereka sempat memiliki masalah? Melihat perilaku yang dari kemarin Jeongin tunjukkan pada Chenle rasanya malah tidak mungkin. Hyunjin menaikkan sebelah tangan membentuk gestur tidak ingin membahasnya lagi. Sudah cukup ikut pusing. Nanti saja setelah selesai, ia akan meminta Jeongin menjelaskan.

"Si Jeno berisik. Dia terus menanyakanmu."

"Bilang saja aku menginap di tempatmu."

"Bukan mengenai itu. Katanya ia telah melakukan kesalahan yang mengharuskan kau menghubungi Ibumu lagi sekarang."

Jisung mengernyit, "Maksudmu?"

"Kau ingat tadi pagi beralasan apa?"

"Aku tidak beralasan. Aku berkata jujur jika aku menginap di rumah teman."

Hyunjin berdecak, "Iya, apapun jujur dan dustamu yang berbeda tipis. Jika kau mengatakan itu pada Ibumu, Jeno justru berkata sebaliknya. Alias Ibumu menyimpan dua jawaban berbeda."

Orang frustrasi itu ... Tetapi ini salahnya juga karena tidak memberitahu apa-apa selain langsung pergi kemarin malam.

Jisung menghela napas, "Aku akan menghubunginya."

"Tunggu dulu, kau yakin
mereka baik-baik saja?"

"Seharusnya begitu. Mungkin kekasihmu hanya terbawa suasana saja."

Melihat Jisung yang menjauh untuk menghubungi ibunya. Hyunjin melirik ruangan sebelah kembali. Tangisan Jeongin sudah mulai mereda. Mengetahui itu, Hyunjin merasa lega sekarang. Apapun yang tengah terjadi di dalam sana, sepertinya keadaan telah membaik.

Hyunjin membuka ponselnya kembali, saat melihat notifikasi pesan, sebuah balasan baru membuatnya sedikit terkejut.

kun baru
¦ apa? aku baru saja menyalakan data

"Gawat, apa aku menulis sesuatu yang buruk?" monolognya.

Sebelum ini, selepas pembicaraannya kemarin malam dengan Jisung selesai, Jisung sempat memintanya untuk tidak memberitahu Renjun terlebih dahulu perihal Chenle. Sambil mengerutkan dahi, jelas saja Hyunjin menolak.

two side | chensungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang