--ALFIRA 14--

1.8K 111 2
                                        

Tuhan bukan mengambil, tapi menukar. Menukar segala sesuatu yang membingungkan menjadi sesuatu yang lebih jelas.

~ Alfiano Praga Alfarel ~

--ALFIRA--

Pukul 06.00...

Seorang gadis cantik sedang menatap pantulan dirinya di cermin yang ada di depannya dengan wajah cerianya.

" Ini nanti pitanya gue pake disekolah aja deh." Ucap Fira sambil memegang pita birunya.
Yap! Gadis cantik itu adalah Fira.

" Fira! Ada yang nyariin!" Teriak Sari dari bawah tangga.

" Iya Ma!" Balas Fira sambil mengambil tas nya dan keluar dari dalam kamar.

" Siapa yang nyariin gue sepagi ini?" Batin Fira bertanya-tanya.

Sesampainya di ruang tamu...

" Nah, itu dia anaknya." Ucap Sari sambil menoleh ke arah Fira.

" Alfi..." Gumam Fira saat turun dari tangga.

" Ngapain Alfi kesini? Perasaan gue ada janji sama dia..." Batin Fira bingung.

" Ra, ayo cepetan. Temen kamu udah nungguin lho!" Ucap Sari menyadarkan Fira dari lamunannya.

" Ah, i-iya Ma." Balas Fira sambil merapikan rambutnya karena sedikit gugup.

" Kita pamit dulu ya Tante..." Ucap Alfi sambil mencium telapak tangan Sari. Dan disusul oleh Fira.

" Hati-hati ya..." Ucap Sari.

" Dan Ra, nanti jangan lupa istirahat kalo udah capek. Jangan kecapekan nanti kamu sakit." Lanjut Sari.

" Iya Ma..." Balas Fira.

Setelah itu mereka pun keluar dari dalam rumah Fira dan langsung menuju ke sekolah.

--ALFIRA--

Sesampainya di sekolah...

" Ayo turun!" Ucap Alfi sambil mematikan mesin motornya.

" Iya iya..." Balas Fira lalu segera turun dari motor Alfi.

" Ayo!" Ajak Alfi sambil menggandeng tangan Fira.

" Eh, bentar-bentar! Loh kan belum jawab pertanyaan gue!?! Kenapa loh nganterin gue ke sekolah!?!" Seru Fira sambil menahan tangan Alfi.

" Apa salahnya? Gue cuma lagi pingin nganterin loh ke sekolah. Toh, Mama loh juga nggak keberatan kan?" Balas Alfi dengan senyum menyebalkannya.

Fira hanya menatap Alfi sinis karena bukan itu jawaban yang dia mau. Sedangkan Alfi, dia justru berusaha menahan tawanya melihat wajah kesal Fira.

" Udah ayo buruan!" Ajak Alfi sambil menggandeng tangan Fira lagi.

" Bentar! Tunggu bentar!" Cegah Fira sambil melepaskan tangannya dari Alfi.

" Apalagi?!?" Cetus Alfi.

" Bentar, gue belum pake pita. Kalau pakenya nanti malah lupa." Balas Fira sambil mencoba mengikat pita biru ke rambutnya.

" Bisa nggak?" Tanya Alfi.

" Bisa. Ish! Jangan ngajak ngomong dulu Alfi!?! Gue malah kesusahan nanti!?!" Jawab Fira ketus. Yang justru membuat Alfi tak kuasa menahan senyumannya.

ALFIRA (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang