--ALFIRA 30--

1.6K 100 7
                                        

Aku selalu sabar, dalam hal pengertian...

~ Syafira Amalia ~

--ALFIRA--

Saat ini Alfi dan Fira sedang berhenti di pinggir jalan karena tadi Fira ingin muntah.

" Gimana? Masih mual?" Tanya Alfi.

" Udah nggak kok, cuma pusing aja dikit." Jawab Fira sambil menyeka keringat di dahinya.

" Ayo pulang." Lanjut Fira sambil memakai helm nya lagi.

Alfi hanya menganggukkan kepalanya dan segera menyalakan mesin motornya.

" Gue harus akhiri ini semua secepatnya. Sebelum apa yang gue takuti, bener-bener terjadi..." Batin Alfi.

" Al! Ayo jalan!" Seru Fira mengagetkan Alfi.

Alfi spontan langsung menganggukkan kepalanya dan segera menjalankan motornya membelah jalanan kota.

--ALFIRA--

" Al, kenapa berhenti?" Tanya Fira bingung saat Alfi membawanya ke sebuah parkiran motor yang kosong.

Masalahnya adalah, kepalanya saat ini rasanya semakin dan semakin berat.

Alfi tidak menjawab dan langsung menyuruh Fira turun dari motornya.

" Kita mau ngapain Al?" Tanya Fira bingung.

" Gue cuma mau bilang sesuatu sama loh, mendingan loh jauh-jauh dari gue." Jawab Alfi to the point.

" Ma-maksud loh a-apa? Gu-gue udah bilang berkali-kali kan ke lo-loh kalo gue nggak kerjasama sama pelakunya..." Tanya Fira.

" Masih nggak paham juga hah?!?" Cetus Alfi.

Fira sempat terkejut karena Alfi tiba-tiba menaikkan intonasi suaranya.

" Gue bilang, gue nggak mau loh deket-deket sama gue lagi! Dan stop untuk terus bilang kalo loh nggak kerjasama sama pelakunya! Karena itu udah nggak berpengaruh lagi sama gue!?!" Lanjut Alfi.

" Tapi ke-kenapa Al?" Tanya Fira bingung.

" Ck, nggak ngerti-ngerti juga ya loh!?!" Seru Alfi.

" Udahlah! Yang penting gue udah ngasih tau loh soal itu!" Lanjut Alfi sambil membelakangi Fira.

Fira tidak bisa menahan air matanya lagi. Dan perlahan-lahan Fira menyentuh tangan Alfi.

" Al." Panggil Fira sambil menggenggam tangan Alfi.

Alfi hanya diam tidak menyahuti panggilan Fira.

" Loh mau tau sesuatu nggak Al?" Ucap Fira sambil mengeratkan genggamannya di tangan Alfi.

" Selama ini gu-gue suka sama loh. Gu-gue nggak tau kenapa, ta-tapi gue bener-bener suka sama loh Al." Ucap Fira sambil menundukkan kepalanya.

Semua beban yang ada di kepalanya saat ini benar-benar sangat berat.

Alfi hanya diam membelakangi Fira sambil menenangkan dirinya. Dan perlahan, Alfi melepaskan tangan Fira dari tangannya.

ALFIRA (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang