--ALFIRA 48--

1.4K 98 2
                                        

Di depanmu aku malu memandangmu. Tapi dihadapan Tuhan, aku terang-terangan memintamu...

~ Alfira ~

--ALFIRA--

Saat ini Fira sudah kembali duduk di atas brankar nya setelah tadi berdebat panjang dengan Alfi. Dan sekarang dia ditemani oleh Siska.

" Fir, maaf ya gue baru bisa jenguk loh sekarang..." Ucap Siska tak enak hati.

" Iya gapapa Sis..." Balas Fira.

" Gimana kondisi loh? Udah baikan?" Tanya Siska.

" Emmm, Sis." Panggil Fira.

" Iya? Kenapa Fir?" Tanya Siska.

" Loh mau nggak ajarin gue jalan?" Pinta Fira harap-harap.

" Ajarin loh jalan? Memangnya loh masih nggak bisa jalan?" Tanya Siska.

" Dokter bilang gue nggak boleh jalan dulu selama 1 bulan. Kaki gue juga masih sakit kalo digerakin." Jawab Fira.

" Yaudah kalo gitu loh ikutin saran dok..."

" Tapi gue mau bisa jalan sebelum hari ulang tahun gue Sis..." Potong Fira cepat.

" Ulang tahun gue kali ini spesial banget bagi gue... Tahun ini ulang tahun pertama gue bareng sama Papa. Gue mau bisa jalan lagi kayak dulu..." Lanjut Fira dengan tatapan sendu nya.

Siska merasa kasihan melihat Fira yang memohon padanya seperti ini. Dia paham apa yang Fira rasakan saat ini itu hal yang wajar, tapi Siska tidak bisa membantu banyak soal itu.

" Loh mau bantuin gue kan? Please..." Mohon Fira.

" Pasti dong! Loh kan sahabat gue. Gue pasti bantuin loh kapan pun loh mau..." Balas Siska dengan senyumannya.

" Thanks Sis..." Ucap Fira senang dan langsung memeluk Siska.

" Iya sama-sama." Balas Siska sambil mengusap punggung Fira. Ikut senang karena akhirnya Fira bisa tersenyum lagi.

--ALFIRA--

" Al." Panggil Aldo sambil menyantap mie ayam gerobak yang ada di dekat rumah sakit.

" Apaan?" Tanya Alfi malas.

" Loh nggak ikut makan? Ini enak loh Al mie ayam nya." Tawar Aldo.

" Udah mendingan sekarang loh habisin itu mie ayam sama sekalian mangkoknya." Balas Alfi.

" Lagipula ngapain juga loh ngajak gue kesini, kan masih ada kantin rumah sakit. Toh disana juga makannya enak-enak..." Lanjut Alfi masih kesal.

Memang tadi setelah mengantarkan Fira kembali ke ruangan rawat inap nya, Aldo tiba-tiba datang dan merengek kelaparan.

Dan setelah itu dia malah mengajak Alfi dengan alasan akan makan bersama di kantin rumah sakit.

Tapi sekarang? Aldo malah mengajak Alfi makan di mie ayam gerobak yang ada di luar rumah sakit.

" Ayolah Do, cepetan dikit makanya..." Cetus Alfi.

" Sabar Al, ini gue lagi makan. Bukan lagi lomba lari!?! Ya kali cepet-cepet makannya..." Balas Aldo.

" Gue juga gamau mati cuma gara-gara keselek makan mie ayam..." Lanjut Aldo lalu kembali memakan mie ayam nya dengan tenang.

ALFIRA (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang