Kisahnya singkat, namun melekat.
~ Alfira ~
--ALFIRA--
Saat ini Alfi dan Fira sedang berada di dalam mobil milik Naufan yang tadi Alfi pinjam.
Diantara mereka berdua tidak ada yang memulai pembicaraan. Keduanya sama-sama diam. Alfi yang sibuk memperhatikan jalan, dan Fira yang memalingkan wajahnya ke arah jendela. Dia sudah lelah berteriak protes kepada Alfi yang tidak mendengarkannya sama sekali.
" Di rumah loh ada siapa?" Tanya Alfi akhirnya membuka suara.
" Kenapa loh bawa gue pulang?!? Loh nggak tau apa kalo ini itu udah masuk H-2 acara sekolah?!? Loh itu udah buat pekerjaan gue berantakan tau nggak!?! Bisa nggak sih sekali aja jangan berbuat sesuka loh!?! Gue muak!?!" Bukannya menjawab pertanyaan Alfi, Fira malah mulai mengoceh kembali dan tepat di telinga Alfi.
Karena tidak kuat mendengar ocehan gadis disampingnya itu, Alfi langsung meminggirkan mobilnya dan menatap Fira tajam.
" Loh bisa diem nggak sih hah?!?" Cetus Alfi.
" Gimana gue bisa diem coba?!? Loh sendiri dengan gampangnya nyeret gue kayak tadi! Sedangkan gue nantinya harus berhadapan sama Bu. Rosa! Loh nggak akan ngerti apa yang gue alami!" Oceh Fira lagi.
" Ya Tuhan kenapa cewek ini banyak omong?!? Bahkan waktu dia sakit aja ocehannya bukannya makin berkurang malah makin bertambah?!? Kuatkan kesabaran hambamu ini Ya Tuhan..." Batin Alfi frustasi.
" Terserah!" Seru Alfi kembali fokus mengemudi.
Hening. Suasana kembali hening. Alfi sudah muak jika harus berada lebih lama lagi dengan gadis itu.
" Al, jangan bawa gue pulang ke rumah." Ucap Fira tiba-tiba.
Alfi sontak menoleh ke arah Fira dan mengangkat satu alisnya bingung.
" Kenapa emangnya?" Tanya Alfi.
" Dirumah gue nggak ada siapa-siapa. Sama aja gue juga bakalan kesepian." Jawab Fira. Kali ini nadanya sangat lemah.
" Loh telat! Kita udah sampai!" Sahut Alfi sambil membuka sabuk pengamannya dan keluar dari dalam mobil.
Fira hanya menatap lesu rumahnya yang sepi karena Mama nya saat ini sedang di luar kota untuk beberapa hari.
" Yaudah deh, makasih ya udah mau nganterin gue pulang." Ucap Fira kepada Alfi yang sedang melihat jam tangannya.
" Masih 1 jam lagi kok, jadi gue temenin." Sahut Alfi tiba-tiba.
" Maksudnya?" Tanya Fira bingung.
" Gue ada janji sama Naufan mau nemenin dia beli perlengkapan bayi di mall, dan masih 1 jam lagi. Jadi gue bisa nemenin loh disini 1 jam." Jawab Alfi.
" Bilang aja loh nggak mau kena hukuman kalo ke sekolah sekarang." Seru Fira.
" Terserah!" Balas Alfi.
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam rumah Fira tanpa menutup pintu rumah.
" Gue ganti baju bentar." Sahut Fira lalu beranjak pergi ke kamarnya.
Sedangkan Alfi memilih untuk duduk di sofa yang ada di ruang tamu sambil bermain Hp.
10 menit kemudian...
" Al, loh laper nggak?" Tanya Fira yang baru saja selesai mengganti pakaiannya.
" Laper sih, tapi okelah bisa gue tahan." Jawab Alfi tanpa memalingkan tatapannya dari Hp.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALFIRA (COMPLETED)
Fiksi Remaja(Sequel DEVANO) Masih ingat dengan Vano dan Deva? Yap! Ini adalah kisah tentang anaknya. ~ Alfiano Praga Alfarel ~ Cowok berpostur tubuh atletis itu mewarisi ketampanan dan kepintaran dari kedua orang tuanya. Selain itu, cowok yang akrab disapa Alf...
