LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 07 — Created by Imah224
▪︎▪︎▪︎
Bara akhirnya pulih kembali setelah tiga hari ia terbaring sakit. Itu pun setelah Starla memanggil dokter untuk memeriksa Bara.
Tiga hari ini Ibunya telaten merawatnya dan juga Starla yang setiap hari menemaninya setelah pulang sekolah. Ditambah lagi dengan Nina yang selalu menyemangati Kakak kesayangannya.
"Udah baikan, Bar?" tanya sang Mama saat Bara izin keluar rumah di Minggu pagi, sambil sibuk menyiram tanaman yang ada di pekarangan rumahnya.
"Iya, Ma. Udah mendingan," jawab Bara. Wajah Bara lebih cerah dari sebelumnya, meski masih agak pucat.
"Kamu mau kemana, Bar? Kenapa gak istirahat aja, sih? Dokter bilang kan kamu gak boleh kecapean. Biar besok kamu bisa sekolah lagi," ucap Hani menyarankan.
"Mau ke rumah Keano, Ma. Bentar aja kok. Bara cuman mau minjem buku Keano aja. Pasti Bara banyak banget ketinggalan pelajaran." Meskipun terkadang Bara cuek dengan sekolahnya, namun ia tak sepenuhnya melepas tanggung jawabnya sebagai pelajar. Mungkin hal itulah yang membuatnya tak pernah absen mengisi daftar nama siswa berprestasi di sekolah.
"Kenapa gak minjem sama Starla aja, Bar. Dia pasti mau bantuin kamu," kata Hani, ia berhenti dari aktivitasnya karena seluruh tanaman itu telah disiramnya.
Bara mendekati Mamanya. Ia menatap wajah wanita yang sangat disayanginya itu. "Ma, Bara udah sering nyusahin Starla. Bara gak enak kalau minta bantuan dia terus. Pas Bara sakit dia tiap hari kesini. Nganterin makanan sama ngerawat Bara. Dia juga yang panggil dokter, bayarin biaya nebus obat. Bara berhutang banyak sama Starla."
Hani menyentuh wajah Bara. Panasnya sudah turun. Ia tersenyum seraya mengusap kepala Bara. "Mama ngerti, Bar. Starla emang baik banget sama kita. Dia udah sering banget bantuin kita. Mama mau minta sesuatu sama kamu, Bar."
"Apa, Ma?" tanya Bara pelan.
"Jangan pernah kamu mengecewakan Starla, ya?"
"Iya, Ma. Bara janji." Bara tersenyum, lalu memeluk Mamanya, "Bara gak akan pernah bikin Starla kecewa, Ma. Bara akan selalu buat dia bahagia."
"Semoga kamu berjodoh dengannya, Bar." Hani melepaskan pelukan sang anak, "ya udah, kamu berangkat sana. Hati-hati di jalan ya. Kalau udah beres langsung pulang, jangan kemana-mana lagi," pesan Hani.
"Iya Mamaku sayang. Assalamualaikum." Bara mencium tangan Mamanya.
"Wa'alaikumussalam."
***
Starla sedang berada di ruang keluarga bersama kedua orang tuanya. Meski ini akhir pekan, kedua orang tuanya masih saja sibuk dengan pekerjaannya. Papanya sibuk berhadapan dengan laptop. Mamanya masih asyik dengan handphone di tangan. Ia merasa seolah sendiri kalau keadaannya seperti ini.
Cukup lama ia diam membiarkan kedua orang tuanya. Akhirnya ia bosan juga. Ia pun bangkit dari tempat duduknya.
"Mau kemana, La?" tegur Thea, Mama Starla.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Teen Fiction#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
