LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 28 — Created by Imah224
▪▪▪
Sore hari yang cerah. Keano sedang duduk di kursi sebuah taman. Ia menunggu seseorang.
Keano sudah janjian dengan Sadena di sekolah tadi. Hari ini adalah hari dimana Sadena akan memberikan jawaban untuk Keano. Waktu terasa berjalan begitu lama untuk Keano. Berkali-kali ia melihat jam tangannya. Jam 17.15, padahal ia janjian dengan Sadena jam 17.00.
Keano gelisah karena Sadena yang ditunggunya tak kunjung datang. Ia berdiri dan mondar-mandir. Tetapi kemudian ia duduk kembali dan membuka ponselnya. Keano begitu asyik dengan ponselnya dan tak menyadari kedatangan seseorang.
"Keano,"panggilnya.
Keano menatap orang itu, "Eh, Sadena," Keano nyengir sendiri.
"Lagi chat sama siapa? Kayaknya seneng banget, sampe senyum-senyum sendiri gitu?" selidik Sadena saat melihat reaksi Keano. Ia pun duduk di samping Keano.
"Gak usah cemburu, Sa. Gue lagi chat sama Bara. Hari ini dia bakalan keluar dari kerjaannya. Makanya gue seneng banget. Sejak awal gue tau Bara kerja disana, gue sering nyuruh dia keluar dari kerjaannya itu. Tapi ya kondisinya emang gak memungkinkan," jelas Keano panjang lebar.
"Idih, siapa juga yang cemburu? Lagian gue juga ngerti keadaan Bara." Sadena manyun.
"Semoga setelah ini Bara sama Starla baik-baik aja dan gak ada masalah lagi."
"Ya, semoga aja," sahut Sadena.
"Terus kita gimana?" Keano yang beberapa hari ini penasaran dengan jawaban Sadena memberanikan diri untuk bertanya duluan.
"Apanya?" Sadena malah balik bertanya.
"Ya ampun, Sa. Lo masih nanya juga. Emangnya harus ya gue ngulang pertanyaan gue?" tanya Keano memastikan.
"Harus," jawab Sadena singkat.
"Ok." Keano menghela nafas. Ia menatap Sadena dalam. "Sadena yang cantik, baik, pinter, cewek yang paling gue cinta dan gue sayang, lo mau kan jadi pacar gue?"
Sadena tersenyum, "mau."
Keano mengedipkan kedua matanya beberapa kali dan kemudian menampar pipinya sendiri. "Aduh! Sakit." Ia mengaduh karena perbuatannya sendiri.
"Lo ngapain nampar diri lo sendiri?"
Keano memgang bahu Sadena, "lo serius, Sa? Lo mau jadi pacar gue? Gak bercanda kan? Gue gak mimpi kan? Gue ada di dunia nyata kan?" Keano mengeluarkan serentetan pertanyaan untuk Sadena.
Senyum Sadena kembali mengembang. Ia menyentuh pipi Keano dan mengusapnya pelan. "Keano, gue serius. Gue mau jadi pacar lo," ucapnya lembut.
"Yeayy.... Makasih, Sa. Gue sayang banget sama lo," teriak Keano yang langsung memeluk Sadena erat.
"Keano, lepasin. Gue susah nafas nih." Sadena mendorong tubuh Keano. "Lo gak mau bikin gue sesak nafas kan? Gitu banget meluknya," ucap Sadena cemberut.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Teen Fiction#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
