LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 29 — Created by alifiyani
▪▪▪
Jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi dan Bara sudah siap dengan seragamnya. Begitu juga dengan Nina yang sudah bangun lebih awal.
Bara ingin memberi tau kepada mamanya tentang pekerjaan yang selama ini dia lakoni tiap malam. Pasti Hani senang mendengarnya, karena Bara memang ingin keluar sejak lama.
Bara melihat mamanya yang sedang memasak langsung melangkahkan kakinya menuju ke dapur sambil membawa sebuah amplop berisi gajian kemarin.
"Ma," panggil Bara membuat Hani menoleh.
"Kenapa Bar?" tanya Hani yang sudah melihat kearah amplop yang dipegang oleh Bara.
"Ini gaji terakhir Bara, Ma," ucap Bara sambil memberikan amplop nya.
"Kamu sudah keluar?"
Bara mengangguk dan tersenyum. Entahlah perasaan Hani campur aduk sekarang. Senang, karena Bara sudah tidak perlu repot-repot lagi untuk bekerja dan Bara sudah tidak bekerja lagi di tempat haram itu.
"Kamu mengundurkan diri atau kamu dikeluarkan dari club itu?"
"Bisa dibilang dua-duanya ma, soalnya sebelum Pak Mike bilang, Bara udah duluan bilang. Dan ternyata Pak Mike juga gak maksa Bara buat terus-terusan bekerja di sana," jelas Bara membuat Hani tersenyum. Jadi Bara sudah bisa meneruskan proyek Papanya.
"Baguslah, jadi sekarang kamu bisa meneruskan proyek Papa kamu," ucap Hani meskipun Bara tidak tau apakah dia mampu melanjutkan proyek Papanya itu.
"Ma, Nina udah selesai. Nina berangkat dulu ya," ucapan Nina mampu membuat lamunan Bara buyar seketika.
Akhir-akhir ini Nina tidak berangkat dengan Bara melainkan dengan Lana. Sejak dimana Nina mengatakan Lana adalah pacarnya, Lana semakin dekat dengan adiknya itu.
"Nina masih sama Lana?" tanya Bara yang sudah memakaikan Nina sepatu.
"Masih kok, Kak," ucapnya begitu polos.
"Kok gak putus?"
"Habisnya Lana maksa, jadi Nina gak tega,"
"Hm" gumam Bara.
"Kak Bara marah sama Nina?"
"Gak tau," ucap Bara pura-pura marah.
Hani yang melihat hanya bisa tersenyum, sikap possessive Bara memang ada dalam dirinya apalagi jika itu menyangkut Nina. Sifat Bara persis seperti Papanya.
"Kakak jangan marah sama Nina ya," sambil memasang wajah imut nya. Membuat Bara jadi tidak tega.
"Iya,"
"Kok singkat banget sih!" kesal Nina dengan sikap Bara.
"Loh? Emang harus jawab apa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Novela Juvenil#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
