LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 02 — Created by Fajar_AN pena_samudra
•••
Dentuman musik yang keras kembali menemani malam temaram Bara. Lagu-lagu khas sebuah club malam, terdengar keras di telinga Bara. Ya, Bara sedang berada di sebuah club malam.
Namun bukan untuk menghibur dirinya sendiri, melainkan mencari selembaran rupiah.
"Bro, biasa ya," ucap seorang pelanggan yang telah mengenal Bara, panggil saja Rio.
"Oke, Bro. Bentar ya," sahut Bara santai tapi sopan.
"Siap, Bos!" balas Rio dan langsung beralih ke cewek di sebelahnya. "Eh, kamu mau minum apa sayang?" tanya Rio pada orang di sebelahnya, yang setahu Bara, cewek itu adalah pacar dari Rio.
Dan kalau tidak salah, namanya Karin.
"Aku wine aja deh," jawab Karin sambil tersenyum.
"Bar, tambah wine satu ya," pesan Rio lagi kepada Bara.
"Sip!" Bara mengacungkan jempolnya kepada Rio.
Bara sedang berkutat dengan kerjaannya sekarang, yakni sebagai bartender sebuah club malam. Tapi jangan salah, walaupun ia bekerja di club malam, Bara tidak pernah mabuk-mabukkan seperti pelanggan lainnya. Karena ia sama sekali tidak tertarik dengan minuman-minuman seperti itu, meskipun setiap malam ia bersentuhan dengan benda tersebut.
"Silahkan dinikmati," ucap Bara sembari menyodorkan dua gelas berisikan minuman keras, dengan jenis yang berbeda.
"Wesss, makasih!" Rio menerima pesanannya, lalu kembali melanjutkan percakapannya bersama sang pacar.
'Emang, kalo udah pacaran. Dunia serasa milik berdua, yang lain mah ngontrak,' batin Bara sambil terkekeh.
"Jadi keinget Starla," lanjutnya bergumam.
Kemudian, ia mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut club. Dan tanpa disengaja, matanya menangkap sosok laki-laki yang begitu familiar baginya. 'Keano?' batinnya.
Keano adalah sahabat Bara dari masa SMP. Dan kehadiran sahabatnya itu, jelas membuat Bara panik bukan main. Sebab tidak ada satu pun orang yang mengetahui tentang pekerjaannya ini. Termasuk Keano.
Bara berdecak kesal, merutuki dirinya sendiri yang tiba-tiba saja menjadi seperti orang goblok. Ia saat ini benar-benar bingung harus bagaimana. Mau sembunyi, tapi pelanggan masih banyak.
"Kok gua mendadak bego gini, sih!" rutuk Bara.
Saat dirinya kembali melihat ke arah Keano, sialnya sahabatnya itu juga tengah melihat ke arahnya. Dengan cepat, Bara segera memalingkan wajahnya, dan berharap sahabatnya itu tidak mengenali wajahnya.
Namun harapannya sirna, ketika sebuah suara bariton menyebut namanya.
"Bara?"
Awalnya Bara tidak mau menolehkan kepalanya sama sekali, tapi tiba-tiba saja bahunya ditarik paksa, yang membuatnya mau tidak mau harus menampakkan mukanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Teen Fiction#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
