DS;13

101 14 0
                                        

LavenderWriters Project III Present

Different Star © Group 2

Part 13 — Created by alifiyani

▪▪▪

Jam pelajaran sudah berlangsung, tapi Bara tidak memperhatikan pelajarannya sekarang. Melainkan kepada ceweknya sendiri. Starla juga seperti itu, meskipun matanya melihat ke arah papan. Tapi pikirannya masih saja memikirkan ucapan Hera kemarin. Bara bukanlah lelaki seperti itu, dia baik dan juga menghormati ibunya. Tapi melakukan hal seperti itu? Itu tidak mungkin.

"La," panggil Bara membuat Starla jadi menoleh.

"Nanti jam istirahat gua mau ngomong, soal kejadian tadi pagi," bisikan Bara membuat Starla jadi ingin pergi dari hadapan Bara sekarang. Bagaimana tidak, Bara tidak seperti ini sebelumnya. Dia seharusnya mengucapkan aku kamu bukan bahasa seperti itu.

Starla hanya mengangguk lemah, dia hanya bisa pasrah sekarang.

Kring!

"Ya udah anak-anak, jangan lupa kerjakan tugas kimia nya ya!" perintah guru tersebut setelah jam istirahat berbunyi.

Keano yang sedang berada di depan memilih ke belakang menghampiri dua sejoli yang sepertinya memiliki masalah.

"Kak Ros, tumbenan diem. Biasanya tuh suara gak ada habisnya," gurauan dari Keano sama sekali tidak di balas oleh Starla. Dia memilih diam begitu juga dengan Bara.

"No, bisa tinggalin kita berdua gak?" pinta Bara. Akhirnya membuka suara.

Keano yang mengerti langsung mengangguk dan keluar. Meskipun Keano sempat terkejut tapi dia mengerti sahabatnya pasti memiliki sebuah masalah dengan Starla.

"La, aku punya salah ya?"

"Kemarin malem kamu di rumah kan Bar?" Seketika wajah Bara berubah menjadi datar tanpa ekspresi. Meskipun wajahnya seperti itu, tapi dia pintar menyembunyikan perasaan nya sekarang.

"Kamu gak percaya ya? Kemarin aku di rumah, La," ujar Bara sambil mengelus rambut Starla.

"Kamu gak bohong, kan?" Bara menggeleng.

"Beneran?"

"Iya, sayang."

Blush.

Pipi Starla menampakkan semburat merah, membuat Bara yang menyaksikannya pun sekuat mungkin menahan senyumannya.

'Cewek gua blushing, anjir,' batin Bara.

"Jadi Hera bohong kemarin?" gumam Starla membuat Bara jadi diliputi kesalahan. Ingin dia berkata jujur tapi dia takut Starla akan menjauhi dirinya. Dan akan mengakhiri hubungannya.

"Emangnya Hera ngomong apa?" pertanyaan Bara tidak di jawab dan memilih mengalihkan pembicaraannya.

"Eh, enggak kok. Kita ke kantin yuk! Cacing di perut aku udah pada demo nih." Sambil memegang perutnya memasang wajah imut.

02;Different star✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang