LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 49 — Created by pena_samudra Imah224
▪︎▪︎▪
Hani terpaku di tempatnya berdiri sekarang. Di ruang tamu. Ia melihat putranya sedang fokus belajar. Namun dibalik keseriusan Bara itu ada sesuatu yang berbeda dari biasanya. Dari tatapan mata Bara ia merasakan Bara sedang ada masalah.
Hani membiarkan Bara agar anak itu tak merasa terusik dengan kehadirannya. Ia hanya bisa berharap putranya itu akan baik-baik saja.
Mata Bara memang sedang melihat kearah buku pelajaran. Tapi pikirannya sama sekali tak tertuju pada buku yang berserakan di depannya. Ia hanya memikirkan kejadian tadi malam. Ia memikirkan Starla dan papanya. Dilema yang ia rasakan sekarang.
Kehadiran Hani di dekatnya pun tak disadarinya. Bahkan sampai Hani memanggil namanya beberapa kali, tak ada respon apapun darinya.
Hani mengerti Bara sedang banyak pikiran sekarang. Tapi Hani juga penasaran apa yang tengah Bara pikirkan sekarang. Ingatan Hani tertuju pada Starla. Kemana gadis itu? Sudah hampir sebulan lebih ia tak pernah main kesini.
Hani baru menyadari itu semua. Starla adalah bagian dari kebahagiaan Bara. Kalau Starla tidak ada disisi Bara, pasti Bara akan seperti ini. Mungkinkah Starla dan Bara sedang ada masalah.
"Bara, kamu denger Mama, kan?" Hani memanggil anaknya itu lagi.
Bara, ia sudah bisa mendengar panggilan mamanya. Ia harus menyembunyikan masalahnya dari mamanya yang sangat ia sayangi itu.
"Iya, Ma. Bara denger kok," jawab Bara pelan.
"Kamu kenapa, Bar? Kamu lagi ada masalah?"
"Bara gak papa, Ma. Bara baik-baik aja. Ini Bara lagi belajar. Besok kan udah mau ujian, Ma."
"Mama tau, Bar. Kamu gak lagi belajar. Kamu lagi mikirin Starla kan? Kamu ini anak Mama, Bar. Mama itu bisa ngerasain kalau kamu lagi ada masalah. Cerita sama Mama, kamu ada masalah apa sama Starla?"
Naluri seorang ibu memang tak bisa dibohongi. Tapi mamanya tak boleh tau masalah ini.
"Bara sama Starla baik-baik aja, Ma."
"Terus kenapa Starla gak pernah kesini lagi? Biasanya dia hampir tiap hari ngapelin kamu."
"Mamaku sayang, ini kan mau ujian. Jadi, Starla itu mau fokus belajar, Ma. Mamanya Starla juga ngelarang dia buat keluyuran sehabis pulang sekolah," jelas Bara memberi pengertian pada mamanya.
"Eh, Bar. Kapan-kapan Mama mau ketemu dong sama Mamanya Starla," celetuk Hani. Ide itu tiba-tiba saja mampir di kepalanya.
"Apa?" Bara kaget. Kenapa Mamanya tiba-tiba mau ketemu sama mamanya Starla. Ini tak boleh terjadi. Mamanya dan Mama Starla tidak boleh bertemu sekarang.
"Loh, kenapa, Bar?"
"Gak papa, Ma. Nanti aja ya mama ketemu sama mama Starla."
"Emangnya kenapa? Padahal Mama mau ngajakin kamu ke rumah Starla."
"Mama, nanti aja ya. Bara mau ketemu sama Om Harun dulu. Ada urusan kerjaan," Bara mengecup pipi kana Hani. Ia langsung mengambil ponselnya dan melangkah keluar dari rumah.
"Assalamualaikum, Ma." Bara meninggalkan mamanya itu tanpa mengabulkan keinginan sang mama. Menghindar adalah solusi terbaik untuk sekarang. Terus-menerus meladeni pertanyaan Hani hanya akan membuat semuanya terbongkar lebih cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Fiksi Remaja#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
