LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 20 - Created by alifiyani
▪︎▪︎▪︎
Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Itu artinya Starla sudah hampir dua jam berada di rumah Bara. Padahal dia sendiri tadi pamit ke minimarket. Starla lupa! Bi Sari pasti akan bertanya nanti. Atau mungkin dia akan dimarahi mamanya karena ketahuan berbohong.
"Kak Ros, kesambet?" tanya Keano yang sedang melihat Starla melamun.
"Kayaknya udah mau malem deh, gue mau pulang duluan ya," pamit Starla kepada Keano dan juga Sadena yang sedang memainkan ponselnya. Membuat kedua sejoli tersebut mendongak kearahnya, untung saja masih tidak ada Bara di ruangan tersebut.
"Masih jam 5 juga, buru-buru banget kayaknya," ucap Keano.
Sadena yang melihat wajah gelisah dari Starla mencoba untuk memahami. "Gak papa kok, La. Lagian gue juga mau pulang. Lo duluan aja nanti gue kasih tau Bara kok," sahut Sadena sambil tersenyum manis.
"Lah? Jangan pulang dulu dong," ucap Keano mengarah ke Sadena.
"Serah gue lah."
"Yaudah, gue pulang duluan ya. Soalnya lagi buru-buru. Bilangin ke Bara ya, maaf karena gak bisa pamit," ucap Starla yang langsung saja pergi meninggalkan rumah Bara.
Sadena yang melihat punggung Starla yang sudah menjauh memutuskan untuk pulang juga. Pasalnya dia tidak ingin sendiri disini.
"No, Bara mana?"
"Lo mau pulang juga?" tanya Keano yang sepertinya masih ingin bersama Sadena.
Tiba-tiba Bara datang membawa minuman, sepertinya ada yang hilang sekarang. "Starla mana?"
"Sakit perut," ujar Keano seadanya.
"Apaan sih, No. Starla pulang duluan katanya dia lagi ada urusan. Dia juga minta maaf kok tadi soalnya gak pamit," ucap Sadena sambil mengambil tas nya. Bara yang tidak ingin bertanya lagi hanya bisa mengangguk meskipun perasaannya semakin mengganjal dengan sikap Starla.
"Bar, gue mau pulang ya? Lagian bentar lagi mau malam," pamit Sadena.
Sontak saja Keano berdiri, "Gue anter, soalnya kan gue yang bawa lo tadi."
"Gak usah No, kan lo masih mau disini sama Bara." Keano melihat kearah Bara seolah-olah meminta izin.
"Lo bareng Keano aja, Sa. Biar dia yang anterin lo," ucap Bara membuat Keano jadi tersenyum sumringah.
"Tuh kan, ya udah yuk pulang. Gak ada penolakan," ajak Keano. Tanpa perintah Keano langsung menarik tangan Sadena.
Mau tidak mau Sadena harus menerimanya. Membuat perasaan Sadena jadi campur aduk. Entah kenapa jadi tidak karuan.
Bara hanya tersenyum manis melihat Keano yang sepertinya sangat bahagia karena keinginannya bisa tercapai.
"Bar! Gue pamit! Mau anterin calon istri gue dulu."
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Jugendliteratur#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
