LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 54 — Created by starlast_ pena_samudra
▪︎▪︎▪
"Non Starla yakin mau ke sekolah?" tanya Bi Sari khawatir, karena dari semenjak malam Starla demam. Mungkin karena beban pikiran dia saat ini.
"Aku enggak papa, Bi," ucap Starla sambil menggeleng.
"Tapi Bibi khawatir kalo di sekolah, Non kambuh lagi."
"Enggak, Bi. Starla yakin kok," ujar Starla berusaha meyakinkan Bi Sari.
Bi Sari hanya bisa menghela napas pasrah, dia sendiri tidak bisa menolak kemauan Starla.
"Starla berangkat, Bi," pamit Starla yang diangguki Bi Sari.
Semenjak Thea dan Daniel dipenjara, gadis itu tidak pernah lagi menampakan senyuman dan tawaan cerianya.
Apalagi, Bara saat ini malah menjauh gadis itu. Mau gimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Segala apa yang dilakukan Daniel mendapatkan balasan dari Allah swt.
••••
Sedangkan di kediaman Bara, Hani yang baru saja selesai menyiapkan semua makanan dia mengambil remote tv bermaksud menonton tv agar rasa lelahnya terasa hilang.
Namun baru saja dia memindahkan kesalah satu chanel, matanya menyipit saat melihat seseorang yang tidak asing dimatanya. Dia seperti pernah bertemu dengan orang itu.
"Kabar pagi saat ini mengungkap pembunuhan keji sang pengusaha terkenal. Diketahui tersangka memiliki dendam kepada si korban," ucap sang pembawa berita itu.
"Saat ini tersangka akan dijerat 9 tahun penjara atas perbuatanya."
Mulut Hani menganga saat melihat perempuan disampingnya itu.
"Bar! Bara!!" teriak Hani saat mengetahui apa yang terjadi.
"Apa, Ma?" tanya Bara saat baru saja msnghampiri Hani.
"Itu Bar, bukanya wanita itu yang waktu di mall bersama Starla?" tanya Hani dengan panik.
Tatapan Bara langsung menuju kearah tv yang ditunjuk Hani.
"Iya Ma, mereka yang sudah membunuh Papa," ucap Bara dengan raut benci.
Entah mengapa saat melihat kedua orang itu, Bara tidak bisa melupakan apa yang terjadi. Jika saja mereka tidak membunuh Abi, mungkin hidup mereka tidak akan seperti ini.
"Kamu enggak bohong, kan, Bar?" tanya Hani dengan menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tidak percaya dengan semua ini.
"Enggak, Ma."
Air mata Hani meluncur tanpa bisa dihentikan. Ternyata selama ini mereka yang membunuh suaminya? Kejam sekali mereka. Apakah mereka tidak punya hati nurani sama sekali?
Entahlah, pagi ini perasaan Hani campur aduk.
Tapi, bagaimana keadaan anak mereka? Starla? Mungkin saat ini anak itu sedang terpuruk karena perbuatan orang tuanya.
Hani memang sangat kecewa sekaligus marah, tapi dia sendiri tidak bisa melupakan Starla, walaupun Starla adalah anak orang yang telah membunuh suaminya itu. Tapi, Hani tidak kuasa jika anak yang tidak bersalah malah ikut merasakan perbuatan kedua orang tuanya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Novela Juvenil#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
