LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 30 — Created by pena_samudra
▪▪▪
"Bar? Gimana? Tadi Kepala sekolah kenapa? Kok tumben manggil kamu? Kamu gak ada masalah, kan? Bara kok diem aja, sih? Jawab dong!" cerocos Starla ketika Bara kembali dari ruang Kepala sekolah.
Bara memutar bola matanya jengah. "La, gimana aku mau jawab kalo kamu nya ngomong terus?" sahutnya.
Starla mengerucutkan bibirnya, "ya maaf. Abisnya aku itu khawatir tau gak, sama kamu. Aku takut kamu—" Belum usai Starla berucap, Bara sudah terlebih dulu menyelanya.
"La, aku gapapa."
"Yang bener? Terus tadi ngapain Kepsek manggil kamu?" tanya Starla.
"Kangen sama aku katanya," jawab Bara nyeleneh membuatnya mendapat hadiah tabokan dari Starla.
"Ish! Serius, Bara!"
"Iya, ntar kita ke KUA."
"Kok ke KUA? Gak nyambung tau!"
"Katanya mau serius?" balas Bara yang semakin gencar mempermainkan Starla.
"Aduh, Bara! Kamu kok jadi ngeselin gini, sih? Lama-lama kamu itu mirip sama Keano tau!" kesal Starla.
"Enak aja, masih gantengan aku kemana-mana," sahut Bara menyombongkan parasnya yang tampan.
Starla berdesis kesal. "Kumat deh pedenya," cibirnya.
Bara terkekeh kecil sambil mengacak lembut puncak kepala Starla. "Bercanda, sayang," ucapnya.
Pipi Starla lagi-lagi memanas ketika Bara memanggilnya sayang. Padahal selama pacaran dengan Bara, laki-laki itu sudah sering kali menggunakan panggilan tersebut. Tapi entah kenapa, Starla masih saja merasa malu ketika Bara memanggilnya demikian.
Bara yang melihat reaksi Starla tersebut, mencoba menahan senyumannya. Sebenarnya ia juga sudah hafal dengan sikap Starla yang selalu salting seperti ini. Dan momen seperti ini juga lah yang menjadi favorit bagi Bara, karena bisa melihat wajah menggemaskan kekasihnya itu.
"Cie, blushing," goda Bara.
Starla membalikkan badannya menjadi membelakangi Bara. "Apaan sih! Siapa juga yang blushing," elak Starla yang lalu memejamkan matanya erat-erat karena menahan malunya.
'Aduh, kenapa gue pakek blushing segala sih? Harusnya kan biasa aja. Dia kan pacar lo, La!' rutuk Starla dalam hatinya.
Bara yang awalnya diam di belakang Starla, kini sudah berpindah posisi menjadi di hadapan gadis itu yang masih setia memejamkan matanya. Jelas saja, pergerakan Bara tersebut, sama sekali tidak disadari oleh Starla.
"Terus itu ngapain pakek merem-merem segala?" ujar Bara seraya tersenyum tepat di depan wajah Starla.
Karena tinggi Starla yang hanya sebatas dada Bara, Bara pun juga harus merundukkan tubuhnya sedikit. Starla yang merasa wajahnya seperti diterpa angin lembut pun membuka matanya. Napas Starla tercekat, ketika menyadari jika jarak antara wajahnya dengan wajah Bara sangat dekat.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Teen Fiction#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
