LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 50 — Created by Imah224
▪︎▪︎▪
Hari ini ujian sekolah akan dimulai. Ujian ini akan berlangsung sampai seminggu ke depan. Perjuangan akhir bagi para siswa. Penentuan apakah mereka akan lulus atau tidak.
Bara sengaja datang lebih pagi. Supaya nanti ia tidak tergesa-gesa karena dikejar waktu. Kebiasaannya yang suka datang pas-pasan sudah mulai ia kurangi. Ia harus belajar disiplin sekarang.
Bara duduk sendirian di depan pintu ujian. Menikmati sejuknya udara pagi. Masih setengah jam lagi ujian hari pertama akan dimulai.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, sahabat gue," sapa Keano begitu ia sampai.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Morning too, sahabat yang gak gue harapin dateng," sahut Bara dengan senyum jahilnya.
"Gitu amat lo sama gue, Bar. Gak pernah mikirin perasaan gue," ucap Keano kesal.
"Tumben lo semangat banget pagi ini? Ngucap salam lengkap banget lagi. Biasanya kan gak pernah gitu," ledek Bara.
"Wah, parah lo, Bar. Seneng banget lo ngeledekin gue. Bentar lagi kita bakalan kepisah lo, Bar. Lo bakalan kangen banget ntar sama gue."
"Apaan sih, lo? Pedenya gak ketulungan."
"Oh ya, Bar. Abis ini lo mau lanjutin kuliah apa lo mau nikah sama Starla?"
Bara menatap Keano tajam.
"Lo kenapa sih? Gitu banget liat muka gue. Gue tau, Bar. Gue itu emang ganteng."
Bara menepuk pipi Keano, "kepedean banget jadi orang. Kurang-kurangin lah, No."
"Iya, iya. Eh, pertanyaan gue tadi belom lo jawab. Inget, Bar. Jangan kelamaan pacaran. Langsung nikahin aja biar halal. Makin lama lo pacaran makin banyak lo berbuat maksiat."
"Sejak kapan lo tau soal maksiat. Pake nasehatin gue segala lagi," cibir Bara.
"Bar, kita ini sebagai sahabat udah seharusnya saling ngingetin. Karena itu gue mau bilang sama lo, mending lo cepet aja lamar si Starla. Daripada ntar keduluan orang lain."
"Makin ngelantur ni anak," gumam Bara.
"No, sekarang dengerin gue. Mending lo aja yang lamar Sadena, trus nikahin. Buat apaan lo nyuruh gue, lo sendiri aja masih pacaran sama Sadena."
"Bara, seandainya gue ini udah siap bakalan gue lamar tuh Sadena."
"Terserah lo lah. Bodo amat."
Keano penasaran dengan Bara sekarang. Setiap kali diajak membahas Starla, Bara selalu mengalihkan topik bahkan terkesan mengakhiri pembicaraan. Ia ingin membantu menyelesaikan masalah Bara dengan Starla. Tapi, ia sendiri saja tidak tau apa masalah mereka.
Tiap hari saling ngecuekin. Gak pernah tegur sapa bahkan bikin adegan romantis seperti biasanya. Meskipun Keano sering adu mulut sama Starla, tapi ia gak tega juga kalau liat Bara sama Starla kayak gini.
"Bar, serumit apapun masalah lo sama si Kak Ros, jangan sampai lah lo sama dia putus. Buat apa setahun ini lo berjuang sama dia. Coba lo ngomong baik-baik sama dia, cari jalan keluarnya sama-sama, Bar. Jangan kayak gini, ngambekan gak jelas. Lo bukan Bara yang gue kenal dulu, lo banyak berubah sekarang."
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Teen Fiction#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
