LavenderWriters Project III Present
Different Star © Group 2
Part 51 — Created by alifiyani
▪︎▪︎▪
Harun masih terdiam ditempat. Dia masih mencoba memikirkan masalah ini. Bagaimana dia akan membuat Daniel dipenjara sekarang? Sedangkan bukti itu sangat penting bagi Harun.
"Dok, bagaimana caranya agar Daniel bisa dipenjara sekarang?"
Dokter Arya hanya bisa tertawa kecil. "Apa kamu bisa membuat dia dipenjara?"
Harun hanya terdiam, ucapan Dokter Arya tidak sepenuhnya salah. Daniel memang orang yang sulit sekali dikalahkan. Pria itu seperti mempunyai 1001 cara untuk lolos dari semua masalah yang menjeratnya.
Dokter Arya yang seolah paham akan diamnya Harun pun, kembali membuka suaranya.
"Kamu hanya tinggal mencari orang yang menjual racun itu. Racun itu sangat langka."
"Apa namanya? Siapa yang menjual racun itu?" sahut Harun dengan cepat.
"Jika kamu bisa menemukan siapa yang menjual racun itu, pasti kamu akan menemukan buktinya. Racun itu merupakan obat bahan kimia. Yang mana jika kamu mencampurkan obat itu kedalam makanan atau minuman, racun itu bekerja seolah-olah, pemakai akan seperti mengidap penyakit jantung. Namanya bahan kimia Arsenik, Arsen adalah salah satu racun yang terbilang sangat berbahaya bagi tubuh. Karena kandungan racunnya sangat tinggi dan dapat menyebabkan kematian,"
"Dan kamu beruntung, karena saya tau dimana tempat racun itu dijual." Dokter Arya tersenyum miring lalu pergi kedalam kamarnya untuk mengambil sesuatu.
Harun masih belum percaya dengan apa yang dia dengar, Dokter Arya tau segalanya mengenai obat yang diberikan Daniel kepada Abi. Harun mengepal tangannya mungkin jika Bara mendengar ini semua, pasti dia akan menghajar Daniel habis-habisan.
Lama Dokter Arya pergi kedalam kamarnya akhirnya dia kembali dengan membawa surat, surat itu adalah surat hasil otopsi Abi. Dokter Arya memang sengaja membuat surat salinan itu, karena pasti itu sangat berguna.
"Ini hasil otopsi yang sebenarnya, surat ini memang sengaja disimpan dan dibuat lagi dulu. Sekarang, saya tidak bisa berbuat apa-apa Harun, karena saya sudah pensiun menjadi dokter. Hanya orang yang menjual racun itu yang bisa membantumu sekarang."
"Siapa orang yang telah menjual racun itu, Dok?"
"Saya tau orangnya, kamu harus pergi ke alamat ini dan cari tau siapa," ucap Dokter Arya sambil menyodorkan sebuah kertas kecil berisikan sebuah alamat.
"Kalau dia tidak mengaku jika dia penjual racun dan telah membantu Daniel, apa yang harus saya lakukan?"
"Kamu minta saja racun Arsenik, dan bilang kamu disuruh oleh pak Daniel. Pasti orang itu akan memberikan obatnya."
"Bagaimana Dokter bisa tau tentang ini semua?"
"Dulu, mungkin penjual itu masih ada sampai sekarang."
Harun melihat alamat yang diberikan Dokter Arya kepadanya, dia mulai menekan sesuatu di ponselnya dan menelpon seseorang untuk mencari alamat tersebut.
"Cepat cari alamat tersebut dan kumpulkan semua buktinya," suruh Harun dan langsung mematikan ponselnya secara sepihak.
Harun bisa saja melakukan sendiri tapi takut orang itu curiga kepadanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
02;Different star✔
Novela Juvenil#LavenderWriters Project Season 3 ;Ketua: @imah224 ;Asisten: @pena_samudra | B i n t a n g y a n g B e r b e d a | Ini kisah cinta Starla dan Bara, dua anak manusia yang latar belakang kehidupannya sangat bertolak belakang. Jika Starla hidup dengan...
