DS; 35

84 12 0
                                        

LavenderWriters Project III Present

Different Star © Group 2

Part 35 — Created by pena_samudra

▪︎▪︎▪

"Kak Lala!" teriak seorang anak kecil memanggil nama Starla.

Starla yang tadinya sibuk bersenda gurau bersama Haikal pun menoleh, menatap ke arah sumber suara. Starla memicingkan matanya, dan sedikit terkejut ketika menyadari bahwa yang memanggilnya adalah Nina, Adik Bara. Bukan hanya itu, kedatangan Nina yang ternyata tidak sendirian, melainkan bersama Bara dan juga Lana sungguh membuat Starla tidak tau harus berbuat apa.

Sekarang Starla sudah seperti seseorang yang kepergok selingkuh oleh pacarnya. Ya meskipun memang Starla hanya jalan-jalan biasa, itupun bersama sahabatnya. Tapi yang jadi masalah, Starla tidak bilang ke Bara jika dirinya akan pergi bersama Haikal.

Itulah yang menjadi masalahnya sekarang.

"Woi, Bro! Ketemu lagi kita. Lo ngapain disini?" seru Haikal pada Bara sok akrab.

"Nemenin Adik gua," jawab Bara tanpa ekspresi.

Starla yang melihat raut wajah Bara pun hanya bisa meneguk ludahnya sendiri. Ini tidak main-main, Starla benar-benar terjebak dalam situasi yang akward. Sementara Haikal yang diam-diam memahami keadaan sekitar yang tegang pun, mencoba mencairkannya.

"Oh, mereka Adik lo?" Haikal merendahkan tubuhnya, mensejajarkan dengan tinggi badan Nina dan Lana.

"Nama kalian, siapa?" tanya Haikal pada dua bocah itu.

"Nama aku Nina, Kak. Kalo ini Lana," jawab Nina memperkenalkan namanya juga Lana.

"Oh, kenalin. Nama Kakak Haikal. Panggil aja Kak Ikal."

Nina tersenyum manis, sementara Lana hanya menatap Haikal datar.

"Kak Ikal disini sama Kak Lala?" tanya Nina.

"Oh, iya. Tadi Kak Lala minta es krim disini."

"Wah, sama dong. Tadi Nina juga beli es krim. Tapi udah abis, sih."

"Mau lagi, gak?" tawar Haikal.

Nina terdiam sejenak sambil menatap ke arah Bara, meminta persetujuan. Namun belum sampai Bara memberikan jawaban, Haikal kembali menyela.

"Udah, gapapa. Ayo! Sama Lana juga." Haikal menggiring kedua bocah itu untuk pergi ke tukang es krim.

Tapi sebelum benar-benar pergi, Haikal sempat mengatakan sesuatu kepada Bara dan Starla.

"Gue tau lo berdua butuh waktu untuk ngobrol. Tapi inget, jangan berantem!" Setelah itu, Haikal pergi menyusul Nina dan Lana.

Seperginya Haikal, keadaan menjadi hening. Belum ada niatan di antara keduanya untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu. Bara hanya diam menatap Starla penuh arti, dan Starla sendiri juga hanya bisa menundukkan kepalanya.

Lima menit berlalu, dan keadaan masih tetap sama. Belum ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Bara ataupun Starla. Entah, Bara juga yang biasanya lebih suka mengalah dan menyingkirkan egonya, kini mendadak berubah.

02;Different star✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang