7. Mahasiswa Baru

14 4 0
                                        

Setelah acara makan malam yang tidak terduga tadi, Alen dan Dira kini merapihkan ruang depan kostan mereka sebelum tidur.

"Lelaki yang gue tabrak, tadi ada di sana Len" Dira seketika memecahkan keheningan.

Alen menoleh, "Siapa? "

"Aga. Kaget banget gue tadinya mau cabut aja sumpah"

Alen mengangguk mengerti, ternyata ini yang membuat Dira sempat terdiam beberapa saat ketika memperkenalkan diri.

"Tadi dia gak ngomong apa-apa kan untungnya?" tanya Alen, Dira menaikkan kedua pundaknya "Dia natap gue tajem gitu, ekor mata gue saksinya" keluh Dira.

"Yaudah, kalo ketemu lagi ya lo minta maaf"

"Gak mau"

Alen menghela napas kasar, "Haduh, masih aja gengsi. Minta maaf biar enak"

Dira menggelengkan kepalanya, "Pusinglah, gue masih kesel sama dia" Dira berlalu memasuki kamar tanpa peduli dengan keberadaan Alen.

Alen hanya terdiam ia sangat mengerti bagaimana Dira dan egonya. Tak lama Alen berjalan menuju kamarnya setelah mematikan lampu di ruang depan.

Beberapa hari berlalu terasa dengan cepatnya, bahkan hari ini sudah menjadi hari terakhir bagi mahasiswa dan mahasiswi baru merasakan ospek. Selama beberapa hari terakhir saat ospek tingkat Fakultas dilaksanakan, Tentunya Alen harus berpisah dengan Dira dan Sena.

Alen mengenal teman-teman baru di Fakultasnya sedangkan Sena dan Dira mereka berdua semakin akrab satu sama lain dan juga mulai berbaur dengan teman sefakultas lainnya.

Dan pada hari terakhir ini, penampilan dari berbagai unit kegiatan mahasiswa pun turut meramaikan seperti tahun-tahun lalu. Acara yang tidak boleh terlewatkan, karena menjadi ajang puncak bagi Mahasiswa dan mahasiswi baru untuk menutup masa ospek. Dan katanya, acara ini juga menjadi ajang untuk melihat senior-senior keren dan berbakat.

Kini Alen membawa beberapa teman barunya yang sefakultas untuk dikenalkan pada Dira dan Sena. Mereka kini menikmati lantunan musik yang sudah memenuhi ruang serbaguna sebagai jadwal penutupan masa ospek.

Selesai dari acara, semua mahasiswa dan mahasiswi baru sudah bisa pulang dengan rasa senang karena minggu depan akan memulai masa perkuliahan secara perdana.

Kebahagiaan tentu dirasakan oleh Dira yang sangat ingin menjadi mahasiswi, mengembangkan keinginannya untuk membuat naskah dan juga menggarap film. Lalu Alen yang memang sangat berambisi untuk memperdalam hobinya, membuat desain dan berharap kemampuannya semakin terasah. Lalu ada Sena yang dari masa sekolah sudah hobi membuat film pendek sangat bersemangat untuk memulai masa kuliahnya. Apalagi ia selalu mendengar dari beberapa kakak tingkatnya yang mengatakan masa paling indah dan menyenangkan ialah masa perkuliahan sebelum benar-benar menjalani kehidupan sesungguhnya setelah lulus kuliah. Itu mengapa Sena sangat penasaran untuk menjalaninya langsung.

"Eh iya, kalian malem mingguan gak?" tanya Sena saat mereka berjalan menuju kostan

"Gak deh, capek banget badan. Pengen memanjakan diri nonton drama korea" Alen meregangkan tubuhnya

Sena menoleh ke arah Dira, "Lo?"

"Emmm gue mau nobar aja sama Alen. Pengen maskeran setelah berhari-hari kumel banget gue rasanya gak keurus banget ini" ucap Dira dan memeluk dirinya sendiri, dibalaskan senyuman dari Alen, "Yes ,maskeran kita ya cuy" ucapnya dan membuat Dira mengacungkan jempolnya.

Sena hanya menggelengkan kepala, mungkin kedepannya ia akan sering terlibat atau tau hal-hal tentang kebiasaan perempuan. Mengingat kedua perempuan ini sudah ia anggap sebagai sahabatnya.

Forever Young [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang