15- Gea Amanda-nya Geri

4.2K 602 61
                                        

"Sell" panggil Geri. Cewek yang duduk dibalik meja mendongak, dan kembali menunduk memainkan ponselnya, tak memperdulikan Geri yang duduk dihadapannya dan meletakkan sesuatu diatas meja

"Nyokapnya temen gue buka toko cake and cookies baru, gue beliin lo cupcake" ucap Geri yang lagi-lagi tak mendapat sahutan

"Maaf"

Barulah Sella mendongak "Buat?"

"Udah gagal tiga kali nganterin lo pulang. Itukan bukan kemauan gue. Sekarang deh gue anterin pulang yah?"

"Gak usah, mobil gue udah bener di bengkel" ketus Sella

"Terus gue harus gimana biar lo maafin gue?"

Sella tersenyum, ini yang cewek itu tunggu sejak tadi "Ngedate sama gue secepat mungkin"

"Gue gak bisa" tolak Geri langsung. Bagaimana dengan Geanya? Gea akan marah jika Geri menuruti keinginan Sella, bahkan tak menutup kemungkinan jika gadis itu akan meninggalkan Geri, lagi

Sella sudah antisipasi ini sebelumnya, jadi gadis itu tak kaget jika Geri menolak, justru akan aneh jika Geri langsung setuju dengan usulnya

"Lo sayang banget sama Gea?" Tanya Sella

"Penting?"

Sella tersenyum "Iya bagi gue"

"Bagi gue nggak" ucap Geri dan berdiri, ia tau akan kemana pembicaraan ini

"Gue udah pernah janji sama diri gue sendiri. Gue bakal pura-pura gak tau sama cinta yang datang ke gue. Jadi gue mohon, jangan suka sama gue" pesan Geri dan melangkah

"Gimana kalo gue ceritain ke Gea tentang kita?"

Langkah Geri terhenti begitu mendengar pertanyaan Sella "Kita? Emang ada apa diantara kita? Gaada apa-apa juga"

"Yakin?" Sella berjalan mendekat kearah Geri, mengusap dada lelaki itu dengan lembut dan menepuk-nepuk pundaknya pelan

"Gue tau lo menolak lupa sama apa yang terjadi diantara kita. Tapi gue nggak. Jadi kalo gak mau kesayangan lo itu tau semuanya, ngedate sama gue."

***

Lagi, entah untuk keberapa kalinya Abizar kembali menginjakkan kakinya ditempat les balet

Cowok kriting dengan jaket parasut yang membungkus tubuh atletisnya tersebut keluar dari mobil dan mengedarkan pandangan, mencari seseorang yang belakangan ini mencuri perhatiannya

"Gak mau masuk Gema. Nanti nyanyi suruh bu guru"

"Terus kenapa?"

"Suara gea jelek"

"Siapa yang bilang suara anak Gema jelek?"

Abizar menoleh, beberapa langkah dari tempatnya berdiri, tepatnya didepan halte bus, Abizar menemukan apa yang dicarinya.

Gea.

Abizar bisa saja keliru karena posisi Gea yang berjongkok membelakanginya, namun saat melihat anak kecil yang berada dihadapan Gea, Abizar yakin itu anak kecil yang ditolongnya beberapa hari lalu.

Cowok itu lantas melangkah mendekat

"Mereka ketawa selalu gea kalo nyanyi" rengek gea

"Mereka bukan ngeledekin kamu, mereka sirik karna gak punya suara sebagus kamu" rayu Gea untuk kesekian kalinya. Bisa sampai ditempat les saja sudah sedemikian keras usaha wanita itu

"Gak mau masuk Gema" gea menghentak-hentakkan kakinya, rambut kepanya bergerak berirama dengan hentakan bocah itu

"Gema telpon kakak yah?" Ancam Gea pada akhirnya "Biar aja Gema bilang kakak kalo gea gak mau masuk. Nanti kakak sedih, mau liat kakak sedih?"

[BUKAN] Couple Goals 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang