Setelah selesai jam kantor Avneet tak langsung untuk pulang dirinya malah memilih pergi ke starbuck untuk menenangkan pikiran nya yang tadi saat dikantor jawaban suami nya tentang mereka yang akan secepat nya berpisah.
Drettt drett
Avneet melirik sekilas ponsel nya dan tertera nama 'Suami' yang artinya adalah bahwa yang menelpon nya adalah Sidd. Avneet memilih untuk tak menjawab nya bahkan sudah banyak sekali panggilan masuk dari suami nya namun Avneet tetap tidak mau menjawab nya dirinya butuh ketenangan sekarang tak mau dulu bicara dengan suami nya.
Sidd Kamu dimana?
Avneet hanya membaca nya saja dan terus seperti itu hingga Sidd chat spam dirinya.
Sidd Katakan kmu dmn? Knp pesan ku hanya dibaca saja hah! Avneet katakan kamu dimana! Atau aku akan memberimu hukuman! Kamu berani membantah suami yah! Mau aku hukum! Cepat pulang!
Avneet yang kesal pun akhirnya mematikan daya ponsel nya agar Sidd tak bisa lagi mengganggu nya. Avneet menyerut minuman yang dirinya beli tadi sambil memakan kentang goreng yang ia beli di KFC tadi.
"Boleh aku duduk disini?"
Avneet mendongkak dan menatap laki laki yang saat ini ada didepan nya tengah tersenyum. Avneet mengerutkan dahinya sepertinya dirinya pernah melihat laki laki yang saat ini ada dihadapan nya ini.
"Ya silahkan saja" Kata Avneet menjawab dengan senyum tipis nya.
"Masih ingat dengan ku?" Laki laki itu tersenyum lebar kearah Avneet.
"Ya tentu kamu Danish kan? Kakak nya Arishfa?" Avneet menjawab dengan senyuman lebar.
"Oh masih ingat rupanya aku kira kamu sudah lupa" Danish terkekeh kecil.
Ada yang masih ingat dengan Danish? Jika tidak maka silahkan baca part 6 pasti akan ingat siapa Danish.
"Kamu sedang apa disini?" Tanya Danish.
"Oh aku hanya melepas lelah saja karena sudah seharian kerja dikantor" Avneet menjawab.
"Sendirian saja?"
"Ya seperti yang kau lihat"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.