Klik tombol vote nya dulu enggak susah kan?*) karena vote itu gratisss:v
Malam hari
"Kamu mau makan apa sayang?" Tanya Sidd. Saat ini ketiga nya tengah makan malam bersama setelah seharian tadi berbelanja dimall tak lupa memberikan oleh oleh untuk orang yang berada di india.
"Umm-aku mau makan yang disebutkan oleh mba mba dimall tadi apa namanya?" Kata Avneet lupa nama makanan nya.
"Nasi goreng?"
"Ya aku mau makan n-nasi g-goreng" Avneet terbata bata menyebutkan nama makanan itu menggunakan bahasa indonesia seperti yang suami nya lakukan.
"Order three fried rice and three orange juice" Kata Sidd.
"Is there anything more?"
Sidd menatap Avneet. "Aku mau es cream Sidd cobain" kata Avneet dan Sidd mengangguk.
"He added three different flavors of ice cream" Kata Sidd menutup buku menu nya.
"OK, please wait, sir"
Beberapa menit kemudian ketiga sudah menyelesaikan makan malam mereka dan kembali ke kamar untuk beristirahat.
Avneet sudah tertidur sedangkan Sidd pria itu sibuk dengan ponsel ditangan nya.
Dreett drett
"Ya ada apa?" Sidd mengangkat telpon dari Karan.
"Tuan saat ini mr vishal sedang berada dihotel yang sama dengan kita"
Sidd tersenyum miring seakan dirinya sudah mempunyai rencana saja untuk pengkhianatan perusahaan nya itu dan sepertinya Mr Vishal yang menyerahkan dirinya sendiri ke tangan Sidd.
"Bagus lah kalau begitu kita tak perlu menyusul nya ke lombok"
"apa yang harus kita lakukan tuan yang saya dengar bahwa mr vishal cuma akan menginap dihotel ini semalam saja besok nya sudah pergi ke luar negeri"
"Ya malam ini akan kita selesaikan"
"Aku akan berganti baju dulu kau terus awasin saja" Tak mau membuang buang Waktu Sidd segera mematikan sambungan telfon nya dan bergegas mengganti pakaian nya.
Tak lama Sidd sudah selesai ganti baju ia mendekati ranjang dan menatap istrinya yang sudah tertidur dengan sangat pulas. Sidd mengecup kening Avneet terlebih dahulu.
"Aku akan keluar sebentar" Kata Sidd pria itu langsung keluar kamar dan tak lupa mengunci nya takut ada orang asing yang masuk kedalam kamar hotel nya.
"Ada dikamar berapa dia?" Tanya Sidd ketika keluar dari kamar nya dan Karan sudah menunggu nya.
"Kamar 251 tuan"
Sidd dan Karan berjalan berdampingan dengan gaya cool nya yaitu kedua tangan dimasukkan kedalam saku celana kanan kiri.
Sampai didepan kamar yang dimaksud oleh Karan, Sidd segera mengetuk.
Tok tok tok
Tok tok tok
Ketukan ketiga baru pintu nya dibuka dan pria itu sangat terkejut dengan kedatangan dua orang pria ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Yang Memilih [END]
Teen Fiction"Kenapa kau malah menjadi kakak ipar ku? Bukan nya menjadi istri ku?" tanya Lucky. "Takdir." kata Avneet singkat. Rank📝 #1 Siddharth Nigam #1 Avneet Kaur #1 Siddneet #14 penyesalan #181 gairah #223 sedih #255 pernikahan #273 hurt #273 dewasa W...
![Cinta Yang Memilih [END]](https://img.wattpad.com/cover/233010285-64-k653784.jpg)