Eits authornya lupa nanya nih sama kalian? Udh pada follow akun aku blm? Kalau blm ayo segera follow.
Karena follow itu gratis loh😊
•Happy Reading•
Kenapa gk komen? Beri semangat buat orang lain itu ibadah loh😁
-000-
Setelah Avneet keluar dari ruangan nya tak lama masuk lah Karan. Karan hanya menunduk karena ia tau pasti bos nya ini akan marah.
"Kau tau apa kesalahan mu?" Tanya Sidd dingin namun itu cukup untuk membuat Karan takut. Karan memang memiliki bentuk tubuh yang cukup berisi namun jika sudah melihat bos nya marah maka nyali nya akan menciut.
"Tau tuan" Karan menunduk.
"Jika kau tau kenapa masih membiarkan dia masuk hah!" Bentak Sidd.
"S-saya sudah berusaha untuk melarang nya masuk tuan tapi dia mendorong saya sehingga dia bisa masuk" Jelas Karan.
"Untuk apa kau memiliki tubuh yang begitu berisi jika menahan satu laki laki seperti dia saja tidak bisa!" Kata Sidd.
"M-maafkan saya tuan"
"Gaji mu bulan ini aku potong" Final Sidd membuat Karan pasrah.
Tak apalah kau memotong gajiku tuan dari pada aku dipecat? Batin Karan.
"Sekarang berikan apa jadwal ku" Kata Sidd.
"Setelah jam makan siang tuan akan bertemu dengan tuan Abhishek untuk membahas kerja sama yang akan kalian lakukan"
"Baiklah kau urus semua nya"
"Baik tuan" Karan keluar dari ruangan bos nya yang begitu mencengkram.
-000-
Sidd sudah sampai disebuah mansion yang cukup besar. Mansion itu tentu bukan miliknya melainkan milik teman nya Abhi, ya saat ini Sidd sedang datang kerumah teman nya itu untuk membahas masalah kerja sama yang akan mereka lakukan.
Sebenarnya Sidd sudah meminta untuk bertemu disebuah cafe saja namun Abhi menolak nya. Abhi bilang akan lebih seru jika bertemu dirumah saja lagi pula istrinya sudah menyiapkan makan siang bersama dan itu membuat Sidd tak bisa menolak nya.
Ting nong
"Tuan Siddharth" Seorang pelayan menunduk memberi hormat pada tamu penting majikan nya itu.
"Ada didalam?" Tanya Sidd dingin. Ia memang sudah cukup kenal dengan kepala pelayan teman nya ini namanya kalau tidak salah Bi Asri seorang wanita yang umur nya mungkin sepantaran dengan Mom nya.
"Ya tuan Abhi sudah menunggu dimeja makan bersama dengan istrinya" Kata Bi Asri sopan.
"Baiklah" Sidd melangkah masuk kedalam.
Sesampainya dimeja makan Sidd dapat melihat satu pria dan satu wanita yang sudah menunggu nya. Pria itu tak lain Abhi dan wanita disebelah nya istrinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Yang Memilih [END]
Fiksi Remaja"Kenapa kau malah menjadi kakak ipar ku? Bukan nya menjadi istri ku?" tanya Lucky. "Takdir." kata Avneet singkat. Rank📝 #1 Siddharth Nigam #1 Avneet Kaur #1 Siddneet #14 penyesalan #181 gairah #223 sedih #255 pernikahan #273 hurt #273 dewasa W...
![Cinta Yang Memilih [END]](https://img.wattpad.com/cover/233010285-64-k653784.jpg)