52. I will come to Indonesia soon

1.3K 43 3
                                        

Vote dulu enggak susah kan?*)

Alhamdulillah masih bisa bertahan sampai part sekarang heheh doakan yah semoga otak ku lancar 😂

Sidd dan Avneet sudah kembali bekerja lagi. Saat ini laki laki bermata cokelat itu sedang pusing karena menerima laporan bahwa cabang perusahan nya yang berada di indonesia sedang diambang kebangkrutan karena ternyata manajer nya menggelapkan uang perusahaan.

"Sial!" Kata Sidd marah. Tentu saja perusahaan yang dirinya bangun sekarang tengah diambang kebangkrutan yang berada di indonesia.

"Kau berani main main dengan ku Mr Vishal" Kata Sidd dengan senyum seringai. Mr Vishal adalah manajer yang menangani perusahaan di indonesia tapi laki laki itu malah berkhianat dengan dirinya.

"Karan" Panggil Sidd.

"Iya tuan?" Karan menunduk hormat.

"Bagaimana dengan perusahaan ku yang berada di indonesia?" Tanya Sidd langsung.

"Perusahaan tuan yang berada di indonesia sedang diambang kebangkrutan karena ternyata Mr Vishal menggelapkan uang perusahaan dan melarikan diri" Kata Karan.

"Bagaimana kejadian seperti ini bisa terjadi hah? Apa kau tidak mengawasi nya dengan benar?" Kata Sidd marah dengan rahang yang mengeras.

"Maaf tuan saya kecolongan" Karan menunduk dengan rasa bersalah nya.

"Bagaimana dengan para karyawan nya?"

"Semua karyawan tuan meminta gaji nya kalau tidak maka mereka akan melakukan demo besar besaran dan menuntut anda karena tidak becus menjadi pemimpin perusahaan" Kata Karan.

"Kau atasi dulu masalah yang ada" Kata Sidd memijat pelipis nya.

"Siapkan jet pribadiku karena nanti malam aku akan langsung berangkat ke indonesia untuk mengatasi nya sendiri" Kata Sidd menatap Karan.

"Baik tuan"

"Untuk masalah Mr Vishal kau sudah mencari nya kan? Aku mau kau membawanya ke hadapan ku secepatnya" Kata Sidd tegas.

"Iya tuan saya sudah mengarahkan semua anak buah saya yang berada di indonesia untuk mencari keberadaan Mr Vishal dan menurut laporan yang saya terima bahwa Mr Vishal sedang ada dilombok menikmati liburan nya" Jelas Karan.

Sidd mengetuk ngetuk jari nya pada meja kerja nya seorang tengah merencanakan sesuatu. "Dia sedang bersenang senang dengan menggelapkan uang perusahan ku?" katanya dengan seringai.

"Kau tidak akan bisa lepas dariku" Kata Sidd kembali.

"Terus awasi dia kalau sampai dia mencoba melarikan diri maka kau sekap saja dan bawa ke tempat biasa nya" Kata Sidd.

"Baik tuan"

"Pergilah dan siapkan keberangkatan ku" Kata Sidd dingin.

"Saya permisi tuan" Sidd mengangguk kecil.

Sidd menghubungi sekretaris lewat telfon yang berada didalam ruangan nya.

"Aditi tolong kau suruh Avneet masuk keruangan ku sekarang"

"baik pak"

Cinta Yang Memilih [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang