Udah vote dan komen belum? Kalau belum hayu vote dan komen dulu sebelum membaca nya😊
1,99k readers ayo vote dan komen lagi biar jadi 2k readers😊
•Happy Reading•
"Suster" Teriak Sidd saat sudah sampai dirumah sakit Mumbai. Sidd sedang berlari ke lorong rumah sakit untuk meminta bantuan para suster membawa adik ipar nya.
"Ada apa tuan?" Tanya salah satu suster.
"Cepatlah bantu adik ipar ku" Kata Sidd membawa suster itu ke mobil nya. Lalu suster itu memanggil teman cowok nya untuk membawa kursi roda.
"Cepat periksa dia, dia baru saja melahirkan secara normal didalam mobil" Kata Sidd ketika Arishfa masuk ke dalam ruang dokter.
"Baiklah tuan tenang dulu saya akan memeriksa nya"
Dokter itu lantas memeriksa keadaan Arishfa yang masih terlihat lemas mungkin karena baru beberapa yang lalu melahirkan dan itu didalam mobil pula. Avneet masih setia menggendong bayi mungil Arishfa yang masih menutup mata nya.
"Bagaimana?"
"Adik tuan tidak papa mungkin karena melahirkan didalam mobil sehingga membuat nya kelelahan" Kata Dokter.
"Tapi bagaimana bisa adik tuan melahirkan didalam mobil?" Tanya Dokter penasaran.
"Saya sudah mau membawa nya kerumah sakit tapi waktu diperjalanan macet total dan mobil tak bisa bergerak sama sekali. Karena adik saya sudah sangat kesakitan akhir nya saya meminta bantuan istri saya untuk mengeluarkan bayi nya" Jelas Sidd.
"Oh seperti itu baiklah"
"Nona berikan bayi nya pada kami agar kami bersihkan terlebih dahulu" Kata Dokter. Avneet mengangguk dan memberikan bayi mungil itu pada dokter itu untuk dibersihkan karena masih ada darah ditubuhnya.
"Kau mau makan sesuatu?" Tanya Sidd menatap Arishfa.
"Tidak kak aku mau istirahat sebentar saja" Kata Arishfa.
"Baiklah aku dan Avneet akan menunggu diluar" Kata Sidd membawa Avneet keluar membiarkan adik ipar nya untuk beristirahat.
Sidd dan Avneet duduk dibangku panjang yang berada diluar ruangan Arishfa. Avneet menyandarkan kepala nya rasa nya seperti dirinya sedang mimpi. Avneet tak menyangka bisa membantu seseorang untuk melahirkan dan itu adik ipar nya sendiri apalagi ini pengalaman pertama bagi nya, bagaimana ia membawa Arishfa mengeluarkan bayi nya lalu ditambah melihat bayi mungil yang keluar dengan masih berlumuran darah. Sidd yang melihat istrinya seperti kelelahan mengambil kepala Avneet lalu ia letakkan dibahu sebelah kiri nya dan Avneet menikmati nya dengan memejamkan mata nya.
"Sayang?"
"Hmm"
"Apa kamu lelah hmm?" Sidd mencium aroma rambut Avneet yang menjadi candu untuk nya.
"Tidak juga" Jawab Avneet.
"Bagaimana perasaan kamu? Bisa membantu Arishfa mengeluarkan bayi nya?" Tanya Sidd.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Yang Memilih [END]
Teen Fiction"Kenapa kau malah menjadi kakak ipar ku? Bukan nya menjadi istri ku?" tanya Lucky. "Takdir." kata Avneet singkat. Rank📝 #1 Siddharth Nigam #1 Avneet Kaur #1 Siddneet #14 penyesalan #181 gairah #223 sedih #255 pernikahan #273 hurt #273 dewasa W...
![Cinta Yang Memilih [END]](https://img.wattpad.com/cover/233010285-64-k653784.jpg)