20. Siapa Riyaz?

2.9K 59 2
                                        

Hari ini Avneet sudah sehat kembali berkat dirawat dengan baik oleh suami tercinta nya wkwk. Azeekk:v

Ting

Avneet yang sedang bekerja pun menoleh kearah ponsel nya yang baru saja berbunyi menandakan ada pesan masuk.

Riyaz aly
Jam brp kau akan plng kerja?

Avneet
Mm sepertinya jam tiga sdh bisa plng

Riyaz aly
Baguslah kalau begitu temani aku ngopi yah plng kerja nnti

Avneet
Tumben kmn krupa?

Riyaz aly
Hari ini dia tdk msk kantor sakit jadi kau yg harus menemai ku nnti

Avneet
Mm baiklah kau yg bayar kan? Hehehe

Riyaz aly
Ya untukmu aku akan membayar nya hahaha

Avneet
Ya sdh pekerjaan ku msh bnyak

Riyaz aly
Nnti aku jemput kau yak

Avneet
Oke

"Avneet cek data data ini kembali jika ada yang salah kau harus memperbaikinya karena besok akan dipakai untuk meeting" Kata Aditi yang membawa tumpukan berkas berkas.

"Baiklah tenang saja aku akan mengerjakan nya" Kata Avneet tersenyum. Aditi segera kembali ke meja nya.

.
.
.
.

Avneet segera memberekan meja nya ketika jam sudah menunjukkan waktu pulang kantor. Riyaz sudah mengirimkan pesan padanya bahwa lelaki itu lagi dalam perjalanan menjemputnya.

"Avneet kau buru buru sekali kenapa?" Tanya Aditi yang kebetulan juga mau pulang. Saat bertemu Avneet dilobby kantor.

"Ah yah teman ku sudah menunggu didepan kantor" Kata Avneet.

"Oh seperti itu" Kata Aditi.

"Aku duluan yah Aditi dahh" Avneet meninggalkan teman nya itu seraya melambaikan tangan nya.

"Ya aku baru saja akan kesana" Sidd mematikan telpon nya ketika melihat istrinya yang berlari terburu buru untuk keluar kantor.

"Ada apa dengan Avneet?" Sidd melirik Aditi yang berada disebelah nya.

"Oh pak siddharth" Aditi sedikit kaget saat bos nya sudah ada disebelah nya. "Saya juga tidak tau tapi katanya sudah ada teman nya yang menunggu Avneet didepan kantor jadi nya dia terburu buru" lanjutnya menjawab.

Sidd mengangguk dan mulai berpikir.
Dia akan menemui siapa sampai terburu buru seperti itu? Mencurigakan sekali?
Batin Sidd.

Sidd yang  baru saja masuk kedalam mobil nya tak sengaja melihat sosok istrinya yang sedang berbicara dengan seorang lelaki tepat didepan mobil ia berhenti. Rahang Sidd mengeras dan kedua tangan nya mengepal dengan kuat melihat pemadangan didepan nya saat ini.

Siapa lelaki yang sedang bicara dengan istrinya itu? Jadi istrinya tadi terburu buru keluar kantor untuk menemui lelaki itu? Ada hubungan apa mereka? Semua pikiran Sidd dipenuhi akan hal itu.

"Karan apa kau tau siapa lelaki yang sedang bicara dengan istriku itu?" Tanya Sidd mata nya tak lepas dari istrinya.

Karan adalah asisten pribadinya Sidd sekaligus juga sopir pribadi nya. Jika ada pekerjaan penting dan Sidd tidak bisa menghadirinya maka akan ia berikan pada Karan untuk menyelesaikan nya.

"Tidak tuan saya tidak tau" Karan menjawab dengan sopan. "tapi jika dilihat dari dekat lagi seperti nya dia bukan karyawan dikantor ini" lanjutnya.

Cinta Yang Memilih [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang