60- Kembali atau tidak?

4K 345 88
                                        

Jangan lupa untuk follow, vote and comment.

Tinggalkan komentar!!!

Tekan tanda bintang!!

Happy reading❤

10 hari kemudian.

Satu bulan memasuki Semester 2.

Cinta akhirnya kembali ke sekolah, setelah sepuluh hari ia meliburkan diri. Agar luka di pergelangan tangannya bisa sehat. Ia sengaja berangkat ke sekolah lebih pagi agar ia tidak menjadi pusat perhatian.

Sekarang ia sedang berada di kelas sendirian.

"Ngapain lo duduk disini? Pindah!"

Cinta menoleh ke seseorang yang berbicara ketus padanya.

"Gue kan memang duduk disini, Shei,"

Cinta berbicara pada Sheina, Cinta memang satu kelas dengan Sheina. Mereka memasuki kelas X Ipa 1 dikarenakan mereka masuk peringkat jurusan di 25 besar.

Tapi kelas mereka tidak dihuni 25 orang, tapi hanya 24 orang. Mereka tidak tahu penyebab kenapa kelas ini tidak sesuai aturan, mereka juga berpikir jika Violet mungkin saja akan kembali. Tapi nyatanya sampai sekarang Violet tidak kembali.

"Mulai sekarang gak,"

Sheina mengambil tas Cinta dan melempar sembarangan ke lantai. Cinta tidak melawan sama sekali, ia hanya pasrah diperlakukan seperti itu.

Cinta bingung harus duduk dimana, karena semua anggota kelas ini sudah memiliki pasangan duduk.

Jadi ia memilih duduk sendirian, dibangku paling belakang.

Saat semua orang telah masuk kelas, semua orang yang dikelas tidak ada yang meganggu Cinta. Tapi mereka meanggap Cinta seperti tidak ada, dianggap tidak ada lebih menyakitkan.

"Duduk di sebelah gue!" perintah Vinsen, karena memang seperti perintah.

Vinsen baru datang dan langsung menghampiri Cinta yang duduk sendirian di belakang. Cinta hanya menuruti Vinsen, lalu ia berpindah tempat untuk duduk di sebelah Vinsen.

Saat Felix datang, ia melihat Cinta sudah duduk manis di kursinya. Ia tahu pasti Vinsen yang menyuruh karena Cinta yang mungkin diusir oleh Sheina.

Vinsen sedikit menatap Felix, lalu Felix meangguk dan menghampiri Sheina.

"Shei, gue boleh duduk di sebelah lo?" tanya Felix.

"Nyusahin banget sih dia," ketus Sheina sambil melirik Cinta dengan tajam.

"Ya udah Lix, bo-" perkataan Sheina terpotong.

"Jangan, Lix lo duduk sama Rian aja, gue sama Sheina," kata Hans.

"Oke, kenapa gue yang jadi susah," keluh Felix sambil duduk di sebelah Rian.

Sedangkan Rian menahan tawanya melihat wajah Felix yang kesal. Sedangkan Hans telah duduk di sebelah Sheina.

Oliv yang sudah datang melirik ke arah Cinta dan dari matanya hanya ada kemarahan dan Sheina menangkap tatapan Oliv tanpa Oliv sadari. Oliv berjalan ke arah kursinya dan sudut bibir kanannya terangkat, seketika Sheina menelan salivanya melihat itu. Sheina tahu arti senyuman itu.

"Welcome to hell, Cinta," batin Oliv.

💔💔💔💔

Sebelas bulan kemudian.

Memasuki semester 2 kelas XI.

Sudah satu tahun lamanya Violet tidak kembali juga ke Indonesia. Sampai sekarang mereka semua tidak tahu negara mana yang dipilih Violet untuk ditinggali.

VIOLET (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang