Temui Dia!

659 55 23
                                        

"Jika hatimu saja masih ragu, mengapa kamu begitu gigih meyakinkanku?"

Hari ini Reyhan minta ditemani Reyna untuk nge-gym. Tadinya Reyna menolak namun pada akhirnya dia mau karna bujukan Reyhan.

"Kamu seminggu berapa kali nge-gym nya?" Tanya Reyna.

"Dulu sih 2 kali seminggu tapi sekarang karna banyak kesibukan cuma 1 kali seminggu" jawab Reyhan.

"Emang kebukti sih, badan kamu bagus" puji Reyna.

"Iya dong, mau liat roti sobek nggak?" Tawar Reyhan membuat pipi Reyna bersemu merah.

"Apa deh ah" ucap Reyna mengerti apa yang dimaksud 'roti sobek' oleh Reyhan itu.

"Yakin nggak mau liat nih?" Reyhan terus saja menggoda hingga Reyna menjadi kesal.

"Yakin nggak mau liat nih?" Reyhan terus saja menggoda hingga Reyna menjadi kesal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jangan bikin kesel deh, atau aku pergi nih" ancam Reyna pada Reyhan.

"Haha iya, maaf. Temenin aku sampe selesai, ok." Ucap Reyhan sambil mengacak-acak rambut Reyna dengan gemas.

***

Setelah dari tempat gym, kini Reyhan mengajakmu untuk makan siang disebuah restoran kekinian.

Saat Reyna dan Reyhan sedang lahap menyantap makanan mereka tiba-tiba hp Reyhan berbunyi. Pertanda panggilan masuk.

Reyhan yang tadinya makan kini berhenti dan menerima panggilan itu. Entah dari siapa Reyna pun tak tau.

"Halo" ucap Reyhan

". . ."

"Gue lagi makan siang. Lo dimana?"

". . ."

"Sekarang banget?"

". . ."

"Iya, gue langsung kesana, lo jangan kemana-mana" ucap Reyhan lalu mengakhiri panggilan itu.

Reyna menatap Reyhan seakan bertanya siapa yang menelpon tadi.

"Thela nelpon aku" ucap Reyhan pada Reyna. Seketika mood Reyna berubah. Tapi dia tidak menunjukkan ekspresi apa-apa.

"Terus?" Tanya Reyna

"Dia minta jemput aku sekarang juga" ucap Reyhan berkata jujur.

"Oh, yaudah jemput aja" ucap Reyna diluar dugaan Reyhan. Reyhan pikir Reyna akan menahannya dan akan cemburu.

"Tapi aku kan lagi sama kamu" ucap Reyhan.

"Aku gak papa, temuin dia aja. Aku bisa pulang sendiri" ucap Reyna

"Bener gak papa?" Tanya Reyhan lagi dan Reyna pun hanya mengangguk pelan. Walaupun dalam hatinya merasa sangat cemburu.

Mana kata-katamu Reyhan? Katanya mau berjuang lagi tapi kenapa masih ngurusin temen cewe kamu itu?

"Yaudah, aku abisin makanan dulu abis itu aku jemput dia" ucap Reyhan.

Reyna hanya diam tak menjawab lagi dia hanya melanjutkan acara makannya yang kini sudah tidak berselera lagi karna rasa cemburunya itu.

"Kalau hati kamu aja masih ragu sama aku kenapa kamu mau perjuangin aku lagi?" Batin Reyna terus bertanya-tanya.




***
Huuuwaaaa udah lama nggak update
Maaf ya super ngaret ini mah 😂
Fix sih ini bakal sad ending.

***Huuuwaaaa udah lama nggak updateMaaf ya super ngaret ini mah 😂Fix sih ini bakal sad ending

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Reyhan Reyna [COMPLATE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang