Chapter 38 [M]

1.1K 65 436
                                        

Sungguh Hyerin tidak mengerti apa yang di maksud Taehyung. Belum sempat Hyerin berucap, Taehyung lebih dulu membuatnya kembali berusaha menahan kuat desahannya saat pria itu menyesap dan melumat begitu dalam bagian lehernya.

"Taehhyung-ssiih ..."

Hyerin melenguh merasakan sensasi gelitik nan menggairahkan karena surai dan bibir Taehyung yang menyentuh leher jenjangnya. Membuat Hyerin mendongakan kepala dan malah makin membuat Taehyung semakin menggila di sana.

Bukannya berhenti Taehyung malah semakin menjadi-jadi. Menyesap seluruh leher jenjang milik Hyerin, meninggalkan tanda kepemilikan, dengan tangan yang mulai bergerak begitu liar, hingga membuat rok yang dikenakan Hyerin tersingkap lalu memberikan sentuhan lembut pada paha bagian dalam milik gadis itu. Tidak berhenti sampai di situ, jemarinya menyentuh begitu sensual tepat di atas titik paling sensitif gadis yang terlihat mulai terengah karena sentuhannya.

"Nghhhh. Hmphh.. Henti-kannhhh—"

Hyerin tidak mengerti mengapa akhirnya ia mengeluarkan suara laknat yang begitu menggelikan. Hyerin sampai meremat begitu kuat sprei di ranjangnya, mencoba dengan sekuat tenaga menahan desahannya agar tidak membuat Taehyung semakin terpancing libido gilanya. Tubuhnya tak kuasa lagi menahan seluruh gairah yang makin membuncah karena sentuhan sialan dari pria brengsek bernama Ryu Taehyung.

Tubuh Hyerin semakin menggelinjang saat merasakan sentuhan asing dari jemari Taehyung yang sudah menyusup masuk di balik celana dalam yang dikenakannya. Jangan lupakan sentuhan dari bibir Taehyung yang terus turun, menyesap setiap inci tubuhnya mulai dari leher jenjang hingga sampai di perut ratanya.

"akhhn.. ku mohonhh-"

Mendengar desahan tertahan dari ranum Hyerin, melakukan hal ini dalam keadaan sadar, ternyata sungguh benar-benar gila hingga membuat Taehyung kehilangan seluruh akal sehatnya. Dengan kasar Taehyung menarik blus yang dikenakan Hyerin dan memperlihatkan bra yang dikenakan gadis itu.

Hyerin kembali tersentak dengan apa yang baru saja dilakukan Taehyung. Belum sempat tangan Hyerin beranjak menutupi tubuh bagian depannya yang terekspos. Dengan gerak cepat salah satu tangan kekar Taehyung menyatukan kedua tangannya, kemudian menahan kedua tangan itu di atas kepala Hyerin sendiri.

"Hentikan! Taehyung!!!" Hyerin berteriak sekuat yang ia bisa agar membawa seluruh kesadaran Taehyung kembali. Wajah Hyerin memerah karena sedari tadi berusaha menahan gairahnya sendiri, kedua netranya sudah sangat memanas merasakan cairan bening itu yang seakan telah siap keluar kapan saja dari pelupuk matanya. Taehyung benar-benar sangat menakutkan.

Melihat Hyerin yang sudah terihat kacau di bawah kungkungannya membuat Taehyung mengigit bibir bawahnya sendiri. Gadis itu sungguh sangat menggoda dengan keringat yang membasahi wajah juga sekujur tubuhnya serta surai yang sudah terlihat begitu berantakan. Rasanya, Taehyung ingin benar-benar menghabisi dan menghujam habis milik gadis itu dengan miliknya.

Bayang-bayang saat Hyerin yang tadi kembali lewat dari tengah malam dan di antar oleh seorang pria yang tak dikenalnya kembali terlintas di benaknya. Seluruh pikiran juga hati Taehyung terlampau kacau hingga membuatnya benar-benar berniat ingin menghancurkan Hyerin yang kini sudah terlihat tak berdaya di bawah kungkungannya. Membuat Taehyung tak bisa mengendalikan diri untuk kembali melumat habis ranum Cherry milik Hyerin yang sudah membengkak karena ulahnya.

"Hmphhh!"

Suara Hyerin tentu sangat jelas terdengar menyapa rungu Taehyung. Tapi sepertinya Taehyung benar-benar tidak bisa lagi mengendalikan nafsunya, terbukti dengan tangannya yang kini bergerak menarik rok pendek yang dikenakan Hyerin. Menyisakan bra dan juga celana dalam sebagai pelindung terakhir yang bisa menutupi tubuh polos Hyerin. Tatapan netra Taehyung semakin menggelap. Sudah sepenuhnya tertupi oleh gairah.

HEILERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang