Keesokan hari nya, Rio dan Boobae sudah terlebih dahulu pulang ke rumah nya karena sudah selesai di bersihkan, dengan diantar oleh Minho atas permintaan Yoong daddy, Rose tentu kecewa tak mendapati bocah yang semalam melamar nya itu di rumah.
"Sayang, tolong pahami posisi Rio, dia tentu canggung di sini berlama-lama, jika kamu mau, kamu bisa ke rumah nya" ujar Seo mommy memberi penjelasan pada putri semata wayang nya, yang tak rela Boobae dan Rio keluar dari rumah keluarga Park.
Yoong daddy keluar dari kamar nya, sambil mengancingkan lengan kemeja nya, berjalan menuju meja makan di mana sang istri dan anak nya juga sudah menunggu bersama pasangan Minho dan Krystal.
"Rose, jemputlah Rio, biar kan dia kembali bekerja di divisi keuangan" perintah Yoong daddy pada Rose, anak gadis nya itu langsung berubah semangat, wajah nya sumringah.
"Sayang, kamu belum sarapan" panggil Seo mommy karena sang putri yang langsung beranjak begitu mendengar interuksi sang ayah.
"Nanti saja momm" teriak Rose buru-buru.
"Rupanya seperti itu ya, anak gadis ketika sudah mulai mengenal cinta?" Keluh Yoong daddy menggeleng, Minho dan Krystal terkekeh.
"Dia tak berubah, selalu penuh semangat ketika menyangkut tentang hal-hal yang ia sukai" gumam Minho.
"Iya, aku ingat saat kita akan mengajak nya menghadiri pesta pernikahan rekan kerja mu di Australia dulu, kita kebingungan mencari nya, ternyata ia malah sibuk menikmati hidangan yang semua nya dia coba" kekeh Krystal mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu.
"Maksud nya?" Tanya Yoong daddy.
"Iya hyung, waktu itu Rose baru seminggu kuliah di Australia, tentu kami tak bisa meninggalkan dia di rumah sendirian, jadi kami putuskan untuk membawa nya ke acara resepsi pernikahan teman kantor ku, agar kami bisa mengawasi nya, tapi belum lima menit kami lengah, dia sudah luput dari pandangan kami, ketika kami kebingungan, aku menemukan nya di sudut ruangan dengan mulut penuh mengunyah makanan" Minho kembali terpingkal mengingat kejadian itu.
"Anak itu" Seo mommy menghela nafas.
"Tapi semenjak bertemu Boobae, dia berubah menjadi lebih dewasa sekarang, tak pernah menggangguku lagi saat aku makan" ujar Yoong daddy.
"Tapi jika ia menikah nanti, cucu mu lah yang akan mengganggu, oppa" ejek Krystal.
"Hah, aku jadi membayangkan bagaimana rasanya punya cucu" Yoong daddy mulai berkhayal.
Sementara di rumah Boobae.
"Noona" seru Boobae yang mengintip dari balik jendela rumah nya, karena mendengar suara mobil Rose yang datang, ia pun berlari untuk menyambut nya.
"Hi Boo" sapa Rose begitu Boobae keluar dari balik pintu.
"Dimana papa?" Tanya Rose
"Di dalam, sedang membuat sarapan untuk Boobae" jawab sang bocah, yang terbiasa menggandeng tangan Rose, dan membawa nya masuk ke rumah.
"Oh, ada tamu rupa nya" kaget Rio yang membawa dua piring nasi goreng sederhana lengkap dengan telur mata sapi nya.
"Eh, p-pagi oppa" sapa Rose gugup
Krruukkk. . .
Mencium harum nya nasi goreng buatan Rio membuat perut Rose yang belum terisi pun berteriak, Boobae terbahak mengejek, tapi tidak dengan Rio, ia hanya tersenyum, karena tak ingin membuat Rose semakin malu, pipi nya saja sudah merah padam salah tingkah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Someone New
Fiksi PenggemarLimario, seorang single parent yang trauma menjalin cinta karena pernah ditinggalkan, hidup berdua dengan sang putra dan bekerja membanting tulang demi kebahagian Boobae.
