~ARFAN~
Happy reading
•
•
•
Kini malam telah tiba, nampak Fanya tengah duduk di meja makan bersama Arka dan mertuanya.
Suasana hening nan canggung yang dirasakan oleh Fanya, karena ini adalah kali pertama dirinya makan bersama keluarga Arka di kediaman Mahendra Adhinata, tanpa ditemani oleh kedua orang tuanya.
"Fanya, makan yang banyak, ya, Sayang," celetuk Lisa, memecah keheningan yang terjadi agar Fanya tak terlalu canggung saat bersama mereka.
"Iya, Mi," jawab Fanya tersenyum pada mertuanya.
"Fanya jangan sungkan, kalau mau sesuatu atau butuh sesuatu. Bilang aja sama Arka atau Mami, ya, Sayang," lanjutnya memberitahu pada Fanya.
"Iya, Mi," jawabnya mengangguk kaku. Hanya itu yang bisa Fanya katakan.
Sedangkan Arka yang melihat tingkah Fanya yang nampak canggung hanya bisa menggeleng pelan.
***
Saat makan malam selesai, Arka langsung menuju ke kamarnya untuk melakukan rutinitas seperti biasa, yaitu bermain game online. Sedangkan Fanya membantu Bi Mina dan Mbak Yuni serta Lisa untuk membereskan piring-piring kotor.
"Sayang, kamu langsung ke kamar aja ya, Nak. Belajar, kan besok kamu sekolah," ujar Lisa pada Fanya yang tengah memegang beberapa piring kotor.
"Tapi Mi, pir-" ucapnya terpotong.
"Udah nggak apa-apa, kan ada Bibi sama Mbak," sanggah Lisa memotong ucapan Fanya.
"Iya, Non, biarin aja. Nanti Mbak sama Bibi yang nyuci," celetuk Mbak Yuni, menghampiri Fanya untuk mengambil piring kotor yang dipegang oleh Fanya.
"Yaudah, kalau gitu Fanya ke atas ya, Mi," ujar Fanya pamit pergi ke kamar pada Lisa.
Lisa mengangguk. "Iya," jawabnya.
Ceklek.
Suara pintu kamar terbuka, menampakkan sosok seorang gadis cantik yang tak lain adalah Fanya.
Arka yang tengah bermain game online di ponselnya, tak menghiraukan kedatangan Fanya sedikit pun.
"Ehem," dehem Fanya pada Arka yang tengah asik bermain game online. "Arka," lanjutnya memanggil Arka.
Tanpa menengok, Arka berdehem sebagai jawabannya. "Hm?"
"Gue mau ngasih tau sesuatu yang penting sama lo," ucap Fanya serius.
"Apa?" sahut Arka, mulai menatap Fanya.
Fanya duduk di samping Arka. "Gue mau ngasih tau kalau gue-" ucapnya ragu. Menelan salivanya susah.
"Gue apa?" tanya Arka.
"Maaf, gue nggak bilang sebelumnya, kalau gue punya pacar. Namanya Vino. Dia wakil ketua osis di sekolah gue. Kami pacaran udah dari 2 tahun yang lalu-" jelas Fanya ragu, takut jika Arka akan marah sebab ia tak memberitahu lelaki itu dari awal bahwa dirinya mempunyai kekasih.
"Ya, terus?" tanya Arka datar.
Sontak Fanya menyergitkan alis saat mendapati Arka yang tidak marah sedikit pun terhadapnya. "Ha? Lo nggak marah?" balik tanya Fanya pada Arka yang tak menunjukan reaksi apapun.
"Marah? Buat apa gue marah?" jawab lelaki. Ia heran, kenapa Fanya mengira bahwa dirinya akan marah.
"Y-ya elo, kan, suami gue. Masa lo nggak marah?" ucap Fanya heran.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARFAN [SUDAH TERBIT]
Fiksi Remaja[Sudah terbit & Part masih lengkap] ARFAN itu singkatan [Arka Fanya] 🎧🎧 Arka zaidan adhinata, adalah siswa baru pindahan dari USA. Ia mempunyai bakat dalam bermain musik DJ. Biasa dipanggil dengan DJ AR. Ia juga dikenal sebagai siswa yang cool di...
![ARFAN [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/258873120-64-k821679.jpg)